part 16

Skip sampai di apartemen.

Cey masuk terlebih dahulu ingin membersihkan dirinya.

" Ken Aku mandi dulu jika ingin makan pesan saja " Ucap cey sambil berlalu pergi.

" Perlu aku batu baby~ " Jawab Kenzo genit.

" Tidak " . Ucap cey.

" Ah aku lupa Jangan masuk kamar mandi. Camkan itu " Ucap cey menatap tajam Kenzo.

" Iyaa~ " Ucap Kenzo geleng' kepala.

15 menit akhirnya cey selesai bersih' ia mulai berjalan ke lemari mencari baju, Namun tak ia temukan.

" Mmm di mana bajunya " Ucap cey ling lung.

" Akhh aku lupa ini bukan rumah ku " Ucap cey frustasi;)

" Bagaimana ini. Hah tidak ada pilihan lain selain memanggil Kenzo ". Ucap cey pasrah.

Cey berjalan menuju pintu kamar berniat untuk memanggil Kenzo. Cey mengeluarkan kepalanya sedikit karena ia masih memakai handuk.

" Kennn " Sedikit berteriak.

Tap tap tap

Kenzo berjalan menuju sumber suara. Ia melihat istrinya Tanpa khimar dan cadar ia yakin jika istrinya ini masih memakai handuk. Sungguh cantik.

" Kenapa Hmm~ " Tanya Kenzo.

" Apa di lemarimu tak ada pakaian wanita?? " Tanya cey.

" Tidak ada baby~ " Ucap Kenzo sembari mau membuka pintu kamar.

" Hei Jangan buka pintunya " Ucap cey Brigidik ngeri melihat Kenzo mendekat.

" Kenapa?? Bukankah kita sudah sah~ " Ucap Kenzo membuka pintunya.

Akhirnya pintu terbuka, menampakkan sesosok gadis berkulit putih dengan rambut yang di ikat menampakkan leher jenjang nya yg begitu se*si.

Kenzo berjalan menuju cey. Tercium wangi khas cey yang membuat Kenzo candu akan hal itu.

Kenzo pun memeluk tubuh cey dan menghirup aroma tubuh cey dengan rakus. Ia membenamkan wajahnya di ceruk leher cey, sehingga deru nafas Kenzo terasa di leher cey yang berhasil membuat cey brigidik.

Cup

Cup

Cup

Kenzo membuat tanda kepemilikannya di sana.

Cey hampir saja mengeluarkan suara desa**n nya.

" Cukup " Ucap cey mendorong tubuh Kenzo mundur.

" Maaf Maaf " Ucap Kenzo tersenyum Tanpa dosa.

Akhirnya cey memakai kemeja Kenzo selutut dirinya namu jika di badan Kenzo hanya sepinggan.

Dengan rambut di ikat ke atas dan kemeja berwarna hitam nampak cocok untuk cey.

" Baby ~ aku laperrr " Adu Kenzo pada cey yang tengah berjalan menuju dapur.

" Mm masak saja " Jawab cey.

" Masakinn~ " Suruh Kenzo manja pada cey.

" Baiklah tunggu di sana " Tunjuk cey pada ruang tamu.

" Tidak aku mau di sini saja " Kenzo duduk tepat di belakang cey. Dengan tumpuan tangan di meja.

Akhirnya cey mulai memasak ia mulai mengambil sayur dari lemari es beberapa daging ayam segar yang baru ia beli dari mini market.

Dan beberapa rempah lain.

Cey memotong' sayur secara telaten lalu memasak sayur itu.

Kenzo yang melihatnya Mulai mendekat lalu memeluk cey dari belakang. Menyelundupkan wajahnya di leher jenjang cey yang tengah bertempur dengan perdapuran.

" Ish awas ken " Sergah cey sembari mengedikan bahu.

" Mmm~ " Sembari Menghirup aroma istrinya rakus.

" Kenzo awas " Ucap cey mulai emosi, karena tentu saja hal itu menghambat cey memasak.

" Mmm~ Tak mau " Sembari menyembulkan wajahnya di bahu cey. Otomatis Kenzo menunduk agar bisa mensejajarkan tubuhnya.

Akhirnya Kenzo mengikuti cey kemana pun dari mulai membersihkan Kentang, mencuci ayam Memasak. Ia tak mau lepas dari cey.

" Babyy~ Kiss Night " Ucapan Kenzo yang masih memeluk cey dari belakang.

" Tidak, lebih baik kau cuci daging ayamnya lalu potong'. Jawab cey yang masih sibuk berkutat dengan sayurnya.

" Kiss duluu " Ucap Kenzo merengek pada cey.

Cey mengambil sedikit kuah sayurnya lalu ia letakan di telapak tangannya untuk merasakan apa bumbunya sudah pas atau belum.

" Ken, coba rasa ini apa sudah pas " Suruh cey untuk menyicipi sayurnya.

" Berikan tanganmu " Suruh cey. Tapi Kenzo tak mau. Ia tetap diam dengan masih memeluk cey, sepertinya ia merajuk.

Akhirnya cey mencicipi nya lagi dengan gerakan cepat cey merasa benda kenyal di bibirnya. Ya itu Kenzo yang tiba-tiba menciumnya.

Cupp pckl

Kenzo mencium cey dan mengambil kuah sayurnya dari mulut cey. Cey memukul kepala Kenzo agar melepaskan cium*nnya.

" Mmm~ sudah pas ko baby~ " Ucap Kenzo watados.

" frist kiss ku " Ucap cey bergumam. Kenzo pun mulai membersihkan daging ayam seperti yang di suruh cey.

Di saat Kenzo memotong' daging ayam bukannya memotong dengan benar malah memotongnya acak-acakan, cey yang melihatnya akhirnya mengomeli Kenzo.

" Bukan seperti itu motongnya. Nih tengoin sembari memotong daging ayam. Nah kaya gini bukan yang kaya gitu " Ucap cey mengomeli Kenzo.

" Mm~ ya baby~ " Jawab Kenzo sedih karena mendapatkan omelan dari istrinya.

***

Skipp di ruang tamu mereka memutuskan untuk makan di situ sembari menonton TV.

" Baby~ Lagii " Ucap Kenzo memeberikan piringnya pada cey. Akhirnya cey mengambilkan nasi dan lauk untuk Kenzo.

" Enakkk~ " Ucap Kenzo memakan makanan yang di buat istrinya itu dengan lahap.

Cey yang melihatnya hanya tersenyum.

Cey mulai merapikan bekas' makan mereka lalu mencuci piring dan gelas. Setelah selesai cey merasakan pusing di kepalanya. Tapi tak ia hiraukan ia melihat Kenzo yang masih menonton Televisi.

Waktu menunjukkan pukul 23:57 sudah hampir tengah malam. Akhirnya cey menghampiri Kenzo lalu menyuruhnya tidur.

" Sudah cukup menontonnya. Kelamaan Menonton akan membuat matamu rusak " Ucap cey sembari mematikan TV. Lalu berjalan menuju kamar.

" Baby~ " Ucap Kenzo di belakang cey.

" Apaa? " Tanya cey.

Tiba' Kenzo menggendong cey ala bridal style. Lalu menjatuhkan tubuh cey di kasur secara kasar.

" Akhhh, kau ini apa-apan sih " Ucap cey sembari memegang punggung cey sakit.

Kenzo langsung melepas pakaiannya menyisakan bo*er nya saja, langsung menimpa tubuh mungil cey, lalu memeluknya posesif.

" Tidurlah atau mau aku lakukan sekarang ~ " Ucap Kenzo dengan mata Gairah nya.

Akhirnya mereka tertidur lelap.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!