Keluarga?

Adita tidak tau jika saat ini Arion benar benar ada di restoran nya, tadi ia Adira berpikir jika David hanya ingin membawa nya pergi dari suasana yang tidak ia ingin kan tersebut.

Tapi, siapa sangka Arion memang benar-benar berada di restoran nya.

Adita langsung berpamitan pada orang tua nya untuk bergabung dengan sang suami.

Setelah Adita pergi Iris langsung mengatakan hal-hal yang tidak seharusnya ia kata kan.

''Kak Adita kenapa sih pura-pura bahagia gak gitu amat kali,'' ucap nya.

''Aku tau dia hanya berbohong paling dia hanya kerja sama dengan orang itu agar kehancuran rumah tangga nya tidak ketahui oleh orang lain,'' lanjut nya.

''Palingan dia cemburu melihat kemesraan kita sayang,'' cibir Irham.

''Kamu benar sayang, mana ada dia bahagia dengan suami cacat nya itu,'' balas Iris.

''Untung saja, aku tidak menikah dengan nya, jika tidak hidup ku akan seperti di neraka,'' ucap Iris.

''Coba kita lihat aku yakin kalau mereka hanya berakting, aku ragu jika suami nya itu benar-benar berada di ruang VIP itu,'' ucap Iris.

Entah apa yang iris lakukan pada orang tua nya tersebut, apapun yang ia kata kan pasti akan di turuti .

''Bagaimana kalau kita makan siang terlebih dahulu untuk mengisi tenaga kita,'' usul Irham karena diri nya sudah sangat lapar.

''Baik lah kita makan ke ih dulu, kak Adita tidak akan keluar sebelum kita pergi kan,'' jawab Iris.

Mereka akan makan terlebih dahulu sebelum melabrak Adita.

Sedangkan di ruang VVIP tersebut bukan hanya ada Arion tapi, juga ada keluarga Gunawan orang tua angkat Adita.

Mereka menikmati makan siang itu dengan canda tawa, hanya ada kebahagiaan di dalam nya.

Tidak ada yang membicarakan pekerjaan mereka hanya mengobrol santai.

Saat mereka menikmati moment santai di mana Adita sedang tiduran berbantalan paha Arion.

Arion yang sibuk membahas bisnis dengan pak Gunawan, sedang kan isteri dan juga anak Gunawan sedang membuat janji agar bisa perawatan bersama karena intan, sangat jarang memiliki waktu.

Sedang kan David sudah pergi setelah berhasil membawa Adita ke ruangan tuan nya.

Adita yang sudah hampir terlelap terganggu karena tiba tiba pintu ruangan itu di buka dengan sangat kasar.

Bahkan saking kaget nya kepala nya sampai terbentur di meja yang ada di depan nya tersebut.

Karena posisi nya saat ini mereka sedang duduk lesehan.

Arion yang melihat Adita ter bentur secara reflek mengelus kening nya.

''Siapa sih gak sopan banget,'' ucap Adita yang merasa kesal.

Begitu pun juga dengan yang lain nya, mereka merasa kesal berjamaah, karena bagaimana pun itu ruang VVIP dan itu adalah tempat privat.

Saat ini intan sedang melakukan live Ig karena hari ini hari Selasa, dan semua itu terekam dengan sangat jelas siapa orang yang tidak memiliki kesopanan tersebut.

Tidak ada yang menegur setengah melihat siapa yang menerobos ruangan tersebut.

Sedang kan mereka yang berada di luar ruangan itu hanya bisa mematung.

Mereka sangat menyesal karena sudah mengikuti keinginan Iris yang tidak masuk akal tersebut.

Dan sekarang orang tua itu malu karena perbuatan nya sendiri.

Tuan Gunawan yang melihat itu hanya bisa tersenyum dan ber kata.

''Ada gerangan apa kalian masuk tanpa permisi ke ruangan ini.''

''Apakah kalian tidak tau aturan nya,'' lanjut nya.

''Maaf ya om, kami hanya ingin memastikan apakah kak Adita benar benar ada di sini atau tidak,'' jawab Iris eneg sombong.

''Ada urusan apa kalian mencari nya, sekalipun kalian ingin memastikan keberadaan nya tidak bisa kah kalian mengetuk pintu terlebih dahulu,'' balas tuan Gunawan.

''Maaf tuan Adam jika ucapan saya akan menyinggung anda tapi, ini harus saya sampai kan agar tidak ada yang mengganjal,'' ucap papa Gunawan.

''Apakah ini anak yang kalian angkat itu, ini kah didikan anda sebagai orang tua angkat, sangat tidak sopan dan juga sangat angkuh,'' lanjut nya.

''Sangat berbeda dengan Adita, meskipun dia putri mahkota tapi, dua sangat sopan tidak heran jika ke putri kandung anda dan juga putri angkat kalian selalu di banding banding kan, karena memang sifat dan sikap anak angkat anda bertolak belakang dengan putri kandung,'' jelas nya panjang lebar tak lupa papa Gunawan juga selalu menekan kata anak angkat agar Iris sadar di mana posisi nya yang sebenar nya.

''Kalau kata anak gaul sih jangan mimpi menggapai langit, karena di atas langit masih ada langit, jangan bermimpi ingin memiliki apa yang orang lain miliki karena itu bukan hak mu,'' ucap intan dengan tegas.

Tapi Intan sibuk dengan layar hand phone nya.

Itu memang sindiran yang di buat khusus untuk Iris.

''Kamu jangan kurang ajar ya,'' ucap Iris yang merasa tersindir.

''Apa kok kamu teriak ke aku,'' ucap Intan sok polos.

''Jangan mentang mentang karena kamu ada di sini kamu bisa berbicara se enak jidat,'' geram Iris.

''Di mana letak kesopanan anda nona, sebelum menuduh coba cari diri apa yang sebenar nya terjadi, aku hanya membaca komentar mereka saj, karena saat ini aku sedang melakukan siaran langsung,'' jelas Intan.

Duarr

Iris yang mendengar itu langsung merasa lemas, hancur sudah image yang ia bangun selama ini.

''Maaf kan putri saya tuan Gunawan, di masih kecil dan juga masih labil,'' jelas papa Adam.

''Berapa umur nya, bukan kah dia seumuran dengan putri ke dua ku,'' ucap papa Gunawan.

''Bukan kan anda hanya memiliki satu putri,'' heran mama Anita entah kenapa ia curiga pada hubungan Adita dan keluarga Gunawan.

Mungkin itu lah yang di maksud dengan ikatan batin se orang ibu.

''Ya itu dulu tapi, sekarang aku memilih dua putri dan dia yang paling bungsu,'' jawab papa Gunawan dengan menunjuk Intan.

Arion sudah merasa tak nyaman berada di ruangan itu.

Dia bukan laki laki yang sabaran, sifat buruk nya masih melekat di dalam diri nya.

Dan ia memutuskan untuk pulang.

''Papa,'' panggil Arion pada papa Gunawan.

''Ada apa, Nak,'' jawab papa Gunawan.

''Aku ingin pergi bagaimana dengan kalian?'' tanya Arion.

''Papa juga akan pergi,'' jawab papa Gunawan.

''Jika Tuan Adam ingin menempati nya silahkan kita sekeluarga ingin pamit dulu,'' jelas papa Gunawan.

''Keluarga,'' ucap mama Anita dan juga papa Adam bersamaan.

...Jangan lupa dukungan ya bestie...

...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...

...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...

...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...

...💞💞💞💞...

Terpopuler

Comments

Pinky

Pinky

Bagaimana lanjut gak

2023-09-07

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!