Episode 20 : Terjebak Dua Wanita

Yue Bing ingin berangkat menuju asosiasi untuk mengambil misi dan mencoba senjata barunya, tapi belum keluar dari apartemen, dia dicegat masalah baru.

Ming Yae masuk dan berlari menuju Yue Bing. Dia sedikit menurunkan sudut tubuhnya dan tetap tersenyum. Belahan dari dadanya kelihatan yang membuat Yue Bing tersipu dan menjadi salah tingkah.

"Ehem. A-Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Yue Bing mengalihkan pandangannya dari pemandangan itu.

"Aku ingin bertemu dengan, kak Ren." Jawabnya singkat sambil menggandeng tangan kanan Yue Bing.

Sensasi dari tabrakan antara dua benda yang lembut dengan tangannya sangat membuatnya kepikiran nantinya. Dia mencoba melepasnya tapi itu ditahan dengan kuat oleh Ming Yae.

"Kak Ren sendiri, ingin kemana dengan membawa sesuatu yang terlihat berbahaya itu." Lanjutnya menatap senjata yang Yue Bing bungkus dengan kain putih.

Masih dengan menarik tangannya kembali, Yue Bing menjawab, "A-aku mau pergi ke asosiasi untuk mengambil misi."

Mendengar itu, mata Ming Yae menjadi berbinar-binar dan berkata, "Aku ikut."

Dari awal Yue Bing sudah menduga jika ada yang aneh dengan gadis ini, mengapa dia berdiri di pintu apartemen untuk menunggunya keluar?

Ternyata dia ingin ikut Yue Bing untuk menjalankan misi bersamanya. Itu cukup membuat Yue Bing senang, tapi kilas singkat pemandangan rekan-rekannya dulu terlintas di benaknya.

Itu membuat Yue Bing disatu sisi kesal, tapi disisi lain, dia menatap Ming Yae sebagai gadis yang baik, tapi tetap saja akan aneh jika seseorang yang baru kau temui kemarin mengetahui lokasi tempatmu tinggal.

Jatuhnya bukan penasaran lagi namanya, tapi penguntit. Yue Bing juga pernah merasakan hal seperti ini saat dia beristirahat di sebuah tempat pengungsian yang didirikan pemerintah.

Saat itu Yue Bing, diikuti dua orang wanita yang sepertinya menyukainya. Mereka terus-menerus mengikutinya sampai akhirnya mereka hampir menyerang Yue Bing.

Untung saja, salah satu rekannya, Han Xue, wanita cantik dengan rambut pirang yang mempesona seperti matahari terbenam dan mata biru rubinya yang menunjukkan kilauan langit.

"Jal*ng itu. Aku akan mencari keturunanmu dan membalaskan dendamku padanya." Gumamnya dalam hati dengan raut wajah yang sedikit seram.

"Kak Ren? Ada apa?" Melihat raut wajah Yue Bing sedikit menakutkan, Ming Yae menanyakan apa yang terjadi dengan melepas pelukannya dari tangan Yue Bing.

"Tidak apa-apa? Kamu boleh ikut kok, tentu saja." Ucap Yue Bing dengan tersenyum ramah.

Menghela napas, Ming Yae berkata, "A-aku pikir kak Ren marah jika aku ikut."

Menggelengkan kepalanya, Yue bing mengusap rambut Ming Yae dengan pelan dan lembut dengan berkata, "Aku tidak marah kok, hanya saja aku sedikit kesal karena kemarin aku menunjukkan sisi lemahku padamu."

Memegang tangan Yue Bing yang mengusap kepalanya, Ming Yae berkata, "Kak Ren tidak lemah kok, kak Ren itu kuat, buktinya kakak bisa melawan dua boss goblin waktu itu." Dengan tersenyum lembut dan mengisyaratkan tangannya untuk mengelus kepalanya lagi.

(Wanita ini lebih merepotkan dari yang kuduga.)

****

Setelah menyelesaikan pembicaraannya dengan Ming Yae, mereka lalu berangkat menuju asosiasi untuk mengambil sebuah misi.

Sesampainya disana, resepsionis itu berkata jika dia ikut menyesal dengan kejadian terakhir kali yang merubahnya kesulitan dari portal. Dia juga tidak akan mengira akan terjadinya portal Swip yang tiba-tiba.

Setelah semua cukup tenang, Yue Bing mengatakan pada resepsionis bahwa dia datang hari ini untuk mengambil hadiah dari misi kemarin dan juga mengambil misi baru.

"Tunggu sebentar." Resepsionis berjalan ke belakang meja resepsionis dan mengambil empat lembar uang pecahan 100 dan di berikan pada Yue Bing.

"Ini untuk imbalan misi kemarin. Dan juga 200 Ers tambahan sebagai kompensasi." Lanjutnya sambil menyerahkan uang itu pada Yue Bing.

"Baiklah. Terima kasih, dan untuk misi selanjutnya..."

Yue Bing sengaja menjeda kalimatnya agar resepsionis yang memilihkan misi yang cocok untuk dirinya. Resepsionis itu langsung berkata, "Oh, tadi ada misi pengawalan yang masuk, apa anda ingin mengambilnya?" Tanyanya dengan menunjukkan lembaran surat misi.

_____________________________________

Kategori : Pengawalan

Kesulitan : E-

Detail : Mengawal barang yang akan dikirimkan menuju kota K

Hadiah : 300 Ers untuk 5 orang

_____________________________________

Misinya adalah pengawalan yang berada dalam kesulitan E-, itu membuat Yue Bing tidak bisa untuk mencoba senjata barunya saat dia hanya bisa mengawal dari belakang.

Tapi, uang yang didapatkan cukup lumayan untuk dikumpulkan dan dia gunakan untuk membeli rumah, agar gadis yang disebelahnya tidak terus menerus datang menemuinya.

"Sistem, apa tidak ada misi yang berkaitan dengan pengawalan ini?" Tanya Yue Bing pada sistem.

Yue Bing tidak ingin repot-repot mengerjakan satu misi jika dia bisa mengerjakan dua misi sekaligus. Itu seperti sambil menyelam minum air, tidak atau melempar dua burung dengan satu batu, atau sekali dayung dua pulau terlampaui, entahlah.

[Ada.]

[Update sistem misi.]

_____________________________________

Misi : Debut Pertama Hunter Villain

Kategori : Utama/Sampingan

Kesulitan : A+ (Akan naik tergantung kondisi)

Detail : Kalahkan semua bandit yang menguasai kota K

Batas Waktu : 7 hari

Hadiah : Kotak gold, point Villain, dan Potongan peta x1

Hukuman : Kematian

_____________________________________

"Mengapa setiap misi tidak terlihat seperti misi seorang Villain, ya? Atau hanya perasaanku?" Tanya Yue Bing heran dengan misi yang tidak mirip ditunjukkan oleh seorang Villain.

[Itu hanya perasaan Host.]

"Aku seperti sedang dibodohi disini..."

Saat mengobrol dengan sistem, Yue Bing dikagetkan dengan tepukan pada pundaknya. Dia menoleh dan melihat Xuan Jing sedang menatapnya dengan senyuman.

"H-hai Xuan Jing." Sapa Yue Bing dengan cepat.

Dengan wajah yang suram, Xuan Jing menjawab, "Hmm, kak Ren katanya mencari kekuatan agar menjadi kuat dan bisa bergabung dengan guildku, kok dapatnya wanita cantik, ya?"

Sesuatu seperti menusuk hati Yue Bing. Perkataan yang dikatakan Xuan Jing ada benarnya juga. Mengapa Yue Bing mau saja membawa Ming Yae bersamanya.

"Kak Ren siapa ini? Kok dia terlihat jahat ya?" Tanya Ming Yae masih memeluk tangan Yue Bing.

(Apa yang sebenarnya kau katakan itu. Dia itu monster. Aku takut kau akan menghilang jika mencari masalah dengannya.)

"A-ah ini... Ini Xuan Jing wakil-" belum menyelesaikan kalimatnya, Xuan Jing memotongnya dan berkata, "Aku teman masa kecilnya kak Ren." Dengan wajah tersenyum yang dia lihat saat pertama kali bertemu dengannya.

"Kau sendiri siapa?" Lanjut Xuan Jing bertanya status Ming Yae dengan melirik tangan Yue Bing yang dia peluk.

Menelan ludah, Yue Bing mengenalkan mereka dengan gugup, "Xu-xuan Jing, ini Ming Yae rekanku waktu misi pertama, dan Ming Yae, ini Xuan Jing wakil- teman masa kecilku." Dengan gemetar.

Saat Yue Bing ingin mengatakan wakil guild, dia mendapat pelototan niat membunuh dari Xuan Jing, untuk itulah dia merubahnya menjadi teman masa kecil.

Keduanya saling memandang, Yue Bing merasakan sesuatu firasat buruk saat dua wanita sedang bertatapan sangat intens seperti itu.

...

*Bersambung.....

*Note : Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian, ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Terpopuler

Comments

Queen Fujimiya

Queen Fujimiya

kenapa bawa bawa keturunan dah? aneh

2022-11-18

2

Sera Zean

Sera Zean

Pesan moralnya mana?

2022-11-09

2

DARK Azazel

DARK Azazel

Thor apa si Ming Yae bakal jadi heroin nya MC? semoga jangan

2022-11-04

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!