part 2

Engga sarapan dulu key? "

" Sarapan ko ma ucapannya sembari mengambil roti yang sudah ada di piring "

" Hadeh anak ini, yah anterin cey yahh "

" Iyaa sayangku cintaku, aku berangkat ya ucap Edwin "

" Lebay, Hati-hati " Ucap Sara.

35 menit akhirnya cey sampai di kampusnya.

Terlihat sudah lumayan ramai karena cey tinggal di Belanda lumayan ada beberapa Gadis menggunakan pakaian minim.

Kita perkenalan terlebih dahulu, Di dekat pintu masuk kampus terdapat Louis dan Teresa.ya Louis adalah Queen bully bahkan di kampus tersebut tak ada yang berani berurusan dengannya karena ayahnya adalah yang memiliki kampus tersebut.

" Ayah....cey masuk ya, Asalamualaikum "

" Iyaa belajar yang rajin cey, waalaikum salam "

Di perjalanan menuju pintu kampus cey sudah di pandang rendah Oleh orang' kampus. Cey tetap berjalan menuju pintu kampus. Hingga Louis menghadangnya.

" Wow kita kedatangan ******* Sa ucapannya "

" Yaa sepertinya bisa kita jadikan mainan Louis ucap teresa "

" Cey mendengarkan mereka. Maaf boleh saya pergi?? Tanyanya "

" Louis memberi isyarat pada teresa agar memberikan minuman yg di penganya padanya. Tanpa berlama-lama byurrrr air minuman tersebut mengenai Cey, untung cey memakai tudung Hoodie nya jadi Tak basah. Orang' melihat ke arah mereka tak ada niatan sama sekali untuk menolongnya. Sudah melakukan hal itu baru Louis dan Teresa pergi.

" Cey yang sudah mengepal tangannya hanya diam, tak bergeming."

" Astagfirullah sabar cey sabar, sabar, sabar ucapnya. "

Pelajaran telah usai Sekitar pukul 04:30 dengan bergegas cey merapikan buku'nya dan segera pergi ke toko bunganya. Key berjalan menuju halte bus untuk menaiki angkutan tersebut.

5 menit berlalu cey sampai di toko bunganya.

" Huft akhirnya sampai ayo kita semangat ceyyy ucapnya menyemangati diri " Cey mulai menyusin bunga'nya dengan rapih, menyapu lantainya hingga bersih, setelah selesai cey mengeluarkan bukunya dari tas ingin mengulangi pelajaran.

Kring kring kring ada seseorang datang cey langsung berdiri melihat siapa yang datang ke tokonya. Yaa ternyata itu Zela teman cey.

" Ceyyy i'm coming " Ucapnya bar bar

" Ngucap ngucap bah "

" Bedgam brader " Zela ini bukan Islam dia Atheis.

" Hmm, ada apa zel? Tumben datang ke Toko " Ucap cey pasalnya temanya ini jarang datang ke tokonya karena cey alergi serbuk bunga.

" Ce ileh mampir ajaa ngilangin suntuk, eh nih kopi kesukaan loo "

" Makasih zela Wertheim ^^ "

" Iye iye sama-sama ucapnya "

Di sebrang sana ada seseorang yang tengah mengawasi cey ya siapa lagi kalau bukan Kenzo Geiard Wolter Atmadja. Sangat tak mungkin baginya untuk tak melihat wajah cey sehari saja.

" Cantik gumamnya "

" Tunggu aku sebentar lagi Leu "

Hari ini begitu banyak yang membeli Bunga sampai membuat cey dan zela kewalahan melayani pembeli. Waktu menunjukkan pukul 19:00 toko pun di tutup.

" Cey ayo bareng sama gue aja ucap zela "

" Kamu ga malu zel temanan sama saya?? Ucap cey malu "

" Pfttt buwahahahah, malu ngapa si ga jelas lu. Udah ayo naik sergah zela "

" Sipp jangan laju' ya zel bawa motornya "

" Ga janji deh gue "

Di perjalanan, mereka di hadang oleh beberapa mobil sport yang mengelilingi mereka. Satu per satu laki-laki bertubuh kekar dan tinggi keluar dengan mengenakan pakaian serba Hitam.

Zela dan cey turun dari motornya perasaan mereka sudah tak enak. Zela berucap....

" SIAPA KALIAN "

"kami tak memiliki urusan dengan mu nona, tetapi kami di perintah kan untuk membawa nona yang di belakangmu itu"

"Zela menoleh ke belakang cey bingung(apakah aku) "

"Bermimpilah dahulu jika ingin mengambil sahabat ku sia*an" Ucap zela sembari melindungi cey.

Salah satu bodyguard tersebut berusaha menculik cey dengan cepat cey menyikut leher pria tersebut hingga pingsan.

Perkelahian pun di Mulai.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!