" Ken, Mana posel mu? " Tanya cey.
" Di saku celana, ambil lah " Jawab Kenzo yang masih fokus bekerja.
Rogohh rogohh
* nah ketemu juga * Ucap cey bergumam.
Cey pun mulai membuka ponsel Kenzo namun memakai kata sandi. Cey berpikir keras ia tak tau sandi nya apa, akhirnya ia coba menggunakan namanya. Dan betul saja sandinya adalah namanya sendiri.
Cey melihat galeri ponsel Kenzo hanya ada foto cey di sana bahkan sangat banyak. Ia melihat kontak, hanya ada kontak ia dan para bodyguard nya. Bahkan di ponselnya tak ada Game.
Cey melihat ke arah Kenzo yang masih sibuk bekerja padahal waktu sudah menunjukkan pukul 23:45 . Karena tidak kuat menahan kantuk akhirnya cey tidur di dada bidang Kenzo.
Kenzo masih tak menyadari nya ia masih fokus bekerja. Sekitar pukul 2 dini hari barulah ia selesai. Ia melihat istri kecilnya itu tengah tertidur lelap di pangkuannya.
Kenzo mulai memindahkan cey ke ranjang agar dia bisa tertidur dengan nyaman. Kenzo pun mulai berbaring di samping cey lalu memeluknya erat.
***
Pagi harinya cey terbangun terlebih dahulu karena ponselnya bergetar. Ia melihat kontak Pak Tio, pak Tio ini adalah guru bela diri cey. Bisa di katakan cey ini anak emas ia mahir menguasai semua bela diri.
" Assalamu'alaikum pak. Ada apa? "
" Waalaikum salam Cey Hari ini. Kita semua ada tanding bela diri, dan semuanya ikut. Bapak berharap kamu juga ikut. "
" Apakah zella ikut juga pak? " Tanya cey.
" Iyaa dia ikut dia juga sudah ada di tempat latihan " Jawabnya.
" Jam berapa pak? "
" Sekitar jam 9 cey "
" Baiklah dengan senang hati saya ikut. " Ucap cey.
" Syukurlah kamu mau ikut. Ya sudah bapak tutup dulu. Asalamualaikum. "
" Waalaikum salam "
Kenzo terusik lalu melempar ponsel cey ke sembarangan arah. Cey langsung di tarik ke dalam dekapan nya.
" Ponsel kuu!! " Ucap cey syook.
" Tidur lagii~ Masih pagi " Ucap Kenzo dengan suara serakk.
* pagi dari hongkong orang udah jam 6:30 ko * batin cey.
" Ken " Panggil cey sembari duduk di sampaing Kenzo. Kenzo masih tak melepaskan pelukanya.
" Hmm~ " Jawab Kenzo setengah mengantuk.
" Aku hari ini akan pergi, untuk mengikuti lomba bela diri " Ucap cey.
" Tidak boleh~ "
" Aku tetap akan pergi titik. " Ucap cey tegas dan naik beberapa oktaf.
Kenzo yang mendengar perkataan istrinya langsung ******* bibir istrinya ia terus memperdalam ciuman nya. Cey yang berusaha memberontak tak bisa. Meskipun ia mahir bela diri namun entah ilmu apa yang Kenzo punya hingga sekuat ini.
Cey sudah kehabisan nafas akhirnya ia memukul dada bidang Kenzo agar melepaskan ciuman nya.
Kenzo pun melepaskan ciuman nya. Akhirnya cey bisa bernafas.
" Baby~ Rewel dengan ku cium ~ " Sembari kembali ******* bibir cey.
Decapan demi decapan terdengar dari kamar itu. Cey sudah kehabisan nafas akhirnya ia menggigit lid*h Kenzo. Kenzo pun melepaskan ciuman panasnya.
" Cukup. Aku mau bersiap' " Ujar cey sembari berlalu ke kamar mandi. Kenzo mengikutinya namun cey lebih gesit menutup pintu akhirnya Kenzo tak bisa masuk.
Selesai mandi cey berjalan menuju wastafel kamar mandi untuk mencuci wajahnya dan menggosok gigi. Posisi ia masih memakai handuk.
Kenzo pun mendekat lalu memegang pinggang ramping cey. Kenzo bertelanjang dada sehingga menampakkan tubuhnya yang sempurna.
Cey sudah menyadari kalu itu suaminya. Ia melanjutkan untuk sikat gigi. Kenzo pun demikian.
Cey sudah selesai ketika ia ingin pergi Kenzo mendudukkan cey di wastafel itu. Cey bingung.
" Cucikan wajah ku baby~ " Ucap Kenzo manja di hadapan cey.
Cey pun mulai mencuci wajah Kenzo ia gemas melihat brewok Kenzo ia pun mencabut 1 kumis yang membuat ia gemas.
" Aww, itu sakit baby~ " Ucap Kenzo sembari mendekatkan wajahnya ke wajahnya cey.
" Aku kesal melihat brewok mu " Ujar cey.
Cup
Kenzo kembali ******* bibir cey rakus. Tubuh cey sudah mentok ke dinding sangking serakah nya Kenzo ******* bibir nya.
Decapan demi decapan Terdengar di kamar mandi itu. Cey tak membalas ciuman panas itu. Bukan berarti ia tak bisa. Ia bisa namun malas.
Akhirnya mereka berdua selesai dengan Ritual mandinya mereka pun mulai sarapan di depan TV sembari Menonton.
Kenzo melihat akan ada pertandingan bela diri yang akan di ikut istrinya. Istrinya sudah berpakaian seperti baju bela diri berwarna hitam dan sabuk yang di ikatan di pinggang nya.
Selesai sarapan cey langsung bergegas keluar apartemen namun Kenzo menahanya lalu memakai kan kaus kaki untuk cey.
" Ayoo " Ucap Kenzo sebari menggendong cey di punggungnya.
" Sepiii Gooo " Ucap cey menirukan Upin-ipin.
Akhirnya mereka pun sampai di tempat perlombaan cey mencari wajah seseorang di sana. Dan akhirnya ia menemukannya ya itu zella dan Arzen teman bela dirinya.
" Ceyyy, sinii " Ucap zella.
Cey lalu melihat wajah Kenzo terlebih dahulu. Kenzo mencium bibir nya yang tertutup cadar.
" Kalau ada yang sakit bilang~ okei?! Akan aku bunuh orangnya " Tegas Kenzo.
Cey menganggukkan kepala lalu menyusul zella dan Arzen.
Cey mengikuti banyak perlombaan sedangkan Arzen dan Zella hanya 2 perlombaan.
Kenzo di temani para bodyguard nya yang ikut Menonton istrinya. Dari awal masuk terpancar aura mengintimidasi dari Kenzo.
" Tuan mau popcorn? " Tanya bayu menyodorkan popcorn nya.
" Tidak " Singkat Kenzo.
Kenzo sibuk melihat Istrinya berbincang dengan temannya. Ia pun melihat lawan istrinya berasal dari Orang' Mafia Musuh keluarganya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments