Petak Umpet
Pada suatu sore, sekelompok anak kecil bermain petak umpet di sebuah taman yang terletak di tengah kota. Salah satu anak kecil bernama Rama, terpilih menjadi "tukang sembunyi" pada ronde pertama. Dia berlari kecil mencari tempat yang aman untuk bersembunyi dari para pencari.
Tak lama kemudian, para pencari mulai mencari satu per satu pemain yang bersembunyi. Namun, ketika giliran Rama untuk ditemukan, dia tidak ditemukan di tempat sembunyinya. Semua orang mencari ke kiri dan kanan, tetapi Rama tidak kunjung ditemukan.
Keesokan harinya, berita tentang Rama yang hilang menyebar ke seluruh kota. Polisi dan relawan berusaha mencari keberadaannya di seluruh kota. Namun, tidak ada tanda-tanda Rama ditemukan.
Malam harinya, seorang ibu yang sedang mencuci pakaian di halaman rumahnya melihat sesuatu yang mengerikan. Dia melihat hantu anak kecil tanpa kepala berjalan perlahan-lahan ke arahnya, dan dia terkejut melihat bahwa itu adalah Rama. Hantu anak kecil itu menunjukkan kepalanya yang tergantung di tangannya dan berteriak dengan suara menakutkan, "Aku menang, aku menang!"
Ibu itu berteriak ketakutan dan berlari masuk ke rumah. Tetangga-tetangganya datang untuk melihat apa yang terjadi dan melihat hantu anak kecil itu, tapi ketika mereka mencoba mendekatinya, hantu itu menghilang.
Rama tidak pernah ditemukan dan sampai sekarang, ada yang mengatakan bahwa dia menjadi korban hantu anak kecil tanpa kepala di kuburan yang berdekatan dengan taman tersebut. Orang-orang yang lewat di malam hari mengatakan bahwa mereka bisa mendengar suara tawa anak-anak yang menggema di sekitar kuburan, dan ada yang mengatakan bahwa hantu anak kecil tanpa kepala masih berkeliaran di sekitar taman.
Jalangkung
Suasana hari itu sangat hening dan kelam di sekolah itu. Semua siswa sudah pulang, hanya beberapa guru yang masih menyelesaikan pekerjaan mereka. Tapi kemudian, seorang murid kembali ke sekolah untuk mencari buku yang dia tinggalkan di ruang kelas. Dia pergi ke ruang kelasnya dan menemukan beberapa temannya sedang bermain jalangkung di dalam kelas.
Murid itu segera bergabung dengan teman-temannya dan mereka bermain jalangkung bersama-sama. Namun, saat mereka sedang bermain, tiba-tiba lampu di ruang kelas itu mati. Mereka merasa takut dan ingin segera keluar dari kelas, tapi pintu terkunci dari luar.
Mereka panik dan terus berteriak meminta tolong. Setelah beberapa saat, pintu akhirnya terbuka dan seorang guru datang untuk menolong mereka keluar. Namun, mereka sadar bahwa satu teman mereka tidak kelihatan.
Mereka mencari teman mereka yang hilang, tapi tidak ada yang menemukannya. Malam itu, salah satu dari mereka mati secara misterius. Setelah itu, satu persatu murid yang bermain jalangkung itu mati satu per satu secara misterius.
Hingga akhirnya, salah satu siswa menemukan sebuah pesan di buku catatan temannya yang hilang, bahwa mereka tidak boleh bermain jalangkung di sekolah itu karena ada makhluk halus yang berkeliaran di sana.
Setelah itu, tidak ada lagi yang berani bermain jalangkung di sekolah itu dan cerita tersebut menjadi legenda di kalangan siswa dan guru di sekolah itu.
Ouija Board
Ini adalah kisah seorang murid yang bunuh diri akibat bermain ouija board di sekolahnya. Namanya adalah Rika, dan dia sangat tertarik dengan hal-hal yang berbau mistis. Suatu hari, dia dan sekelompok teman sekelasnya memutuskan untuk mencoba bermain ouija board di ruang klub ekstrakurikuler di sekolah mereka.
Saat mereka mulai bermain, Rika merasa ada yang aneh. Dia merasakan kehadiran yang ganjil di sekitarnya, seperti ada yang mengawasinya dari sudut ruangan. Namun, dia mengabaikan perasaannya dan terus bermain.
Sesuai dengan aturan bermain ouija board, mereka mulai memanggil roh yang mungkin ada di sekitar mereka. Setelah beberapa saat, mereka merasakan adanya kehadiran yang menyeramkan. Pada awalnya, mereka menganggap itu sebagai lelucon, tetapi semakin lama semakin terasa serius dan mengerikan.
Rika yang paling tertarik dengan hal ini mulai merasa seperti sedang terlibat dalam percakapan yang mengganggu dengan roh yang tidak dikenal. Keesokan harinya, ketika Rika tidak datang ke sekolah, teman-temannya mulai merasa khawatir. Mereka pergi ke rumah Rika untuk mencarinya, tetapi tidak menemukan apapun.
Beberapa hari kemudian, kepolisian menemukan jasad Rika tergantung di sebuah pohon di hutan dekat sekolah. Ada catatan yang ditinggalkan di dekatnya, yang mengungkapkan bahwa dia merasa terusik oleh roh-roh jahat yang telah dia panggil selama bermain ouija board. Dia merasa bahwa tidak ada jalan keluar selain bunuh diri.
Sejak kejadian itu, ruang klub ekstrakurikuler di sekolah mereka telah ditutup dan tidak digunakan lagi. Banyak murid yang merasa ketakutan dan tidak nyaman berada di sekitar area tersebut, terutama saat malam hari. Mereka menganggap tempat tersebut sebagai tempat berhantu dan selalu menghindarinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments