Perubahan yang positif

Lanjut bestie author harap kita semua mendapat kan apa yang kita ingin kan.

Dan di mudah kan oleh Allah apapun doa kita yang paling kita ingin kan Amin.

Dini dan kepala pelayan menjalan kan misi rahasia mereka.

Mereka bekerja seperti biasa, tidak ada yang terlihat mencurigakan.

Dini bahkan masih cerewet seperti biasa nya, dan kepala pelayan juga sedang memantau semua nya seperti biasa.

Sedang kan Adita sendiri sudah meminum penawaran yang ia bawa tadi.

Semoga saja apa yang mereka rencanakan berhasil.

Karena jika tidak maka Adita lah yang akan sangat sangat menderita.

''Aku harap rencana ini berhasil,'' ucap Adita.

''Jika tidak maka, aku yang akan rugi sendiri,'' jelas nya pada diri nya sendiri.

''Aku hanya bisa mengenalkan dua orang itu, semoga saja mereka tidak mengacau kan semua nya,'' gugup nya.

Adita selalu memantau CCTV, karena ia tidak ingin menjadi korban.

Sebelum makan malam Arion datang bersama David, dan juga Kevin.

Adita tanah mengetahui jika Kevin berkunjung ke rumah itu menjadi sangat penasaran bagaimana sosok dari Kevin tersebut.

Karena Adita mendapatkan kabar jika sifat Kevin sangat bertolak belakang dengan David dan juga Arion.

Adita langsung menyambut Arion setelah ia sampai di lantai dua.

Setelah itu Adita langsung melangkah kan kaki nya ke Kevin.

Dan itu membuat Arion dan juga David menyatukan alis nya.

''Apakah kamu yang bernama Kevin?'' tanya Adita.

Kevin yang ditanya seperti itu oleh buk bos nya menjadi gugup.

Apalagi ia melihat tatapan membunuh dari Arion.

Se akan akan untuk bernafas pun Kevin merasa kesulitan.

''Iya buk bos, saya Kevin anak buah dari pak bos,'' jawab Kevin.

''Ternyata kamu masih muda ya masih imut,'' balas Adita.

''Terima kasih buk bos, saya memang memiliki wajah seperti anak-anak awet muda,'' jawab Kevin.

''Ke mana aja kamu, kenapa baru sekarang berkunjung ke rumah?'' tanya Adita.

''Saya sibuk menjalankan tugas dan di perintah kan oleh pak bos,'' jawab Kevin jujur,

''Wah, ternyata kamu sangat bersemangat ya, dan juga sangat rajin,'' balas Adita.

Sebenar nya Adita hanya penasaran bagaimana sosok Kevin, yang sangat di idolakan di rumah ini apalagi oleh Dini, tapi ia juga ingin mengerjai Arion.

Sebab di lihat dari muka nya Arion sudah menahan kekesalan terhadap diri nya, dan juga Kevin.

Adita ingin melihat sampai mana kesabaran Arion untuk nya.

dan harus bangga dengan diri nya sendiri, Kate sekali pun Arion marah ia tidak sampai memarahi nya.

''Baiklah kalau begitu pergi lah, aku akan membuatkan minuman untuk kalian sebelum makan malam,'' jelas Adita.

''Honey, kamu ingin teh hijau atau kopi?'' tanya Adita pada Arion.

Tentu saja mendengar kata honey membuat Arion salah tingkah, bahkan saat ini telinga nya pun sudah memerah, dan itu hanya berlaku untuk Adita.

''Terserah kamu saja.'' Jawab Arion dengan ketus, dan setelah itu dia meninggalkan Adita seorang diri.

Karena dua body guard nya mengikuti nya.

Adita puas dengan itu.

Dan sekarang ia harus menjalankan rencana nya sesuai dengan kesepakatan.

Adita turun dan langsung pergi ke dapur untuk membuatkan minuman sang suami dan juga teman-teman nya.

Adita mendapatkan kode dari Dini. Jika dia sudah berhasil menukar makanan tersebut .

Kepala pelayan pun menggangguk pertanda rencana mereka telah berjalan dengan lancar.

''Akan sangat dramatis jika, aku pingsan di ruangan Arion,'' batin Adita.

''Wah, siapa yang masak ini sangat wangi, sangat menggugah selera,'' ucap Adita.

Kenapa mereka bertiga tidak takut jika yang akan makan Arion.

Karena Arion tidak menyukai sayuran seperti Adita.

Karena jika Adita menggunakan sayur untuk menjaga keseimbangan tubuh nya.

''Apakah aku boleh mencicipi nya sebelum makan malam?'' tanya Adita pada orang yang berada di sana.

Tentu saja orang yang yang membuat rencana sangat senang bukan main dan langsung menjawab ''Silakan Bu bos.''

Setelah mencicipi sedikit Adita langsung membuatkan teh untuk sang suami, sedangkan kopi untuk dua tempat nya.

Adita tersenyum karena sebentar lagi apa yang dia inginkan akan terkabul.

Kepala pelayan dan juga Dini sangat takut dengan apa yang kan terjadi pada buk bos mereka.

Seperti biasa tanpa mengetuk pintu Adita langsung masuk.

Dan keadaan nya sudah pucat.

Arion yang melihat itu langsung bertanya.

''Apakah kamu sakit?''

Adita hanya menggeleng kan kepala nya.

''Tapi, mengapa wajah mu sangat pucat,'' lanjut Arion.

''Aku juga tidak tahu kenapa, aku merasa baik-baik saja, dan aku juga tidak sakit, tapi, setelah aku mencicipi sayur yang ada di meja makan, aku merasa sangat mual, kepala ku pusing, dan rasa nya aku sangat lemes,'' jawab Adita.

''Sayur apa yang kamu mau cicipi?'' tanya Arion.

'' Tumis kangkung,'' jawab Adita.

Dan detik berikutnya Adita pingsan.

Untung saja kepala nya tidak terbentur lantai, karena Arion dengan sigap menangkap nya.

Kevin ,dan David sangat terkejut, karena itu sangat tiba tiba.

''David, selidiki apa yang terjadi!'' perintah Arion dengan tegas.

David hanya mengaguk dan membantu Arion bangun.

''Kevin panggil kan dokter ke sini,'' ucap Arion.

Dan setelah itu Adita di bawa ke kamar yang ada di ruangan Arion.

Pantas saja Arion sangat jarang ke kamar setelah keberadaan Adita, karena di ruang kerja nya pun ada kamar.

Seperti permintaan Adita, jika kepala pelayan dan juga Dini sebisa mungkin untuk menghadir dari apapun itu.

Kerutama David, dan juga Kevin.

Untung kah tugas mereka sudah selesai dan mereka ber dua langsung pergi ke paviliun belakang untuk beristirahat di kamar masing masing.

Tidak ada percakapan di antara mereka sesuai permintaan Adita.

Sedangkan di ruangan Arion Adita sedang di periksa.

''Maaf, Tuan Arion tapi, Nyonya harus segera di bawa ke rumah sakit,'' ucap dokter tersebut.

''Apa yang terjadi pada istri saya?'' tanya Arion yang tidak sadar menyebut Adita sebagai istri nya.

David, dan Kevin senang bukan main mendengar itu.

''Nyonya keracunan,'' kalimat simple yang di kata kan oleh dokter tapi, membuat tubuh Arion langsung lemes.

''Siap kan ruangan yang terbaik dan sebelum aku tiba dokter sudah siap di sana,'' perintah Arion.

Dengan secepat kilat dokter itu keluar dari rumah Arion untuk menyiapkan semua nya.

Karena rumah sakit itu juga milik Arion.

''Aku pastikan, mereka akan mendapatkan balasan yang jauh lebih menyakitkan dari pada ini,'' gimana Arion dengan wajah yang memerah.

David dan Kevin lagi lagi terkesima dengan apa yang di lakukan oleh Arion, meskipun aura menakut kan itu masih melekat di dalam diri nya tapi, apa yang di lakukan oleh Arion adalah hal yang luar biasa.

Yaitu Arion mampu mengendalikan emosi nya sendiri tanpa harus berteriak-teriak dan mencaci maki orang orang yang ada di dekat nya.

Lanjut di bab selanjutnya bestie

Terpopuler

Comments

Pinky

Pinky

Bagus itu

2023-09-07

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!