part 11

***

Keesokan Harinya pukul 06:00 cey mendapat Telfon dari Azis.

" Asalamualaikum " Ucap Azis pada cey via Telfon.

" Waalaikum salam " Jawab cey.

" Cey, kau di suruh ke rumah Raja untuk menjagakan Kado. " Ucap Azis

Cey mengepalkan lengan menahan sakit sebisa mungkin.

" Baiklah, Jam berapa?? " Tanya cey.

" Sekitar Jam 9 nan " Jawab Azis.

" Baiklah, Asalamualaikum " Putus cey secepatnya.

Cey mulai menangis tanpa suara kenapa dia harus mengalami hal ini.

Di sisi lain Kenzo sedang dalam perjalanan menuju Rumah Eyre Nenek cey. Kenzo sudah seperti Orang kesetanan Karena Sudah lama tak melihat wajah cey. Padahal baru dua hari.

***

Tok Tok Tok

Kali ini Eyre yang membukakan pintu karena cey sedang Mandi. Eyre berjalan menuju pintu ingin membuka pintu tersebut.

" Iyaa sebentar " Setengah berteriak.

Krieetttt

Pintu terbuka menampakkan sesosok Pria bertubuh Kekar menjulang tinggi dengan pakaian serba Hitam Hidung mancung, Bibir Tipis, Rahang Tegas, Berbola mata hitam. Sungguh membuat Siapapun yang melihatnya akan menginginkan dirinya.

" Mencari siapa nak?? " Tanya Eyre.

" Istriku, cey " Tegasnya.

Eyre syok apakah pria ini yang di ceritakan cey, sehingga membuatnya menangis.

" Masuklah terlebih dahulu " Ucap Eyre mempersilahkan masuk.

Kenzo mengangguk lalu masuk. Entah apa yang mereka bicarakan selama 15 menit.

" Nenek ayo kita sarapan " Panggil cey setengah berteriak tanpa dia tau jika di rumah itu ada Kenzo.

Mereka berdua berjalan menuju ruang makan.

" Nen– " Ucapan cey terpotong karena melihat Kenzo ada di samping neneknya.

Prangg

Piring yang di pegang cey jatuh pecah.

" Kenapa kau ada di sini " Sergah cey.

" Cey tidak boleh seperti itu, nenek sudah berdiskusi dengannya. Dan Nenek setuju jika cey menikah dengannya " Ucap Eyre.

" Sudah lah ayo kita makan ucap eyre."

Hanya dentingan sendok yang terdengar.

" Cey Nenek setuju Kenzo mau menikahi kamu " Ucap Eyre lirih. Sembari menatap cey dan Kenzo.

" Tapi cey Tidak mau Nek " Ucap cey tegas.

Kenzo yang mendengarnya berusaha agar tak Mencium cey.

" Besok Kita akan menikah Baby~ " Ucap Kenzo watados.

" Benar cey Menikahlah Nenek tak tau sampai kapan nenek bisa menemanimu " Ucap Eyre.

" Baiklah " Dengan terpaksa cey mengatakannya.

Kenzo yang mendengarnya sontak mengangkat tubuh cey ke udara. Lalu memeluknya posesif.

" Aaaaa " Ucap cey kaget saat Kenzo mengangkatnya ke udara.

" Hey kalian tidak boleh seperti itu. Bukan Muhrim " Ucap Eyre tegas.

" Maaf Nek " Ucap Kenzo.

***

Pukul 09:00 cey segera bersiap untuk pergi ke pesta pernikahan Raja. Ia harus menyiapkan mental baja agar tak menangis.

Dengan menggunakan Gamis Hitam bergaris putih di lengan serta khiamar Dan cadar berwarna Hitam yang sangat serasi dengannya.

" Cey Nenek Duluan ya " Ucap Eyre pada cey.

" Tapi Nek " Ucap cey terpotong karena Eyre sudah pergi.

Cey berjalan menuju keluar Rumah di ruang tamu cey melihat Kenzo tengah duduk di sofa sembari menatap cey tajam.

Kenzo berdiri menghampiri cey.

" Mau kemana Hmm~ " Tanya Kenzo manja.

" Aku ada urusan " Jawab cey singkat.

" Mmm ~ Aku ikut baby~ " Ucapnya, Kenzo trauma jika cey pergi jauh' darinya.

" Tidak!! Tidak usah!! Ucap cey Tegas.

" Whayy~ ?? Aku tak perduli aku akan ikut.

***

Akhirnya Kenzo ikut dengan cey. Dari awal cey bersama Kenzo sudah di lihat oleh para tetangga yang kagum dengan Kenzo.

" Ceyyy " Teriak Azis untuk menghampirinya agar menjaga tempat kado.

Kenzo yang melihatnya Langsung melayangkan tatapan tajam.

Mereka berjalan menuju Azis yang menjaga kado bersama Toro.

" Siapa cey?? " Tanya mereka berdua penasaran dengan pria yang mengikuti cey.

" Suaminya " Jawab Kenzo penuh penekan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!