Pelayan itu

Adita tertidur tanpa beban.

Adita sudah pernah merasakan bagaimana kejam nya dunia.

Bagaimana dunia bisa menipu nya.

Semua yang ia miliki bisa di ambil begitu saja tanpa permisi.

Semua yang ada di dunia ini hanya bangkaikan bayangan untuk Adita.

Tidak ada yang kekal, tidak ada rasa yang benar benar tulus, tapi Adita akan berjuang untuk keutuhan rumah tangga nya tersebut.

Tapi Adita juga harus menunjukkan, jika ia bukan perempuan leye leye seperti yang beredar di luaran sana.

Aat bangun Adita juga tidak menemukan Arion.

''Sebenar nya di mana dia tidur,'' gumam nya.

''Apa dia tidur di ruang kerja nya.''

''Apakah dia marah karena perbuatan ku semalam?'' tanya nya pada diri sendiri.

''Sudah lah jangan pikirkan itu juga bukan hal yang penting, seharus nya orang-orang yang berada di rumah ini sudah kebal dengan kejadian seperti tadi malam,'' gumam nya.

''Tapi, baiklah mari kita bermain, aku tidak akan ngomong apapun pagi ini sampai selesai sarapan,'' putus Adita.

Adita masih merasa kesal karena ia merasa tersinggung karena pelayan di rumah ini juga ikut menegur nya.

Tidak masalah jika Arion yang menegur nya sekalipun, di depan banyak Adita tidak akan mempermasalahkan nya, tapi, tidak untuk se orang pelayan.

Adita juga memiliki banyak pelayan di rumah nya, tapi mereka semua di didik sesuai bagaimana cara kerja se orang pelayan.

Bukan karena mereka beda kasta.

Tapi ada kalanya pelayan itu harus menutup mulut dan telinga nya rapat rapat.

Tidak seperti yang pelayan Arion itu lakukan.

Menegur boleh tapi, harus tau tempat.

Dan setelah itu ia pergi untuk membersihkan diri.

Setelah selesai Adita langsung turun.

Adita ingin makan roti panggang yang berisi coklat, jadi ia pergi ke dapur untuk membuat nya.

''Nyonya ingin buat apa, biar saya saja yang buat kan,'' ucap pelayan tersebut.

''Tidak,'' jawab Adita cuek.

Pelayan yang mendengar nada bicara nya Adita tak lagi bertanya karena aura nya sangat mencekam.

Aura yang dimiliki oleh Adita tak jauh berbeda dengan aura yang si miliki oleh Arion.

Adita sibuk di dapur sedangkan Arion baru tiba di meja makan.

''Apa yang dia lakukan?'' tanya Arion pada salah satu pelayan nya.

''Nyonya sedang membuat sarapan yang ia mau Tuan,'' jawab nya.

''Bawalah ke sini aku juga ingin menyicipi nya,'' pinta Arion.

Pelayan itu hanya mengaguk.

Adita yang mendengar itu tanpa basa-basi langsung membawanya ke meja makan, karena ia pun sudah selesai.

Adita menyodor kan apa yang ia masak untuk Arion, dan setelah itu Adita duduk di sebelah nya.

Arion yang melihat Adita tentu heran, karena Adita sama sekali tidak membuka mulut nya.

''Apakah kamu masih marah dengan kejadian tadi malam?'' tanya Arion.

Adita hanya menggeleng kan kepala nya sebagai jawaban.

Saat Arion ingin bertanya lagi David datang.

Adita hanya menyambut nya dengan senyuman indah nya, dan itu membuat Arion tidak suka.

''Di aman Kevin?'' tanya Arion pada David.

''Kevin sedang ada rapat pagi ini bos,'' jawab David.

David dan Kevin sudah sepakat untuk mengganti panggilan mereka ke Arion dengan sebutan bos, dan ke Adita buk bos itu lebih simple menurut mereka.

Adita tidak mempedulikan dua orang yang sedang mengobrol tersebut.

Adita sibuk dengan sarapan yang ia siap kan untuk Arion.

Tapi saat ia akan menaruh piring itu di hadapan Arion lagi lagi pelayan perempuan itu menghentikan apa yang ia lakukan.

Dan Adita merasa jika pembantu itu tidak suka dengan kehadiran nya, dan Adita dapat menangkap jika ia mengagumi suami nya tersebut.

''Maaf Nyonya, tapi Tuan tidak suka jika ada orang asing yang menyentuh barang barang nya apalagi makanan nya,'' ucap nya.

David dan Arion saling lirik mendengar apa yang di kata kan oleh pelayan tersebut.

Arion menatap Adita dengan seksama, dan Arion tahu jika Adita tidak menyukai apa di kata kan oleh. pelayan nya tersebut.

Dan detik berikut nya.

Prang

Adita membuang piring itu dan pecahan kaca nya langsung mengenai kaki nya.

Melihat itu reflek Arion akan turun dari kursi roda nya, tapi di tahan oleh David.

Arion yang sadar langsung kembali ke posisi semula.

Semua orang yang berada di sana kaget bukan main.

''Nyonya, kaki anda berdarah,'' ucap salah satu pelayan itu dan dengan gerakan cepat ingin membantu sang nyonya, tapi di tolak oleh Adita.

''Tidak usah, BI,'' jawab Adita tersenyum.

''Tapi Nyonya, kaki Anda-

Adita menghentikan pelayan agar tidak meneruskan ucapan nya.

''Apakah aku masih boleh bekerja setelah kita menikah?'' tanya Adita.

''Apakah aku pernah melarang?'' jawab Arion dengan pertanyaan juga.

''Baik kah kalau begitu aku pamit,'' balas Adita.

''Bibi tidak usah khawatir, luka ini tidak sebanding dengan sakit yang tidak terlihat,'' ucap Adita dengan mengelus pelan bahu perempuan tersebut.

''Aku bahkan pernah merasakan yang jauh lebih dari ini Bi,'' lanjut Adita.

Sebelum Adita pergi Adita sengaja menginjak pecahan kaca itu lagi.

Arion yang melihat itu langsung berkata.

''Tetap di tempat mu Adita,'' ucap nya dengan tegas.

Tapi Adita tidak mendengar kan nya.

Sakit hati nya jauh lebih besar dari pada sakit fisik nya.

''Aku emang orang asing, tapi bukan berarti se orang pelayan harus menegur ku di depan banyak orang,'' batin Adita kesel.

Karena karena Adita gila hormat tapi ia hanya merasa pelayan itu keterlaluan.

Apalagi kata kata orang asing yang ia gunakan untuk nya.

''Ah sudah lah, aku harus pergi sekarang waktu ku tidak banyak,'' ucap nya dengan mempercepat langkah nya.

Dan David hanya bisa menahan nafas sebab ia yakin setelah ini akan ada keributan yang cukup besar yang di sebab kan oleh pelayan tersebut.

''David urus dia,'' ucap Arion dengan nada memerintah.

Sedang kan pelayan itu merasa menang, dan ia masih yakin jika Arion tidak akan tega dengan nya.

Pelayan itu adalah anak pembantu dari mama nya, karena ibu nya pensiun jadi di gantikan oleh anak nya.

Dan siapa sangka ia menaruh perasaan terhadap tuan nya tersebut tanpa sadar dengan status nya sendiri.

Jika menurut kalian apakah Adita salah melakukan itu?.

Apakah Adita keterlaluan menurut versi kalian?.

Terus apa yang akan Arion lakukan?.

Jangan lupa koment di bawah ya besti.

Like nya juga jangan lupa.

Budaya kan tinggal kan jejak setelah membaca.

Karena sangat berarti untuk author.

Jika kalian ingin lanjut klik minta update ya.

Bye bye bestie

Salam cinta dari author untuk kalian.

Terpopuler

Comments

adie_izzati

adie_izzati

suka dgn Adita...

2023-09-19

0

Pinky

Pinky

Apa kabar bestie

2023-09-07

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!