"Kak Ren...." Gumam wanita itu, meski Yue Bing sedang sibuk melawan Ligot dan tidak mendengarkan apa yang diucapkan wanita itu.
Yue Bing melesat dan menebaskan pedangnya ke arah leher Ligot itu dengan kecepatan yang luar biasa. Tapi sayangnya tebasan pedangnya di hindari dengan cukup baik oleh Ligot itu.
"Menarik. Kau orang pertama yang berhasil menghindar dari teknik yang ku ciptakan sendiri." Ucap Yue Bing memuji gerakan menghindar yang dilakukan Ligot itu.
"Tapi..." Setelah tebasan yang dilakukannya gagal, dia memegang pedang dengan posisi tangannya dibawah gagang dan menarik pedangnya untuk melesat ke atas.
Tanpa persiapan atau prediksi apa pun yang dilakukan Ligot itu, dia tidak bisa menghindari serangan yang dilakukan Yue Bing secara mendadak itu.
Serangan beruntun itu mengenai dada dari monster itu dan membuatnya terluka, tapi luka itu terhitung cukup dangkal karena darah dari Ligot itu hanya keluar sedikit.
"Sial, serangan beruntun pun masih gagal." Keluh Yue Bing sembari melompat mundur.
Ligot itu memegang dada bekas serangan yang dilakukan Yue Bing. Dia melihat darahnya membekas ditangannya dan itu membuatnya marah.
"Graaaaa." Teriakan dari Ligot itu memekik dan membuat telinga Yue Bing dan wanita itu berdengung.
Secara reflek Yue Bing menutup kedua telinganya dan melepaskan pedangnya. Melihat celah itu, Ligot itu menyerang Yue Bing ketika melihat dia lengah.
Dengan cepat Ligot berlari menuju Yue Bing dengan tergesa-gesa. Tapi itu sesuai prediksi Yue Bing. Dia sengaja melepaskan pedangnya untuk melihat reaksi Ligot.
Yue Bing menyeringai dan dengan cepat mengambil pedang yang tertancap di sebelahnya. Tanpa ditunda, dia juga berlari menuju Ligot itu.
Keduanya makin dekat dan melewati satu sama lain. Dalam beberapa detik tidak terlihat dari mereka yang melakukan serangan, tapi di detik selanjutnya Ligot itu terjatuh ditanah.
"Sistem, kali kau cukup berguna. Terima kasih atas respon dan saranmu tadi." Ucap Yue Bing sembari mengibaskan pedangnya untuk menghilangkan bercak darah dari Ligot yang menempel di pedangnya.
[Misi "Nilai Seorang Villain" berhasil diselesaikan.]
[Hadiah Kotak peti platinum, poin Villain, dan salah satu skill milik Rgndoll diberikan.]
[Level Host meningkat menjadi 22.]
[Level skill 'Darkness Domain' meningkat menjadi 2.]
[Menampilkan skill milik Rgndoll yang dapat disalin.]
_____________________________________
Skill 1 : Sharp Claws (Lv. 1) \= Mengeluarkan cakar dari tangan dan dapat dikendalikan sesuai keinginan. Ketajamannya dapat memotong benda di level tier apa pun kecuali tier diamond.
Skill 2 : Demon Eye (Lv. 1) \= Melihat menembus sesuatu dari balik penghalang dari objek tertentu. Sesuatu yang hanya para iblis peringkat tinggi memilikinya.
Skill 3 : Dark Flame (Lv. 1) \= Mengeluarkan api hitam yang dimunculkan dari dasar neraka yang dalam tempat para iblis tinggal. Dapat membakar apapun sampai abu dan tidak akan pernah padam.
_____________________________________
"Bisa kau berikan semuanya padaku?" Tanya Yue Bing saat dia melihat semua skill yang menurutnya sangat kuat itu.
[Matilah sekali lagi dan sistem akan memberikannya.]
Dengan cemberut, Yue Bing mengutuk sistem dalam hatinya. Dia melihat serius skill yang akan dia pilih. Yue Bing baru sadar ketika dia melihat deskripsi skill "Demon Eye".
"Sial. Jadi ini sumber masalah yang selalu mengikutiku." Ucapnya dengan nada kesal.
"Sistem, berikan aku skill 'Demon Eye'." Minta Yue Bing setelah memikirkan cukup lama tentang kegunaan dari skill itu kedepannya.
[Menyalin skill "Demon Eye"...]
[Skill berhasil disalin.]
[Menampilkan status Host.]
_____________________________________
Nama : Yue Bing / Ren Ashfall
Ras : Half Demon
Level : 22
Bakat : Kegelapan
Title : Reincarnation of Calabras
Skill : Darkness Domain (Lv. 2) | Demon Eye (Lv. 1)
Poin Villain : 150
Statistik : HP (22) | Mana (13) | STR (15) | INT (14) | AGI (13) | DEX (16) | LUK (18)
_____________________________________
Poin yang diberikan dari naik satu level adalah 5 poin. Dan hadiah dari misi adalah 100 poin. Jadi poin yang awalnya 72 sudah Yue Bing distribusikan dengan merata untuk menambah kekuatannya melawan Ligot tadi.
Saat dia memilih skill itu, tiba-tiba matanya terasa panas seperti terbakar. Dia mengerang kesakitan dan meringkuk di tanah sambil menutup matanya dengan kedua tangannya.
"Gaaahhhhh." Teriak Yue Bing dengan suara yang keras sampai membuat wanita yang berdiri diatas bangunan untuk menonton pertarungannya terkejut.
Rasa sakit itu berlangsung selama lima menit. Saat sakit hilang, pengelihatan Yue Bing menjadi sangat jernih. Yang awalnya dunia Calabras yang dia lihat sedikit gelap, kini sangat terang seperti siang hari.
[Transplatasi mata iblis berhasil.]
[Statistik Agility meningkat +5]
[Statistik Luck meningkat +10]
Mata Yue Bing juga awalnya yang hitam menjadi biru, dan pupilnya ikut berubah warna menjadi merah darah yang menunjukkan ketajaman dari sebuah pedang.
Itu membuat orang yang menatapnya akan terkesima dan merinding disaat yang bersamaan. Kharisma yang dia miliki juga ikut meningkat saat matanya fokus pada sesuatu.
Yue Bing sampai lupa dengan wanita yang memberikannya pedang karena rasa sakit yang dia alami. Dia ingat dan menatap kearah bangunan tempat wanita itu berdiri.
Mata Yue Bing bertemu dengan mata dari wanita itu. Seketika wanita itu jatuh terduduk tanpa alasan yang tidak jelas.
[Host, apakah anda akan membuka peti platinum ini sekarang?]
Memecah fokus Yue Bing yang ditunjukkan pada wanita itu, dia berganti terkejut dan ekspresi seperti orang yang sedang marah.
"Kau! Mengapa kau tidak bilang jika itu terasa sakit!" Ucapnya dengan nada marah diikuti menudingkan jari telunjuknya pada sistem.
[Tidak sempat.]
"Kau...." Yue Bing sudah kehilangan kata-kata lagi terhadap perilaku yang dilakukan sistem padanya.
Menghela napas seperti kelelahan, Yue Bing bertanya tentang identitas wanita itu. Harusnya dia seorang yang masuk ke dunia Calabras itu, tapi mengapa ada seorang wanita ninja yang bisa masuk?
[Wanita itu... harusnya dia berkaitan dengan tubuh yang digunakan Host saat-]
"Apa kau serius?" Tidak percaya, dia reflek memotong kalimat yang akan dikatakan sistem padanya.
Yue Bing menatap wanita yang terduduk di atas bangunan itu dan memutar otaknya untuk mengingat siapa wanita yang biasa sering berinteraksi dengan tubuh yang digunakannya.
Yue Bing masih memikirkan siapa wanita itu dengan keras, sedangkan kondisi wanita itu saat ini adalah...
"M-mengapa matanya berubah warna menjadi biru dan pupilnya berwarna merah..."
"... Tapi itu tidak masalah, dia terlihat keren dan cukup tampan." Sambungnya dengan wajah tersipu dan mata yang bersinar-sinar.
Perlahan dia berdiri dan menatap Yue Bing dengan semangat dan menyipitkan matanya lalu berkata, "Saat kita bertemu, kau akan..."
*Whooshh* suara angin yang cukup cepat membuat suara yang diucapkan wanita itu menjadi samar dan tidak jelas.
Setelah wanita itu mengatakan sesuatu, dia melanjutkan, "Kak Ren, kakak ambil saja pedang itu sebagai hadiah pertemuan kita saat ini. Suatu saat kakak akan tau tentang apa yang kulakukan sekarang."
Dia mengatakan itu dengan suara yang cukup kecil dan tidak bisa di dengar Yue Bing. Wanita itu lalu menghilang masuk ke dalam bayangan yang ada di bawahnya.
Sebelum menghilang dia tersenyum kearah Yue Bing yang sedang berpikir cukup keras dan berkata, "Kamu memang tidak pernah berubah, kakak..."
Wanita itu masuk dalam bayangan dan hilang seketika dari dunia itu dan kembali menuju dunia utama tanpa disadari Yue Bing.
...
*Bersambung.....
*Note : Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian, ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 29 Episodes
Comments
Queen Fujimiya
Roger Sumatra
2022-11-15
2
Raise Nozaki
masih bingung ini skill buat apa
2022-11-15
2
Feby N.A :]
sistemnya digalakin sm yue bing😏
2022-11-14
1