hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komen ya....⭐
selamat membaca...🌹
🌿🌿🌿my beautiful target 🌿🌿🌿
Hari ini adalah hari yang paling dinantikan dan ditunggu-tunggu oleh para pebisnis muda di Amerika,hari dimana CEO Mathew Anderson akan memperkenalkan adik angkatnya sekaligus pewaris tunggal dari GLJ yang kini dipegang oleh Mathew.sudah bertahun-tahun lamanya nona muda Benedict itu tersembunyi dari publik,dan kini wajah gadis itu akan ditampilkan dihadapan umum.acara ulang tahun perusahaan bertepatan dengan hari ulang tahun gadis itu.
suasana hiruk pikuk terdengar jelas di dalam aula ballroom hotel milik WJC yang telah disewa oleh Mathew sebagai tempat ulang tahun sang adik.
nampak ruangan didekorasi sedemikian rupa dengan suasana tenang dan elegant didominasi warna biru lembut dan putih.
suara keriuhan itu nampak senyap tak kala dua orang pria tampan masuk dengan diiringi beberapa orang pria yang berwajah kaku dan datar,namun pesona pria dalam balutan toksedo hitam dengan garis benang emas itulah yang paling memikat hati.
"kyaaaa itu CEO Gergino wahhh tampan sekali....."
"lihatlah tuan keano juga sangat tampan"
"aaaaa izinkan aku memiliki salah satu dari mereka....."
"Mr Leonardo tolong lihatlah kami...."
"Bla Bla Bla....."
Leonardo memasuki ballroom hotel milik WJC itu.manik pria itu memandang datar pada suasana biasa yang selalu ia lihat saat memasuki sebuah pesta.pria itu mendesah malas dan berjalan menuju sebuah kursi dan lebih memilih menikmati segelas wine ditangannya.
tidak lama suasana kembali senyap saat 4 orang pria berwajah tampan masuk dengan toksedo serba hitam,namun kini semua mata terfokus pada seorang pria berwajah tampan rupawan dalam balutan toksedo putih bergaris hitam dimana,disela toksedo ya terlihat masing-masing terselip sebuah pistol Glock 20.wajah tampan itu terlihat dingin dan mengintimidasi.arkansas,pria itu berjalan angkuh diiringi oleh Axel,Ryu dan Tristan.
Arkansas menoleh dan ketiga sahabatnya mengerti bahwa pria itu ingin menyendiri, Arkansas segera berjalan menuju sebuah kursi didekat meja bartender dan mengambil segelas cocktail.maniknya terlalu malas menatap suasana membosankan dihadapannya.
para wanita terus melirik diam-diam pada wajah pria bermanik hazel dengan rambut sehitam malam yang sangat menawan,para wanita diam menikmati tanpa berani bersuara.siapa yang tidak mengenal pria tiran seperti Arkansas?. belum lagi sang dewa Yama,si mata dewa dan si babyface iblis berada dibelakang sang pangeran iblis tiran,semua mata hanya bisa memandang takjub sekaligus takut.
dia adalah bos besar dari balik layar sang leader organisasi mafia terbesar di Britania Raya Blood Eagle.seperti sang ayah, Arkansas terkenal kejam,bengis dan pembunuh berdarah dingin melebihi sang ayah dulu.dibalik paras tampan bak malaikat itu,pria itu sudah menumpahkan banyak darah dan membunuh dengan kejam.namun satu yang orang lain tidak tahu,pria itu tidak suka mengotori tangannya secara langsung.arkansas memiliki para pembunuh handal dibalik kekuasaannya. sahabatnya,para pembunuh dengan ciri khas masing-masing.pria itu hanya akan turun jika adrenalin akan haus darahnya muncul.
jika Rafendra membunuh langsung ,maka putranya adalah sang pembunuh dibalik layar.
Axel ,pria itu memilih berkeliling dan menggoda para wanita yang terlihat menarik dimatanya.
Ryu,pria bermata sipit itu justru kini terlihat sibuk dengan game di ponselnya.terlalu malas melihat keramaian manusia dengan tampilan wajah dan pakaian mewah di sepanjang matanya memandang.
Tristan,pria manis itu terlihat antusias dibandingkan sahabat-sahabatnya.maniknya berbinar kala menatap para undangan wanita berpakaian elegant dan kebanyakan terkesan seksi,para pria memakai toksedo berwarna gelap dan terlihat menawan.matanya memandang langit-langit dan melihat sebuah lampu kristal besar yang tergantung dengan indah disana.kembali menginggat undangan yang pria itu baca untuk sang bos,undangan mewah yang terukir nama sang bos dengan sebuah tinta emas menunjukkan bahwa betapa spesialnya posisi sang bos sebagai tamu terhormat di pesta perusahaan GLJ itu.
"Mr Anderson pasti sangat kaya"gumam Tristan sembari mengambil segelas cocktail dari seorang pelayan yang berjalan hilir mudik membawa nampan berisi beberapa gelas cocktail.
manik arkansas tanpa sengaja bertemu dengan manik mata Leonardo,kedua pria tampan itu saling melemparkan tatapan mata tak bersahabat dan saling menilai kemampuan masing-masing.dan kini keduanya berdiri saling berhadapan dengan pandangan membunuh satu sama lain.
"jadi dia yang telah menolong gadisku saat tertembak,aku tau arti pandangan mu pada ladyku.namun jangan pernah berharap aku akan membiarkanmu"batin Arkansas menyeringai kejam.
"apapun yang terjadi,aku tidak akan menyerah meski harus melawan pria sepertimu.karna cintaku mutlak untuk diriku"batin Leonardo menatap balik tatapan tajam arkansas,jujur saja Leonardo merasa terintimidasi.namun apa boleh buat,cinta sudah menguasai akal sehatnya.Arkansas berbahaya dan Leonardo sadar itu.
Arkansas menatap malas pada semua mata wanita yang memandangnya,jika bukan ingin melihat gadisnya.ia tidak Sudi berada ditengah-tengah lautan manusia berwajah penuh polesan disana-sini.beramah tamah? Arkansas rasanya ingin tertawa sekarang.
🖤🖤🖤
disana,disana terlihat pasangan paruh baya bersama putra putri mereka.
"papa,Stefani tidak menyangka pesta pengenalan Naya ini besar sekali.padahal dia hanya adik angkat dari tuan muda Anderson"desah Stefani menatap iri seluruh ruangan yang didekorasi sedemikian rupa untuk saudari tirinya.
"padahal kita keluarganya,namun mereka memperlakukan kita seperti orang asing"kompor Monika selaku istri William.
"pah,lihat disana.itu tuan muda Wiguna juga tuan muda Gergino dan papa harus cepat melobby mereka itu,berkenalanlah pah dan buat ke dua pria itu memihak kita"desak Monika kala melihat arkansas dan Leonardo yang sedang berdiri seolah saling menyapa dengan tenang satu sama lain.tidak tahu saja mereka tengah perang batin.
william mengangguk dan segera membawa keluarganya menemui kedua pria beraura dingin mencekam itu.
"saya tidak menyangka,pria berkuasa seperti anda berdua Sudi hadir di pesta putri saya ini"sapa William sembari menampilkan senyum palsu diwajahnya.jujur saja pria paruh baya itu sangat kecewa dengan perlakuan Liora padanya.meski gadis itu membenci keluarganya,tidak seharusnya liora memperlakukan mereka seperti orang asing.
Arkansas memandang datar tamu tak diundang dihadapannya.siapapun yang dibenci oleh gadisnya,itu berarti musuh bagi Pria itu.arkansas muak terutama saat melihat sosok wanita disamping William,wanita dengan make up tebal dan baju pesta yang sangat jauh dari kata sopan.senyum genit terlihat dari wajah Stefani yang tengah menatap wajah Arkansas tidak berkedip.ingin sekali pria itu menghabisi para penjilat dihadapannya ini namun menginggat ini pesta Anderson, Arkansas mendesah sabar.
Leonardo tersenyum smirk saat melihat para wanita mulai berani berkumpul didekat Arkansas,pria itu diam saja dengan aura membunuh yang kental.para tamu seketika menjauh perlahan saat tatapan Arkansas mulai menajam murka.
kedua pria itu tengah sibuk dengan pikiran mereka masing-masing hingga suara bisik-bisik gumaman kagum dari para tamu memenuhi ruangan.
(ini style MC Lio)
disana,disana turun dari atas tangga seorang gadis cantik dengan senyum manis diwajahnya.gadis itu tengah dituntun dengan seorang pria tampan dan seorang wanita cantik di kanan kirinya.
"wah....siapa gadis cantik itu?"
"apakah dia adik Mr Anderson?"
"lihat Mr Anderson dan Miss Joana turun mendampinginya"
"betapa cantiknya dia...kecantikan yang alami"
"Bla.... Bla.... Bla"
Arkansas dan Leonardo seketika menoleh saat suara berisik penuh pujian itu menyapa pendengaran mereka.stefani menggeram emosi,Monika mendengus jengkel dan William ayah kandung liora bungkam tak bersuara.harusnya posisi Anderson ditempati olehnya,namun apa ini? ia terlupakan.
Arkansas terpana dengan senyum tipis yang tidak dapat dilihat oleh siapapun.
"jadi ladyku seorang Benedict,pantas saya dad menertawakan ku saat melihat laporan dari Axel,sungguh pintar kau sayang"batin arkansas melirik Axel yang tengah melongo tak berkutik.sial!! Axel si mata dewa kecolongan.
"pantas saja sulit kutemukan,kau ternyata Benedict yang tersembunyi dengan baik selama ini"batin Leonardo tersenyum lebar.
Stefani mengeram saat melihat gaun yang dikenakan saudari tirinya.sederhana namun elegant dan manis,wanita itu tahu harga gaun liora.gadis itu kini dipenuhi iri,dengki dan kecemburuan yang dalam.
Liora gadis itu turun dengan senyum kemenangan saat undangannya dipenuhi oleh ayah serta ibu dan saudari tirinya.tidak sia-sia siang tadi Daisy dan Amber menyeret seorang make up artis dan perancang gaya ternama ke mansion ya.
liora berjalan angkuh dan berkelas penuh keanggunan kearah Stefani dan Monika dan sayangnya arkansas,pria mesum dan modus itu kini berada disana dengan senyum menjengkelkan menatap wajah cantik liora penuh rencana.
Stefani membuang gengsinya dan mulai berlaku layaknya adik kakak yang bahagia.
"selamat ulang tahun adikku Liora" ucap Stefani dengan wajah bahagia yang dipaksakan.
"kakakku yang sibuk akhirnya kau datang juga"balas liora dengan senyum manis yang memikat para pria disana.
William segera mengambil langkah demi membuat Arkansas atau setidaknya Leonardo mengenal putri tirinya Stefani.
"maaf Mr Ar dan Mr Leonardo,perkenalkan ini adalah Stefani kakak dari putriku liora"ucap William sembari menarik lengan Stefani mendekat.
"memangnya saya bertanya pada anda tuan William?"skak, Arkansas benar-benar pria bermulut pedas.william bungkam dan malu seketika.
"saya tidak tertarik"timpal Leonardo sama acuhnya dengan arkansas,Stefani malu dan seketika menunduk mendengar segala cibiran untuk keluarganya.
posisi liora yang sedari tadi berbicara sambil agak jauh membelakangi Arkansas maupun Leonardo membuat kedua pria itu mendesah kecewa.
Stefani mencari akal demi mempermalukan liora.gadis itu menatap kolega keluarganya,pria tua mesum yang suka dengan gadis muda.
"kena kau" batin Stefani menyeringai licik.
liora menoleh menatap Arkansas dan Leonardo.
deg.....
"jantung tenanglah"batin Arkansas berdebar melihat senyuman manis liora yang tengah menatapnya lembut.
deg....
"tolonglah jangan tersenyum padaku"batin Leonardo yang berdiri terpaku disamping Arkansas,keduanya sama-sama diam membeku,gadis ini sungguh luar biasa.
TBC...
besok El sambung ya....ngetik butuh tenaga ekstra saat banyak silent reader bertebaran.....🙄🙄
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 265 Episodes
Comments
Triiyyaazz Ajuach
ini lagi satu lagi uler keket disekitar Arkansas
2023-06-08
0
pembaca dalam hati
ini pemeran utama cowonya siapa sii
2020-11-12
7
Neng Niehan
bakalan seru leo dan ar semangat ya thor
2020-10-16
1