hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komen ya......
selamat membaca....🌹
🌿🌿🌿My Beautiful Target 🌿🌿🌿
pelabuhan san Fransisco........
malam yang diterangi cahaya bulan menjadi saksi saat Liora,Nixon dan juga Amber kini menjalankan rencana nona besar Benedict itu.
kini Liora dan Nixon telah siap dalam persembunyian mereka memantau keadaan sekitar,sedang Amber sudah siap menyisir keadaan dengan sniper miliknya.kenapa bukan Liora yang menembak?.karna Liora tidak bisa memakai senjata api Laras panjang, tugasnya sebagai pengamat,Nixon pencari informasi dan Amber akan mengeksekusi.
saat ini Liora tengah mengintai dan menunggu bbeberapa orang pria yang akan melakukan transaksi dengan wakil Dirut perusahaan keluarganya. Nixon dan Liora sedang bersembunyi disalah satu kapal yang sudah tidak terpakai,sesekali Nixon menggerutu kesal akibat bau busuk dari sekitar pelabuhan kosong yang sudah lama tidak terpakai.
"oh my.......disini aku ingin pingsan Q, nix.ini bau sekali aku ingin muntah"suara kesal Amber terdengar dari earphone yang bertengger manis ditelinga Liora dan Nixon.
Nixon mendengus kesal,apa dia disini lebih baik?.Nixon bahkan berani bertaruh ,tempat persembunyian dia dan Liora mungkin lebih parah.jika bukan karena keinginan Liora menangkap basah Robby,Nixon bersumpah tidak akan mau ketempat busuk seperti ini.
"hei Am!!!kau fikir tempat mu saja yang berbau busuk?hell!!! tempat kami jauh lebih pengap darimu,jadi diam dan jangan mengeluh terus.kepalaku pusing mendengar ocehanmu"balas Nixon sengit.liora hanya menggeleng melihat perdebatan kedua sahabatnya itu.
"sudah diam dan fokus,ingat Am! begitu kau lihat Robby tembak dia dan lumpuhkan pergerakannya paham!!"tegas Liora mulai waspada saat melihat 3 buah mobil Jeep hitam mulai memasuki pelabuhan.
"fine"balas Liora sebelum sambungan terhenti.
"Q,aku merasa ada yang aneh.kemananan yang terlihat begitu lemah,dan hanya ada orang-orang Robby.dan Yakuza itu sepertinya hanya orang-orang utusannya saja,dimana pemimpin nya?"Nixon mulai curiga saat melihat keadaan sekitar.
"aku tahu Nix,ini memang aneh tapi kita tidak bisa mundur"balas Liora dan segera mengendap menuju mobil box yang baru saja tiba.
"amber tembak Robby saat aku beri aba-aba"tegas Liora melalui earphone nya.
kini terlihat seorang pria dengan beberapa anak buahnya mulai turun dan nampak berbicara dengan beberapa pria berperawakan Asia.
"bosu wa Anata ga Nihon ni okutta shohin o chekku suru Yo ni tanonde imasu"
(bos meminta kami memeriksa barang yang kamu kirim ke Jepang)
"subete ga kuruma no Naka ni arimasu,kakuninshitekudasai,soshite watashitachiha okane o okurimasu"
(semua ada di dalam mobil,silahkan periksa dan uang akan kami kirim)
"arigatou,sugu ni hokoku shimasu"
(terima kasih dan kami akan segera melapor)
semua percakapan Robby dan para utusan Yakuza itu terekam sempurna oleh Nixon.
"Am sekarang!!"
Dor.......
"aarrrggkkhh......siapa yang menembak ku"pekik Robby sembari meringis dan tumbang kala peluru Amber menembus paha kirinya.
tak lama suara mobil melaju kencang membuat Robby dan anak buahnya panik.
"JANGAN BIARKAN MEREKA LOLOS, TANGKAP MEREKA HIDUP-HIDUP!!"pekik Robby murka.
"Nixon,Amber tinggalkan tempat ini cepat!!"perintah Liora kala ia berhasil membawa kabur mobil berisi narkotika dan Nixon sudah berhasil membuat para wanita kabur terlebih dahulu.
"AKU TIDAK AKAN MELEPASKAN PARA TIKUS KURANG AJAR ITU"desis Robby sembari menahan rasa sakit pada pahanya yang tertembak.
tak lama para utusan Yakuza itu melangkah cepat kemobil mereka dan mengejar Liora .
Dor.......dor........
"berhenti kau pencuri"teriak anak buah Robby sembari menembak membabi buta pada mobil yang dibawa Liora.
"**** bagaimana ini.jika aku tidak berhasil kabur maka akan kubakar saja semua narkotika ini lihat saja"kesal Liora mulai panik saat mobil-mobil itu tidak berhenti mengejarnya .
"Q kau dimana?cepat kembali lewat jalan san Dominik lalu belok kiri ada gang kecil masuk ke sana dan kelabui mereka.setelah itu masuk ke dalam hotel Marina dan kabur lewat sana"Instruksi Nixon cepat.
malam itu sungguh Liora harus menerapkan semua kemampuan berkendaranya demi menghindari maut kejaran Yakuza dan anak buah Robby.
..................🌹🌹...............
Liora nampak berhenti dan mulai membakar isi mobil di balik gang sempit samping hotel.tak lama gadis itu berlari memasuki hotel.
Dor......
Dor......
Dor.....
"Oh God!!!cepat sekali mereka!!!"panik Liora
suara tembakan membuat penghuni hotel panik seketika,beberapa orang berpakaian hitam bertubuh besar memasuki hotel dan berlari mengejar Liora .
para Yakuza itu begitu kejam dan menghabisi siapapun yang menghalangi mereka.kemarahan akibat semua barang mereka telah dibakar Liora membuat kini nyawa gadis itu berada diujung tanduk.
darah........
teriakan kepanikan.....
letusan senjata api.....
aroma mesiu beracampur diudara......
Liora semakin panik dan berlari sekuat yang ia bisa.
Tuhan......
Mama.....
kakak......
hanya itu yang ada di dalam otak Liora kini.tak sengaja manik matanya melihat seorang ibu yang terjatuh melindungi anaknya saat berlari hendak keluar hotel.
air mata Liora tanpa sadar terjatuh dan berlari menghampiri wanita paruh baya itu dan membawanya segera berdiri.
para penembak itu hanya tersenyum sinis dan segera mengarahkan senjata mereka pada Liora.
"Manis sekali nona,tapi kami tidak punya waktu dengan drama memuakkan dirimu.sayang sekali gadis cantik sepertimu harus mati"ucap salah seorang bawahan Robby sembari siap mengarahkan pistolnya pada Liora.
Brak...........
Liora tak mau menyerah,dilemparnya sebuah kursi yang tidak jauh darinya hingga memungkinkannya untuk segera melarikan diri.
"BERANINYA KAU GADIS TIDAK TAU DIRI!!!!AWAS JIKA KUDAPAT AKAN KUBUNUH KAU!!"murka seorang pria Jepang saat darah mengalir dari kening nya yang terkena lemparan kursi Liora tadi.
Liora mengambil sebuah bom asap dari balik rompi yang ia kenakan,persiapan plan B jika plan A gagal.
Pesssss..........wushhhh...
asap tebal terlihat memenuhi seluruh lobby hotel.
Liora terus berlari menjauh,tidak masalah ia dalam bahaya asal kedua sahabatnya selamat.telinganya dapat mendengar teriakan murka orang-orang yang mengejarnya.
Grep......
"emmmm LEPASKAN AKU"pekik Liora kala seseorang menangkap dan membekap mulutnya.
"we caught you young lady"geram seorang anak buah Robby.
Liora berontak tidak mau menyerah,namun tubuh mungilnya tak mampu melawan para pria berbadan besar itu.
"kau fikir bisa kabur dari kami?"Liora dibawa paksa memasuki sebuah mini Van hitam.mobil terus melaju sembari Liora diam dan memikirkan cara untuk bisa kabur dari situasi buruk saat ini.
mobil berhenti,Liora menatap sekitar bangunan ini seperti hotel dengan tinggi menjulang.
"aku pasti akan lolos lihat saja"batin Liora penuh tekad.
"diam dan ikut kami jangan banyak tingkah"peringatan salah satu pria itu tegas.liora acuh dan tidak perduli.
tubuh gadis itu didorong masuk ke sebuah lift.
Sreetttt......srak........
"AAARRRRRGGGGHHH"pisau belati Liora berhasil melukai pria yang menjegal lengannya.
Dreeeeettt........
alat kejut listrik stun gun yang ia bawa berhasil menumbangkan kedua pria yang menyeretnya.
"kalian fikir bisa menghentikan ku??mimpi !!"setruman tiba-tiba yang dilakukan Liora membuat kaget para pria itu.
dengan langkah cepat,Liora berlari menuju tangga atap gedung dan sialnya Liora tak tahu itu.
"Breng*ek cepat tangkap gadis itu"
Liora berlari sekuat yang ia bisa ,Liora panik dan menutup pintu rooftop dan menguncinya.nafas gadis itu memburu dan keringatnya mulai bercucuran.
"apakah aku harus melompat?"monolog Liora saat melihat pagar pembatas gedung,jika berdiam saja ia akan segera tertangkap.
Brak........
"GADIS SI*L AKAN KAMI BUNUH KAU JIKA TERTANGKAP"Suara penuh amarah disertai dobrakan pintu membaut Liora menegang.
suara semakin gaduh dengan teriakan penuh makian kemarahan.
1.......
2......
3......
Liora menghitung dalam hati.mengambil ancang-ancang dan menutup mata,Liora bersiap melompat ke sebelah gedung yang tak jauh dari tempatnya berdiri.
"APA YANG KAU LAKUKAN?!!!JANGAN COBA-COBA MELOMPATI GEDUNG INI"teriak pria itu semakin geram.
Wushhhh........
hening......
terpaku...
Liora melompat setinggi mungkin dan berhasil,gadis itu tidak menyerah meski lututnya harus beradu dengan kerasnya tembok akibat terjatuh tadi.liora mengambil nafas dan melihat para pengejarnya melongo geram.segera kakinya memaksa menjauh.
"APA YANG KALIAN LAKUKAN!!! TANGKAP DIA!!!"
Brukhhhh......
kelelahan dan nafasnya tercekat,Liora tumbang terjatuh menghantam kerasnya aspal.
"Arrgkh....."memekik sakit,darah mulai keluar pada lutut gadis itu yang semakin sakit .
Dor........
"Da*n penembak jitu heh!!bahkan Robby pria picik itu berniat membunuhku**"Maki Liora kala pundaknya tertembus peluru dari jarak jauh.
Dor.....Dor.....Dor.....
"BERHENTI ATAU KAU AKAN MATI "teriak para pria itu disertai tembakan peluru terus menerus.
pusing, Liora semakin lemas kala darahnya semakin deras dan tubuhnya mulai letih.
...................🌿🌿🌿..................
Leo baru saja selesai menemui Mathew kala kedua pria itu berhasil menyepakati kerja sama mereka .
"math,kerja sama ini sangat menguntungkan"ucap Leo sembari berjabat tangan.
"sampai jumpa dan terima kasih,senang berbisnis denganmu Mr Leonardo"balas Mathew senang.
yah, ritel-ritel Leonardo bekerja sama dengan perusahaan Mathew dalam penjualan produk perhiasan dari GLJ inc.
kini Leonardo berada di dalam mobilnya menatap pemandangan malam bertabur bintang.
"malam ini sedikit berbeda"gumam Leo pada Kenan sahabat sekaligus asisten nya itu .
CKIT...........
"WHAT ARE YOU DOING "pekik Leo kala Kenan berhenti tiba-tiba.
"sorry bos, seperti nya ada seorang gadis yang menabrak mobil kita dan terjatuh "jelas Kenan sembari bergegas keluar mengecek keadaan.
Leo terkejut saat turun dan melihat wajah gadis yang berlumuran darah dihadapannya.
"astaga,gadis di cafe Indonesia itu!!!kenapa bisa disini??"pekik Kenan .
Leonardo langsung mengecek denyut nadi Liora,yah.lioralah yang jatuh tepat saat Kenan berhenti mendadak.tanpa sadar kepanikan menusuk hati Leo kala melihat darah Liora semakin bergenang.
Leo melepas jas dan menutupi tubuh terkulai liora dan menggendong gadis itu ala bridal style tanpa sadar raut melongo dari kenan.sejak kapan si seorang Leonardo perduli pada orang lain?.
"KENAN KENAPA KAU BERDIAM CEPAT KEMARI KITA KEMBALI DAN HUBUNGAN DOKTER ALFIAN SURUH DIA KEMANSION SEKARANG"teriak Leonardo geram saat Kenan masih saja diam terpaku sambil menatapnya bingung.
Kenan mendengus saat Leo menaikkan batas penutup didalam mobilnya hingga Kenan tidak bisa melihat apa yang terjadi di bagian penumpang belakang.
Leonardo memeluk erat tubuh Liora yang sudah lemas dan tidak sadarkan diri.tubuh mungil itu ia dekap sehalus mungkin ,entah mengapa hatinya berdebar dan cemas seketika saat menatap wajah manis yang sedikit mulai pucat itu.
"bertahanlah aku akan menyelamatkanmu jangan menyerah, tolong"ucap Leonardo lemah sambil mengusap Surai panjang liora lembut.jantungnya berdebar dan hatinya gusar.apa yang terjadi pada Leonardo?.
TBC......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 265 Episodes
Comments
Maria Mahdalena Manalu
sok"an menyerang kalok bertarung aj ngk tahu kek gitu kan cari mati aja namanya dan nyusahin
2024-03-18
0
Triiyyaazz Ajuach
wach wach bau"nya persaingan nich
2023-06-08
0
Cata Leya
kurang greget..sll org laen yg nolongin ..bkn mc nya...dr keturunanny pun sm...
2022-12-10
0