Pacar Virtual, Wanita Payung, & Petak Umpet

Pacar Virtual

Di era modern saat ini, banyak orang yang mengandalkan teknologi untuk mencari kekasih atau pacar virtual melalui aplikasi chatting atau media sosial. Namun, tidak semua percakapan yang dilakukan dalam aplikasi tersebut aman dan damai.

Salah satu pengguna aplikasi tersebut, seorang gadis bernama Tania, memutuskan untuk mencari pacar virtual dan berkenalan dengan seorang pria tampan bernama Alex. Mereka sering berbicara lewat aplikasi dan semakin dekat satu sama lain.

Namun, suatu malam, Tania merasa ada yang aneh dengan percakapan mereka. Alex mulai bertanya tentang hal-hal pribadi dan meminta informasi tentang keluarga Tania. Tania merasa tidak nyaman dengan pertanyaan tersebut dan memutuskan untuk mengakhiri percakapan.

Namun, malam berikutnya, Tania terbangun dari tidurnya karena telepon genggamnya berdering. Saat dia membuka pesan yang masuk, dia kaget karena melihat foto Alex dengan wajah yang menyeramkan dan aneh. Foto tersebut menunjukkan Alex mengeluarkan lidah panjang dan terlihat sangat menakutkan.

Tania merasa ketakutan dan mencoba untuk menghapus aplikasi chatting tersebut, namun tidak bisa. Setiap kali dia mencoba menghapusnya, aplikasi tersebut muncul kembali dengan sendirinya. Tania merasa terjebak dan tidak tahu harus berbuat apa.

Suatu hari, Tania terkejut ketika Alex tiba-tiba muncul di hadapannya dalam bentuk hantu. Alex mencoba untuk menyerangnya dan mengatakan bahwa dia tidak akan pernah bisa meninggalkannya.

Tania akhirnya berhasil keluar dari rumahnya dan meminta bantuan dari saudaranya untuk membuang telepon genggamnya dan aplikasi chatting yang menakutkan tersebut. Sejak itu, Tania tidak pernah lagi mencari pacar virtual dan selalu berhati-hati dengan penggunaan teknologi. Cerita horor tentang pacar virtual tersebut menjadi pengingat bagi banyak orang untuk berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal di dunia maya.

Wanita Payung

Pada suatu malam hujan, seorang pria bernama Ardi tengah berjalan pulang dari kantor. Ardi memakai jas hujan dan terus melangkah di jalan yang sepi. Namun, tiba-tiba dia melihat seorang wanita berdiri di depannya dengan payung hitam yang besar menutupi seluruh tubuhnya.

Ardi merasa aneh dan mencoba untuk menghindar dari wanita tersebut, namun dia merasa diikuti dan diselimuti oleh aura yang menakutkan. Saat Ardi melihat ke arah wanita itu, dia melihat wajah wanita tersebut yang pucat dan mata yang tajam seperti pisau.

Ardi mencoba untuk berlari, namun setiap kali dia berhenti, wanita itu muncul kembali di depannya. Dia merasa ketakutan dan tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya, Ardi memutuskan untuk bersembunyi di sebuah warung di pinggir jalan.

Setelah beberapa saat, Ardi mencoba untuk keluar dari warung tersebut dan melanjutkan perjalanan pulangnya. Namun, dia kembali melihat wanita itu di depannya dengan payung yang sama. Wanita tersebut menatap Ardi dengan tatapan dingin dan mencekiknya dengan payung hitam yang dimilikinya.

Keesokan harinya, tubuh Ardi ditemukan tak bernyawa di tepi jalan. Tubuhnya dipenuhi bekas cekikan payung yang meninggalkan bekas goresan yang dalam di lehernya.

Setelah kejadian tersebut, banyak orang yang melaporkan melihat wanita payung di tempat-tempat sepi saat hujan turun di kota tersebut. Beberapa orang yang mencoba untuk mendekatinya juga melaporkan kejadian mengerikan yang menimpa mereka. Wanita payung dianggap sebagai makhluk mistis yang menakutkan dan menjadi salah satu cerita horor yang terkenal di kota tersebut.

Petak Umpet di Rumah Tua

Pada suatu hari, sekelompok anak-anak bermain petak umpet di sebuah rumah tua yang terletak di pinggir kota. Rumah itu dikenal sebagai tempat yang angker dan dihantui oleh makhluk halus.

Anak-anak yang bermain petak umpet tersebut semakin gembira dan semangat saat mereka tidak dapat menemukan seorang teman mereka yang bersembunyi di dalam rumah. Mereka mencari di setiap sudut rumah, tetapi tidak berhasil menemukannya.

Ketika anak-anak tersebut hampir putus asa, tiba-tiba mereka mendengar suara aneh dari sudut ruangan yang gelap. Suara tersebut terdengar seperti ******* yang menyeramkan dan membuat bulu kuduk mereka merinding.

Anak-anak tersebut berlari keluar rumah dengan ketakutan dan panik. Beberapa dari mereka bahkan melaporkan melihat sosok berwujud putih yang keluar dari rumah itu.

Sejak itu, tidak ada lagi orang yang berani bermain petak umpet di rumah tua tersebut. Banyak yang mengatakan bahwa rumah itu dihantui oleh makhluk halus yang suka mengganggu orang yang tidak diundang.

Hingga kini, cerita tentang petak umpet di rumah tua tersebut masih menjadi cerita mistis yang menyeramkan dan membuat bulu kuduk orang yang mendengarnya merinding. Orang-orang yang lewat di depan rumah tua itu pada malam hari juga merasa ketakutan dan berusaha menghindarinya.

Episodes
1 Kain Kafan, Kuntilanak, dan Kuburan
2 Mahasiswi, Sekolah di Malam Hari, & Ojek Online
3 Tetangga Baru, Penunggu Danau, & Pawai Obor
4 Ambulance, Bangku Hantu, & Angkot Terakhir
5 Pacar Virtual, Wanita Payung, & Petak Umpet
6 Bel di Tengah Malam, Toilet Sekolah, & Stasiun Kereta
7 Hantu Begal, Pesawat Hantu, & Hantu di Mall
8 Di Balik Tembok, Siswa Yang Bunuh Diri, & Hilang di Hutan
9 Putri Duyung, Puskesmas Horor, & Ular Naga
10 Burung Raksasa, Murid Baru, & Penyelaman Terakhir
11 Menginap & Bermalam di Kabin
12 Bayangan di Kaca & Lantai 4
13 Kakek Cangkul, Nenek Gayung, & Kuntilanak Merah
14 Mister Gepeng, Suster Ngesot, & Hantu Tanpa Kepala
15 Petak Umpet, Jalangkung, & Ouija Board
16 Hantu Siswa, Parkiran Kampus, & Arwah Penasaran di Kantor
17 Taman Hiburan & Lorong Hotel
18 Rumah Sakit, Penelpon Misterius, & Sahabat Imajinasi
19 Kota Kecil & Kebakaran di Rumah Tua
20 Kapal Pesiar, Kembali Pulang, & Pria yang Menghilang
21 Sekolah Larut Malam, Rumah Hantu, & Makam Tua
22 Kolam Renang, Hilang, & Kemah
23 Sekolah Malam, Lembur di Kantor, & Kampus Malam Hari
24 Kosan, Hotel, & Villa
25 Makam, Rumah Teman, &
26 Tumbal Bangunan & Satpam
27 Jalan Tol & Kotak Musik
28 Teman dari Dunia Lain & Gerbong Kereta
29 Bunuh diri di Sekolah & Topeng Terkutuk
30 Kosan Berhantu & Hantu Pemangsa Anak-Anak
31 Maghrib & Jam 3 Pagi
32 Hilang di Gunung & Terjebak di Hutan
33 Nenek & Penginapan
34 Villa berhantu, Penunggu Hotel & Asrama Berhantu
35 Syuting, Nonton bioskop, & Setelah nonton film horor
36 Berkunjung Ke Lawang Sewu & Air Terjun Berhantu
37 Penulis & Wanita Misterius
38 Ojek online & Taksi
39 Rumah Susun & Apartemen
40 Hitung Mundur &
Episodes

Updated 40 Episodes

1
Kain Kafan, Kuntilanak, dan Kuburan
2
Mahasiswi, Sekolah di Malam Hari, & Ojek Online
3
Tetangga Baru, Penunggu Danau, & Pawai Obor
4
Ambulance, Bangku Hantu, & Angkot Terakhir
5
Pacar Virtual, Wanita Payung, & Petak Umpet
6
Bel di Tengah Malam, Toilet Sekolah, & Stasiun Kereta
7
Hantu Begal, Pesawat Hantu, & Hantu di Mall
8
Di Balik Tembok, Siswa Yang Bunuh Diri, & Hilang di Hutan
9
Putri Duyung, Puskesmas Horor, & Ular Naga
10
Burung Raksasa, Murid Baru, & Penyelaman Terakhir
11
Menginap & Bermalam di Kabin
12
Bayangan di Kaca & Lantai 4
13
Kakek Cangkul, Nenek Gayung, & Kuntilanak Merah
14
Mister Gepeng, Suster Ngesot, & Hantu Tanpa Kepala
15
Petak Umpet, Jalangkung, & Ouija Board
16
Hantu Siswa, Parkiran Kampus, & Arwah Penasaran di Kantor
17
Taman Hiburan & Lorong Hotel
18
Rumah Sakit, Penelpon Misterius, & Sahabat Imajinasi
19
Kota Kecil & Kebakaran di Rumah Tua
20
Kapal Pesiar, Kembali Pulang, & Pria yang Menghilang
21
Sekolah Larut Malam, Rumah Hantu, & Makam Tua
22
Kolam Renang, Hilang, & Kemah
23
Sekolah Malam, Lembur di Kantor, & Kampus Malam Hari
24
Kosan, Hotel, & Villa
25
Makam, Rumah Teman, &
26
Tumbal Bangunan & Satpam
27
Jalan Tol & Kotak Musik
28
Teman dari Dunia Lain & Gerbong Kereta
29
Bunuh diri di Sekolah & Topeng Terkutuk
30
Kosan Berhantu & Hantu Pemangsa Anak-Anak
31
Maghrib & Jam 3 Pagi
32
Hilang di Gunung & Terjebak di Hutan
33
Nenek & Penginapan
34
Villa berhantu, Penunggu Hotel & Asrama Berhantu
35
Syuting, Nonton bioskop, & Setelah nonton film horor
36
Berkunjung Ke Lawang Sewu & Air Terjun Berhantu
37
Penulis & Wanita Misterius
38
Ojek online & Taksi
39
Rumah Susun & Apartemen
40
Hitung Mundur &

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!