hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komen ya.....⭐
selamat membaca.....🌹
🌿🌿🌿my beautiful target 🌿🌿🌿
pagi hari yang cerah tidak mampu membawa pengaruh baik diwajah tampan seorang pria yang nampak terlihat gelisah.
Arkansas nampak duduk disebuah kursi sofa tepat didepan Rion dan posisinya kini diapit oleh Ryu dan Axel, Tristan dan James nampak sibuk mengotak-atik dan membongkar sebuah laptop entah milik siapa?,sangat kurang kerjaan sekali wakil delta dan anggotanya itu.
kini para ketua BE dan big bos mereka telah selesai berkumpul untuk membicarakan perihal sebuah organisasi rahasia yang mulai membuat resah dan menganggu segala kegiatan BE yang dipimpin oleh rion.kini mereka telah duduk santai menikmati kegiatan masing-masing.entah sedari tadi tak ada yang berani bersuara melihat big bos mereka terlihat gusar?.
disana,James mendorong Tristan untuk duduk menjauh darinya.suara berisik penuh protestan Tristan mengisi ruang rapat Inti BE itu.
"JAMES!!!!KAU KENAPA SIH?!!"teriak Tristan frustasi saat tubuhnya jatuh akibat dorongan kurang ajar James ,tubuhnya kini terjerembab dilantai dengan mengenaskan.
"jauh-jauh dariku,kau bayi tua"ucap James santainya.
"KENAPA TIDAK KAU SAJA YANG DUDUK SEJAUH MUNGKIN!!!KAU SUPIR KURANG AJAR!!!ADUH PAN*AT CANTIK KU"protes Tristan sembari mengusap pan*at nya yang mencium lantai akibat ulah James.
"supir.... supir biar supir kendaraanku itu pesawat dan helikopter "sinis James tidak terima dipanggil supir oleh si babyface BE.
Axel melirik sekilas posisi kedua sahabatnya itu.
deg......
maniknya melotot horor saat melihat penampakan mengenaskan laptop barunya.
"SIAPA YANG MENYENTUH LAPTOPKU!!!AKAN KUBUNUH KALIAN BERDUA!!!"teriak Axel emosi.segera ia bangkit dan berjalan cepat menuju Tristan dan James yang sudah bergidik ketakutan akan aura si mata dewa BE itu .
Bugh....
Bugh...
Krak.....
"AARRKKHHHHH"pekik James dan Tristan yang tidak siap menerima amukan Axel.
Axel langsung membogem perut kedua pria tampan itu tanpa ampun ,dan dengan bringas si mata dewa itu memelintir tangan James dan Tristan kemudian menendang tubuh keduanya jatuh terjerembab.
nafas Axel memburu kelelahan menghajar kedua teman laknatnya itu,laptopnya rusak dan semua film dewasanya hilang!!!Axel mengeram dan kembali duduk sembari terus memberikan tatapan membunuh pada kedua pria yang sudah babak belur itu.
"Axel!!!kulaporkan pada mami Zenit kau menganiayaku!!"pekik Tristan meringis mengusap pipinya yang membiru.
"bang*at kalau mau baku hantam ngomong dulu biar aku siap "timpal James tidak kalah mengusap sudut bibirnya yang sobek,Axel benar-benar menghajar mereka tanpa melihat teman atau lawan.
"masih berani bicara kalian hah!!!mau kubunuh sekalian"desis Axel emosi.
"ia...ia maaf ,siapa suruh laptopnya diangguri,mana pakai password lagi kan kami utak atik,eh....malah mati ya sudah James bongkar deh"adu Tristan polos sambil menunjuk tepat diwajah lebam james, membuat James mengangga jengkel.
"enak saja kau malah menyalahkan ku,yang minta bongkar siapa?"balas James sengit.
"ya memang aku yang minta,lagipula kenapa kau be*o mau saja disuruh-suruh"jawab Tristan enteng.james mengangga jengkel setengah mati,inilah model teman laknat minta dibuang kelaut Atlantik.ingatkan James membuang Tristan nanti saat dia berada dalam pesawat yang di kendalikan oleh James!.
Axel berdehem dan menatap tidak perduli, lagipula laptopnya sudah rusak mau apalagi.diam dan mulai meraih ponselnya Axel kembali tenggelam dalam game cacingnya.
Arkansas mendengus jengah,manik matanya berkilat geram.ryu seketika bangkit dan menjauh sebelum menjadi tempat pelampiasan amarah si bos es.teman-teman ya sungguh tidak bisa melihat situasi dalam bercanda.
Rion terkekeh geli,pria tampan itu melipat kedua tangannya didepan dada dan memandangi perdebatan James dan Tristan penuh minat.
tiba-tiba.......
"mau taruhan tidak? si bos udah jatuh cinta sama Miss liora ,kalau mereka sampai jadi kekasih.aku akan loncat dari jetfly pesawat BE" disana terdengar suara James dari sebuah perekam suara yang dibunyikan oleh tristan.arkansas menaikkan sebelah alisnya dan menyilang kan kedua kakinya angkuh mulai menyimak.
"TRISTAN BAYI BUSUK!!!BUAT APA KAU MEREKAM SUARAKU!!!?"panik James saat tatapan tajam sang bos seakan menembus kepalanya.
"kami menunggumu melompat dari pesawat jet BE,James!!"Ryu kini bersuara sembari tersenyum menyeringai.
"sial*n kalian memang teman tidak ada otaknya,sudahlah.walau tidak loncat dari atas pesawat,tetap saja aku akan mati ditangan bos manusia es ini"tekan James jengkel.
"kalian tahu,saat Axel mengirim pesan bos es tersenyum pada orang asing.sumpah langsung sulit bernafas rasanya"ungkap Tristan menggeleng tidak percaya.
"kau tidak bisa bernafas,nah aku tidak bisa tidur membayangkan wajah datar itu tersenyum"tambah Rion sambil terkekeh geli.
"terus taruhan kita gimana,masih lanjut nih?"tanya Axel menatap kawan-kawannya .
"tunggu saja,nona liora masih belum bos luluhkan"ucap Ryu menatap wajah datar tanpa ekspresi Arkansas saat teman-teman nya sibuk membicarakan masalah percintaan nya.
"tenang saja memang ada gadis yang sanggup jadi pasangan si bos,mendekat saja sudah mati berdiri pasti aku akan menang taruhan dan kalian harus jadi babuku hahahaha......."suara tidak tahu diri James tergelak tanpa sadar raut wajah gelap Arkansas.
"maksudmu bos tidak cocok dengan seorang gadis,cocoknya sama lelaki begitu?"tanya Tristan tidak mengerti,raut wajah polos pria manis itu sungguh membuat Axel tergelak seketika,Ryu dan Rion bertepuk tangan heboh dan James? pria itu langsung berdiri dan menutup mulut lancar tanpa rem tristan.bahaya, sungguh bahaya bungsu BE ini.
"sudah mending tutup saja mulutmu Tristan,bikin pusing saja kau ini.bisa-bisa mulutmu itu membuatku tewas, lama-lama kau yang kubuang dari atas pesawat"emosi James dan mendapat gelak tawa dari yang lainya.
drtt.......
Arkansas memandang ponsel yang tengah menampilkan nama dokter Samuel,sahabat Gabril yang juga adalah dokter pribadi kediaman Wiguna.
"maaf Mr Ar,nona yang anda bawa semalam pagi-pagi sekali sudah meninggalkan rumah sakit tanpa memberi tahu"suara panik Samuel membuat manik mata Arkansas melebar seketika.ada-apa dengan gadisnya?.
Tut.........
tanpa bicara, arkansas menutup sambungan telfon dan segera memanggil Tristan.
"Tristan,liora dimana dia?cepat hubungi bawahanmu dan tanya kemana gadisku" suara arkansas terdengar serak mengerikan membuat Tristan buru-buru menghubungi anggotanya.
"dimana!!"ucap Arkansas penuh penekanan.
Rion, Ryu, Axel dan James seketika merinding mendengar nada mengerikan arkansas.
"di apa... apartemen bos"gagap Tristan melihat tatapan setajam elang milik Arkansas.
Brak......
suara bantingan daun pintu membuat lamuanan 4 pria tampan selain Tristan segera terlonjak kaget.sungguh,predikat kurang ajar mungkin memang sangat cocok untuk kelakuan seorang arkansas.namun siapa perduli?.
"gadis ini benar-benar!!! kenapa dia pergi begitu saja saat tubuhnya sendiri sedang sakit seperti itu"ucap Arkansas kesal namun kecemasan nampak jelas dari raut matanya.
🖤🖤🖤🖤
disinilah kini arkansas berdiri mengetuk pintu apartemen gadisnya.
tok....tok...Ting ....tong......
ketukan dan suara bel sudah arkansas coba lakukan demi pintu itu terbuka.arkansas mendengus kesal setengah mati.
"liora,kau didalam?"panggil Arkansas dengan suara tenang meski hatinya kini merasa cemas.
merogoh ponsel di sakunya dan menghubungi resepsionis apartemen yang sudah beberapa waktu lalu menjadi miliknya.
"Bawa kunci duplikat apartemen 105 sekarang"suara dalam penuh ketidak sabaran pria itu membuat kunci yang ia minta sampai kurang dari 5 menit.
hening.....
gelap....
sunyi......
itulah yang Arkansas rasakan saat membuka dan memasuki kamar apartemen gadisnya.
deg......
jantungnya serasa diremas saat melihat kini liora tengah terbaring lemas seorang diri didalam selimut tebal.terlihat tubuh mungil itu bergetar dan peluh yang menghiasi kening gadis itu,gadis itu terpejam dengan suara meringis pelan.
"kak Mathew tolong matikan AC nya kak,dingin Queen tidak tahan tolong"liora bergumam dengan mata setia terpejam.
hati Arkansas mencelos sakit,gadis itu sakit dan ia nekad pergi dari rumah sakit dan kini malah terbaring seorang diri di apartemen nya.
pria itu berjalan meraih remot AC dan menurunkan suhunya agar tidak terlalu dingin.pria itu kini duduk disampingnya ranjang liora,jujur saja.seumur hidupnya tidak pernah sekalipun Arkansas mengurusi orang sakit.menelfon salah satu kawannya bisa mengundang dokter satu rumah sakit jika tuan besar Wiguna tahu anaknya menghubungi dokter.arkansas memijit pelipisnya pusing.
pria itu nampak berfikir keras.memasak bubur untuk liora makan?bukan,bukan makanan yang akan tersaji namun racun hasil olahan tangannya nanti yang akan terlihat.arkan tidak bisa memasak!.ia tidak ingin membahayakan gadisnya dengan masakan hasil olahannya.maka dari itu ia memutuskan mencari tahu dulu .
pria itu merogoh ponselnya dan membuka google,ia mengetik cara merawat orang yang sakit.tak lama pria itu memasuki dapur dan mulai mengambil sebuah panci yang telah diisi air ,meski kini kemejanya menjadi basah akibat terlalu terburu-buru ia tidak perduli dan kembali mengerjakan urusannya.
menyalakan kompor dan menunggu hingga airnya panas,sabar!!!untuk pertama kalinya seorang arkansas mau menunggu dengan sabar,bahkan sedari kecil ia tidak pernah menyentuh dapur dan kini justru ia malah harus memasak walau hanya air demi gadisnya.
Arkansas mencari sebuah handuk kecil untuk mengompres gadis keras kepala dihadapannya ini.memeras dan menempelkan kain itu dikening hangat liora.
"sudah sakit seperti ini masih keras kepala,kenapa begitu sulit meraihmu my lady?"gumam Arkansas sendu.
seluruh tubuh liora menggigil dengan peluh membasahi piyama yang ia pakai.arkansas meneguk Saliva ya saat bayangan tubuh polos liora menari-nari didalam pikiranya.
Damn!!!!!
tidak mungkin ia melepas dan mengantikan baju liora,meski ia sangat mencintai gadis itu.namun arkansas tidak ingin liora salah paham nantinya.jangankan membuka pakaian gadis itu,menyentuh tangannya saja Arkansas sudah berdebar-debar dan kini lihatlah telinga pria dingin itu memerah.
from : AR
to : my mom
mom,bisa datang ke apartemen Walt property kamar 105 sekarang?
From: my mom
to : My BOy
kenapa sayang? baiklah tunggu sebentar mommy masih tunggu daddymu tidur dulu 10 menit ok.
Arkansas menutup ponselnya dan berbaring sambil memeluk tubuh Liora erat berharap gadis itu tidak kedinginan lagi.tubuh mungil itu sangat pas dalam pelukannya, pria itu menatap wajah damai liora dan mengecup keningnya lembut.
cup......
"sweat dream my beautiful target"gumam Arkansas terkekeh geli membelai wajah cantik yang nampak sangat manis dimatanya.
menunggu,Arkan menunggu kedatangan ibunya agar Anggi nanti bisa memasak bubur untuk liora dan bisa mengganti baju tidur gadis itu.
🖤🖤🖤
TBC....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 265 Episodes
Comments
04581
liora keras kepala,, d tolongin mlh kabur"an ajh
2024-04-25
0
Triiyyaazz Ajuach
msh sakit kok nekat pergi Liora
2023-06-08
0
🌺°. Wendy Allen .°🌺
Tristan kau lucu sekali ...
😅😅😅😅
2022-11-21
0