...~Happy Reading~...
“Jangan pernah bilang kalau lo, adek gue!” kata Boy sedikit berteriak lantaran kini keduanya sedang berada di atas motor.
“Kenapa sih? Perasan gue juga gak jelek banget! Lo kayaknya malu banget punya adek kaya gue!” Balas Chyra juga setengah berteriak.
“Itu lo tahu, pokoknya jangan bilang siapapun kalau kita saudara!” ucap Boy lagi dengan penuh penekanan.
Chyra enggan untuk menjawab lagi. Ia hanya diam dan mendengus, mencoba menerka kenapa dan ada apa. Mengapa Boy tidak mau mengakuinya sebagai saudara atau adik di sekolah.
Setelah beberapa saat, kini motor yang di tumpangi Boy dan Chyra sudah tiba di SMA Cempaka Putih. Chyra segera turun dan tanpa mengucapkan kata terimakasih, ia langsung meninggalkan parkiran begitu saja.
“Woy, cewek baru tuh? Cakep ya, boleh juga kayaknya.” Kata seseorang yang langsung menghampiri Boy dan merangkul bahu nya.
“Jangan macem macem lo, cari yang lain! Awas aja kalau sampai nyenggol dia, sedikit aja, gue yang turun tangan.” Ucap Boy dengan ketus.
“Hahaha, siapa sih emang? Amanda mau lo Kemanain emang hem?” tanya seorang anak laki laki bernama Dewa, yang tak lain dan tak bukan adalah sahabat Boy. Sementara Amanda, adalah kekasih Boy yang baru saja ia pacari beberapa bulan lalu.
“Dia udah datang belum?” tanya Boy justru malah mengalihkan pembicaraan.
“Belum kayaknya. Arkan juga belom dateng, entahlah hari senin pada telat semua. Heran gue tuh,” ucap Dewa sok bijak.
“Yang harusnya di heranin itu elo. Ke sambet apaan lo jam segini udah dateng, hah?” sindir Boy langsung berdecak.
Hari senin, biasanya Boy dan teman teman nya akan memilih untuk bolos di jam pelajaran pertama agar tidak mengikuti upacara.
Namun, karena hari ini Boy berkewajiban untuk mengantarkan Chyra, jadilah ia tidak bisa bolos atau keluar sekolahan lagi.
“Hehehe, gara gara mimpi, gue jadi males mau tidur lagi. Lagian nih ya, hari ini akan ada banyak adik kelas yang masuk, dan gue yakin pasti banyak yang bening, maka dari itu gue mau cuci mata. Ya kali aja gitu Boy, nemu satu gitu yang bening,” ucap Dewa dengan menyengir kuda menatap Boy.
“Terserah lo lah,” kata Boy lalu keduanya nampak berjalan bersama menuju ruang kelas nya.
Sementara itu, Chyra di dalam kelas nya, begitu senang lantaran ternyata memiliki teman yang humble dan satu frekuensi dengan nya. Jadilah Chyra dengan cepat menemukan teman baru.
“Ra, nanti kita buat satu group di wa ya. Kita bikin genk rumpi berempat hihihi,” ucap saah seorang siswi bernama Nina.
“Boleh banget tuh. Jadi kita resmiin dari sekarang ya, kita berteman!” saut salah seorang siswi lain bernama Lea.
“Boleh, kita bertiga!” imbuh Chyra langsung meletakkan tangan nya di meja dan langsung di sambut dengan tangan kedua ke taman nya dengan suka cita.
“Yesss!” seru ketiganya bersamaan lalu menarik tangan nya ke atas setelah membuat yel yel bertiga.
Hari pertama memasuki putih abu abu, Chyra pikir akan buruk atau datar. Namun ternyata ia salah, justru ia menemukan teman baru yang jauh lebih mengasikan di banding saat ia berada di sekolah putih biru.
Sebelumnya, Chyra juga mempunyai teman dan sahabat di SMP. Hanya saja, mereka memilih untuk melanjutkan sekolah di luar negri, sedangkan Chyra, ia tidak akan boleh keluar negri, kecuali saat dia kuliah nanti mungkin bisa di nego sedikit karena saat ini kakak pertama nya juga sedang berkuliah di Jerman.
...~To be continue.......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Nami chan
aih, jadi curiga 😂 tnyata sayang cm gatau sayangnya gmn
2024-05-06
1
Yani Cuhayanih
lannjuut
2023-09-12
0
LisSari 🐬
next
2023-09-10
0