Tetangga Baru
Keluarga Santoso adalah keluarga yang baru saja pindah ke rumah barunya di pinggiran kota. Mereka sangat senang dan bersemangat untuk menjalin hubungan dengan tetangga-tetangganya yang baru.
Namun, mereka merasa bahwa ada sesuatu yang aneh dengan tetangga baru mereka. Mereka selalu terlihat bermusuhan dan sering kali menatap mereka dengan tatapan tajam yang menakutkan.
Suatu malam, keluarga Santoso terbangun karena ada suara aneh yang berasal dari rumah tetangganya. Mereka mencoba untuk mengabaikannya dan kembali tidur, namun suara itu semakin keras dan tidak bisa diabaikan.
Keesokan harinya, keluarga Santoso bertemu dengan tetangga barunya di halaman depan rumah. Namun, tetangga tersebut terlihat sangat aneh dan sering menatap mereka dengan tatapan tajam yang menakutkan.
Saat malam tiba, keluarga Santoso mendengar lagi suara aneh yang berasal dari rumah tetangga mereka. Kali ini suara itu semakin keras dan tidak bisa diabaikan. Mereka merasa bahwa ada sesuatu yang salah dan mencoba untuk menghubungi polisi.
Namun, saat polisi tiba di rumah tetangga mereka, mereka menemukan rumah tersebut kosong dan tidak ada jejak dari siapa pun di dalamnya. Keluarga Santoso merasa semakin takut dan mulai merasa bahwa tetangga baru mereka mungkin bukan manusia biasa.
Hari berikutnya, keluarga Santoso menemukan sesuatu yang menakutkan di depan pintu rumah mereka. Mereka menemukan boneka yang tergantung di dinding dengan tulisan "Kamu akan menjadi milik kami" di bawahnya.
Keluarga Santoso kemudian memutuskan untuk segera pindah dari rumah tersebut karena merasa bahwa rumah mereka tidak aman lagi. Mereka tidak pernah tahu siapa tetangga baru mereka sebenarnya dan apa yang mereka inginkan.
Penunggu Danau
Dina adalah seorang turis yang sedang berlibur di sebuah danau terpencil. Ia sangat menikmati suasana damai dan tenang di sekitar danau, namun ada sesuatu yang aneh dengan danau tersebut.
Saat Dina sedang berenang di danau, ia merasakan ada sesuatu yang menarik kakinya ke bawah. Ia mencoba berenang ke permukaan, namun semakin ia berusaha semakin terasa adanya tekanan yang mendorongnya ke bawah.
Dina kemudian berenang ke tepi danau dan berbicara dengan seorang penduduk setempat. Penduduk tersebut memberitahu Dina bahwa ada legenda tentang penunggu danau yang sering kali menarik para turis ke dalam air dan menyeret mereka ke dasar danau.
Dina awalnya tidak percaya, namun semakin ia berada di sekitar danau, semakin ia merasa adanya kehadiran yang tidak terlihat. Suatu malam, Dina terbangun karena ada suara aneh yang berasal dari danau. Ia mencoba untuk mengabaikannya dan kembali tidur, namun suara itu semakin keras dan tidak bisa diabaikan.
Dina kemudian pergi ke tepi danau dan melihat sesuatu yang menakutkan. Ia melihat sosok wanita berambut panjang dan kulit putih yang terapung di permukaan danau. Sosok tersebut terus menjerit dan meminta pertolongan, namun Dina merasa terlalu takut untuk mendekat.
Saat Dina kembali ke penginapannya, ia mencoba untuk melupakan pengalamannya di danau. Namun, setiap kali ia melihat air atau mendengar suara air, ia selalu teringat dengan sosok wanita di danau tersebut.
Pawai Obor
Setiap tahun, desa Kedungrejo selalu mengadakan pawai obor yang dilakukan di malam hari. Pawai obor tersebut menjadi tradisi yang sudah dilakukan sejak zaman dahulu kala. Namun, suatu tahun, hal aneh terjadi saat pawai obor dilakukan.
Ketika pawai obor sampai di dekat sebuah hutan yang cukup besar, tiba-tiba langit menjadi gelap dan angin bertiup kencang. Orang-orang yang ikut dalam pawai obor mulai merasa khawatir dan mencoba untuk kembali ke desa. Namun, mereka tidak bisa bergerak dan terjebak dalam kegelapan.
Saat itu, mereka melihat beberapa sosok berbaju putih dan bersorban yang muncul dari hutan dan bergabung dalam pawai obor tersebut. Orang-orang tersebut awalnya berpikir bahwa itu adalah warga desa yang lain, namun saat mereka berbalik, sosok-sosok tersebut sudah tidak terlihat lagi.
Malam itu, ada beberapa orang yang menghilang dan tidak pernah ditemukan kembali. Beberapa orang yang selamat dari kejadian itu melaporkan bahwa mereka melihat sosok-sosok misterius membawa orang-orang yang hilang ke alam lain.
Sejak itu, pawai obor di desa Kedungrejo tidak pernah lagi dilakukan di malam hari dan warga desa mulai menghindari daerah hutan yang dianggap sebagai tempat penunggu dari alam lain. Namun, cerita tentang pawai obor yang menuju ke alam lain tetap menjadi kisah horor yang melegenda di desa tersebut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments