Rumah Sakit, Penelpon Misterius, & Sahabat Imajinasi

Pengalaman Menginap di Rumah Sakit

Suatu malam, saya menemani kakak saya yang sedang dirawat di rumah sakit. Karena kakak saya butuh istirahat, saya memutuskan untuk keluar sejenak dari kamar dan menunggu di ruang tunggu.

Saat sedang menunggu, saya merasakan ada yang aneh. Saya merasa ada yang mengawasi dan menyentuh pundak saya. Saya berbalik dan melihat sekeliling, tapi tidak ada yang ada di dekat saya. Saya mengabaikan perasaan tersebut dan mencoba untuk kembali tenang.

Namun, beberapa menit kemudian, saya mendengar suara langkah kaki di lorong rumah sakit yang kosong. Suara langkah kaki semakin dekat dan semakin dekat, membuat saya semakin merasa tidak nyaman. Tapi saya tidak melihat ada orang yang berjalan di lorong.

Saya memutuskan untuk kembali ke kamar kakak saya, tapi ketika saya melewati lorong tersebut, saya merasakan sesuatu yang lebih mengerikan. Saya merasa dingin dan mendengar suara bisikan-bisikan di telinga saya, meskipun tidak ada orang di sekitar saya.

Setelah kakak saya keluar dari rumah sakit, saya mencari tahu tentang kejadian tersebut dan mengetahui bahwa ada banyak cerita tentang aktivitas mistis di rumah sakit tersebut, termasuk penampakan hantu dan suara-suara misterius di lorong-lorong kosong.

Penelpon Misterius

Suatu malam, saat sedang bersantai di rumahnya, seorang gadis bernama Dinda menerima sebuah panggilan telepon dari nomor yang tidak dikenal. Saat ia menjawab telepon, tidak ada suara apapun di seberang sana, hanya ada suara napas yang terdengar. Dinda mengira ini adalah telepon dari orang yang salah nomor atau bahkan dari pihak telemarketing yang ingin menjual sesuatu.

Namun, telepon tersebut berulang kali mengganggu Dinda dan terus-menerus menelepon tanpa suara di seberang sana. Saat itu, Dinda merasa semakin tidak nyaman dan mulai merasa bahwa telepon tersebut adalah panggilan misterius.

Suatu malam, Dinda memutuskan untuk menelpon kembali nomor yang meneleponnya itu. Namun, kali ini ada suara wanita yang menjawab panggilannya. Dinda pun bertanya siapa dia dan mengapa ia terus-menerus meneleponnya tanpa suara di seberang sana.

Wanita itu kemudian mengatakan bahwa ia adalah ibu dari seorang gadis yang meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil dan bahwa nomor telepon Dinda sebelumnya adalah nomor telepon sang anak. Wanita itu mengaku bahwa ia terus menelepon nomor telepon tersebut untuk bisa berbicara dengan putrinya.

Dinda pun merasa sangat ngeri dan memutuskan untuk segera mengakhiri telepon tersebut. Namun, ia terus-menerus mendapatkan panggilan dari nomor tersebut dan mendengar suara napas yang mengganggu. Dinda merasa semakin tidak nyaman dan takut bahwa ia akan menjadi korban selanjutnya dari penelpon misterius tersebut.

Sahabat Imajinasi

Seorang anak kecil, namanya Michael, memiliki seorang sahabat imajinasi yang selalu menemaninya. Sahabat imajinasinya itu bernama Mr. Giggles. Awalnya, Michael senang memiliki Mr. Giggles sebagai sahabat imajinasi karena Mr. Giggles selalu menghiburnya dan membuatnya tertawa.

Namun, suatu hari, Michael mulai merasa takut dengan keberadaan Mr. Giggles. Setiap malam, ketika Michael hendak tidur, Mr. Giggles selalu muncul di hadapannya. Tapi kali ini, Mr. Giggles terlihat berbeda. Dia tidak lagi terlihat seperti boneka lucu yang biasa dikenakan topi dan jas, tetapi terlihat seperti makhluk mengerikan yang memiliki mata merah menyala dan senyum menakutkan.

Michael mencoba untuk tidak takut dan mengatakan pada Mr. Giggles agar pergi, tetapi Mr. Giggles malah semakin dekat dan menatap Michael dengan tatapan yang menakutkan. Ketika Michael berteriak minta tolong, tiba-tiba keberadaan Mr. Giggles hilang.

Keesokan harinya, Michael memberitahu ibunya tentang kejadian malam sebelumnya. Namun, ibunya tidak mempercayainya dan menganggap itu hanya imajinasi anak kecil.

Beberapa hari kemudian, Michael kembali dihantui oleh Mr. Giggles. Kali ini, keberadaannya semakin sering dan semakin mengerikan. Mr. Giggles terus mengganggunya dan memaksa Michael untuk melakukan hal-hal mengerikan.

Michael tidak tahu harus berbuat apa, sampai suatu saat ia melihat gambar Mr. Giggles yang sebelumnya ia gambar dan tempel di kulkas. Michael mencoba menghancurkan gambar itu, dan tiba-tiba Mr. Giggles menghilang selamanya.

Sejak saat itu, Michael tidak pernah lagi melihat Mr. Giggles. Namun, ia masih merasa takut akan keberadaannya dan selalu ingat akan mengerikannya sahabat imajinasinya itu.

Episodes
1 Kain Kafan, Kuntilanak, dan Kuburan
2 Mahasiswi, Sekolah di Malam Hari, & Ojek Online
3 Tetangga Baru, Penunggu Danau, & Pawai Obor
4 Ambulance, Bangku Hantu, & Angkot Terakhir
5 Pacar Virtual, Wanita Payung, & Petak Umpet
6 Bel di Tengah Malam, Toilet Sekolah, & Stasiun Kereta
7 Hantu Begal, Pesawat Hantu, & Hantu di Mall
8 Di Balik Tembok, Siswa Yang Bunuh Diri, & Hilang di Hutan
9 Putri Duyung, Puskesmas Horor, & Ular Naga
10 Burung Raksasa, Murid Baru, & Penyelaman Terakhir
11 Menginap & Bermalam di Kabin
12 Bayangan di Kaca & Lantai 4
13 Kakek Cangkul, Nenek Gayung, & Kuntilanak Merah
14 Mister Gepeng, Suster Ngesot, & Hantu Tanpa Kepala
15 Petak Umpet, Jalangkung, & Ouija Board
16 Hantu Siswa, Parkiran Kampus, & Arwah Penasaran di Kantor
17 Taman Hiburan & Lorong Hotel
18 Rumah Sakit, Penelpon Misterius, & Sahabat Imajinasi
19 Kota Kecil & Kebakaran di Rumah Tua
20 Kapal Pesiar, Kembali Pulang, & Pria yang Menghilang
21 Sekolah Larut Malam, Rumah Hantu, & Makam Tua
22 Kolam Renang, Hilang, & Kemah
23 Sekolah Malam, Lembur di Kantor, & Kampus Malam Hari
24 Kosan, Hotel, & Villa
25 Makam, Rumah Teman, &
26 Tumbal Bangunan & Satpam
27 Jalan Tol & Kotak Musik
28 Teman dari Dunia Lain & Gerbong Kereta
29 Bunuh diri di Sekolah & Topeng Terkutuk
30 Kosan Berhantu & Hantu Pemangsa Anak-Anak
31 Maghrib & Jam 3 Pagi
32 Hilang di Gunung & Terjebak di Hutan
33 Nenek & Penginapan
34 Villa berhantu, Penunggu Hotel & Asrama Berhantu
35 Syuting, Nonton bioskop, & Setelah nonton film horor
36 Berkunjung Ke Lawang Sewu & Air Terjun Berhantu
37 Penulis & Wanita Misterius
38 Ojek online & Taksi
39 Rumah Susun & Apartemen
40 Hitung Mundur &
Episodes

Updated 40 Episodes

1
Kain Kafan, Kuntilanak, dan Kuburan
2
Mahasiswi, Sekolah di Malam Hari, & Ojek Online
3
Tetangga Baru, Penunggu Danau, & Pawai Obor
4
Ambulance, Bangku Hantu, & Angkot Terakhir
5
Pacar Virtual, Wanita Payung, & Petak Umpet
6
Bel di Tengah Malam, Toilet Sekolah, & Stasiun Kereta
7
Hantu Begal, Pesawat Hantu, & Hantu di Mall
8
Di Balik Tembok, Siswa Yang Bunuh Diri, & Hilang di Hutan
9
Putri Duyung, Puskesmas Horor, & Ular Naga
10
Burung Raksasa, Murid Baru, & Penyelaman Terakhir
11
Menginap & Bermalam di Kabin
12
Bayangan di Kaca & Lantai 4
13
Kakek Cangkul, Nenek Gayung, & Kuntilanak Merah
14
Mister Gepeng, Suster Ngesot, & Hantu Tanpa Kepala
15
Petak Umpet, Jalangkung, & Ouija Board
16
Hantu Siswa, Parkiran Kampus, & Arwah Penasaran di Kantor
17
Taman Hiburan & Lorong Hotel
18
Rumah Sakit, Penelpon Misterius, & Sahabat Imajinasi
19
Kota Kecil & Kebakaran di Rumah Tua
20
Kapal Pesiar, Kembali Pulang, & Pria yang Menghilang
21
Sekolah Larut Malam, Rumah Hantu, & Makam Tua
22
Kolam Renang, Hilang, & Kemah
23
Sekolah Malam, Lembur di Kantor, & Kampus Malam Hari
24
Kosan, Hotel, & Villa
25
Makam, Rumah Teman, &
26
Tumbal Bangunan & Satpam
27
Jalan Tol & Kotak Musik
28
Teman dari Dunia Lain & Gerbong Kereta
29
Bunuh diri di Sekolah & Topeng Terkutuk
30
Kosan Berhantu & Hantu Pemangsa Anak-Anak
31
Maghrib & Jam 3 Pagi
32
Hilang di Gunung & Terjebak di Hutan
33
Nenek & Penginapan
34
Villa berhantu, Penunggu Hotel & Asrama Berhantu
35
Syuting, Nonton bioskop, & Setelah nonton film horor
36
Berkunjung Ke Lawang Sewu & Air Terjun Berhantu
37
Penulis & Wanita Misterius
38
Ojek online & Taksi
39
Rumah Susun & Apartemen
40
Hitung Mundur &

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!