Kau BahagiaKu
Dalam perjalanan pulang ke hotel, mobil yang dipakai oleh Nada Kejora Atilah Ahmad. Motir maticnya tiba-tiba berhenti dan mogok di jalan yang cukup sepi.
"Kok mogok yah, apa jangan-jangan gara-gara tadi lupa singgah ke SPBU dulu, di mana jalannya juga pas sepi lagi," gumamnya Nada yang menghentikan laju motornya lalu turun untuk memeriksa bahan bakar bensin motornya itu.
Nada melupakan untuk mengisi bahan bakar motornya sebelum berangkat tadi pagi. Nada kebingungan setelah memeriksa kondisi mobilnya yang ternyata hanya kehabisan bensin bukan mogok karena ada yang rusak.
Nada pun menghubungi nomor hp salah satu sahabatnya yang kebetulan tinggalnya tidak terlalu jauh dari daerah itu untuk segera datang dan membawa beberapa botol bensin.
"Semoga saja Arman bisa datang membantuku untuk bawa bensin," Lirihnya setelah ia menutup panggilannya.
Nada melihat jam di hp nya dan ternyata sudah jam 11malam. Bulu kuduk meremang dan merinding apalagi angin sudah berhembus sepoi-sepoi menambah suasana malam hari yang begitu mencekam dan sepi tanpa ada jenis kendaraan apa pun yang lewat.
"Kenapa cuacanya malam ini begitu dingin padahal baru juga jam sebelas malam," cicitnya Nada.
Nada baru saja ingin beranjak masuk kembali ke dalam mobilnya tapi tiba-tiba ada cahaya lampu yang menyorot ke arahnya yang membuat mata silau. Nada reflek menutup mata dan wajahnya dengan kedua tangannya.
Cahaya lampu yang cukup silau itu membuat kedua bola matanya mengerjapkan menyesuaikan dengan sinar lampu sorot itu. Nada baru memandang ke arah mobil tersebut setelah tidak ada cahaya lampu yang menyala.
"Siapa sih yang nyalain lampu sorot mobilnya seperti ini, bikin mataku silau saja," kesalnya Nada.
Tetapi, Nada tidak mengetahui siapa pemilik mobil tersebut. Nada juga tidak ingin menebak siapa orang dari pemilik mobil itu. Orang yang berada di dalam mobil itu langsung keluar dari dalam mobilnya dan tersenyum manis ke arah Nada.
"Sepertinya aku pernah melihatnya, tapi di mana yah," gumamnya Nada yang menelisik memandangi pria itu.
Senyuman khasnya yang tanpa pemanis buatan dan pengawet membuat khas senyuman itu. Nada pun membalas senyuman dari pria pemilik mobil sedan yang berplat nomor polisi yang unik yaitu C1nt4 dan berwarna hitam.
"Hay cantik!" Sapanya Pria itu yang tidak lain adalah Sameer Satya Almier sambil berdiri di depan kap mobilnya.
Nada menatap jengah ke pria itu, "Maaf mamaku bukan Cantik tapi, Nada Kejora Atilah Ahmed," sanggah Nada yang menekan perkataannya saat mengeja namanya agar pria tersebut mengerti dan paham.
Samer tersenyum pongah, "Bagiku sama saja kok Cantik atau Nada tidak ada bedanya orangnya tetap sama dan tetap cantik enggak ada yang berubah," ujarnya yang nyeleneh tapi mengecilkan suaranya pas dikata terakhir yang dia ucapkan.
"Maaf aku terlambat datang, soalnya aku harus keliling cari SPBU yang masih buka," tuturnya Arman Maulana Yusuf yang meminta maaf karena sudah membuat salah satu temannya itu.
Beberapa saat kemudian, sahabatnya Arman sudah datang dan membawa beberapa botol bensin dan segera membantu Nada untuk memasukkan bensin tersebut.
"Ini ongkir sama harga dari bensin 5 botol" ucapnta Sameer lalu mengambil uang dari dompetnya dan langsung mengulurkan tangannya yang sudah memegang uang pecahan ratusan lima lembar ke arah ke dalam genggaman tangannya Arman yang dikira Sameer adalah driver ojek online.
"Makasih banyak tapi sepertinya ini tidak perlu Pak karena saya ikhlas melakukan semua ini untuk menolong sahabat aku yang butuh bantuan," tolaknya Arman yang tidak ingin mengambil uang itu.
Nada hanya terdiam tanpa berbicara sepatah kata pun karena cukup terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Sameer. Ia hanya tersenyum simpul ke arah Arman.
"Arman, jangan menolak rezeki loh, katanya orang enggak baik menolak Resky lagian Tuan ini sendiri yang menginginkan memberikan kamu uang, jadi aku harap kau ambil saja," tawarnya Nada yang megerlingkan alisnya di hadapan Arman.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Erlina Rasyid
suka ceritanya
2022-12-24
0
Nabila Syarif
aku juga mau uang enggak bakalan nolak
2022-12-05
0
Salmawati era
aku setiap novelnya itu
2022-12-03
0