Saat sedang berjalan keluar dari tempat pesta cey ingin membeli Jajan Bakso bakar karena sudah lama tak memakan Jajanan itu.
" Kemana~ " Tanya Kenzo sembari mengikutinya.
" Om beli baksonya 15 Ribu om pedes ya " Ucap Cey pada Om' tukang bakso.
" Siap Neng " Ucap penjual bakso itu.
" Siapanya neng " Tanya penjual bakso itu.
" Suaminya " Jawab Kenzo Tegas.
" Ah-h Suaminya Toh pak " Ucap penjual itu.
" Hmm " Jawab Kenzo singkat.
" Ini Neng " Sembari memberikan bakso bakar itu.
" Oh iya ini pak uangnya " Sebelum cey memberikan uangnya Kenzo sudah menyodorkan uang 5 lembar berwarna merah.
" Ambil saja kembaliannya " Ucap Kenzo.
" Sudah ayo pergi " Ucap Kenzo posesif.
" Terimakasih pak " Ucap Tukang bakso itu setengah berteriak karena merasa senang.
***
Setibanya mereka di rumah sudah ada nenek cey di situ menunggu mereka berdua.
" Nenek kenapa di luar?? " Tanya cey.
" Cari angin cey, besok kamu akan menikahkan cey " Tanya Eyre.
" Tentu " Ucap Kenzo tegas. Cey yang mendengarnya langsung menginjak kaki Kenzo.
* Akhhh sakit * gumam Kenzo.
" Baiklah sebaiknya kalian istirahat besok adalah hari pernikahan kalian. Nenek merestui kalian "
Ucap Nenek cey.
" Bagus, kalau nenek merestui " Ucap Kenzo watados.
" kau sopan lah sedikit pada nenek ku. Bagaimanapun Juga dia Lebih tua darimu. " Ucap cey dingin.
" Ceylon Kamu tidak boleh seperti itu pada calon suamimu " Ucap Eyre tegas.
Cey berlalu menuju kamarnya, Ia berpikir beginikah rasanya akan menikah dengan orang yang tak ku cintai. Dan sahabatku menikah dengan Orang yang aku sukai.
Zelaa🤓🩹
04:30
" Cey kau di mana orang tua mu Sudah tiada "
" Jangan bercanda zela "
" Tidak aku tidak bercanda "
" Kata polisi mereka di bunuh "
" Yang kuat ya cey "
" Jangan menangis "
Itulah isi pesan dari Zela...
" Nenek " Ucap cey setengah berteriak karena syok.
" Kenapa cey " Tanya Eyre bingung. Kenapa cucunya ini menangis.
" Ayah dan ibu Ne–k Zel–a b–ilang kalu mereka Meninggal " Ucap cey sesenggukan.
" Inalilahi WA inalilahirojiun " Ucap Eyre.
" Kamu anak kuat cey kamu tidak boleh menangis, mereka sudah tenang di alam sana "
Ucap Eyre.
" Sudah' cepatlah bersiap kita akan pergi ke kantor Urusan agama. " Ucap Eyre.
* apakah tidak bisa di tunda dulu, sebegitu inginnya kah nenek melihat aku menikah dengan dia * ucap cey terisak.
Cey memakai gamis oversize dan khimar serta cadar berwarna Hitam. Begitu pula dengan Kenzo. Kulit cey yang putih Sangat cocok dengan warna hitam.
***
Di KUA akhirnya Kenzo mengucapkan ijab kobul. Dan itu pula lah yang membuat cey kembali menangis.
" Qoblitu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkuur wa radhiitu biha, wallahu waliayut
Taufik "
" Bagaimana para saksi, sah?! "
Mereka yang ada di sana kompak mengatakan Sah. Memang pernikahan mereka hanya di hadiri sedikit orang karena mendesak dan juga jika di sebar luaskan Maka cey dalam bahaya. Secara Kenzo ada seorang Mafia.
" Silahkan untuk mempelai pria dan wanita harap saling memasangkan cincin " Ucap pak penghulunya.
Mereka pun saling memakaikan cincin. Cey tak menyangka jika ia sudah jadi istri orang.
" Nek saya akan membawa cey Ke Belanda " Ucap Kenzo.
" Baiklah jaga cucu Nenek "
***
Di perjalanan cey hanya diam perasaannya saat ini campur aduk. Kenapa masalah terus menerus datang secara bertubi-tubi begini.
" Kenapa baby~ apa kau mual " Tanya Kenzo.
" Tidak. Setelah mendarat aku akan pergi ke rumahku terlebih dahulu " Ucap cey.
" Mengapaa~ ?? Bukankah mereka sudah Tiada "
Tanya Kenzo.
" Kau Tau!? " Cey kaget saat Kenzo tau akan hal iti.
" Ya~ tentu aku tau karena aku yang membunuhnya " Jawab Kenzo santai.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments