Episode 14 : Portal Swip

Sebelum berpisah dengan party itu, Yue Bing mendapat sebuah pemberitahuan dari sistem mengenai misi sampingan yang aktif dan berkaitan dengan misi utama.

[Update sistem misi.]

_____________________________________

Misi : Sabotase Villain

Kategori : Sampingan

Kesulitan : E+

Detail : Tutup jalan keluar untuk membuka jalan rahasia

Batas Waktu : 1 jam

Hadiah : Poin Villain, dan kunci ruang boss

Hukuman : -

_____________________________________

Mendapat misi seperti itu, mau tidak mau Yue Bing harus menurutinya. Meskipun itu tidak menuliskan detail hukuman, tapi hukumannya sangat jelas tertulis di misi utama.

"Aku tidak punya pilihan lain selain menerimanya." Gumam Yue Bing sambil berjalan sangat lambat dari party agar tertinggal dari mereka.

Merasa dirinya sudah siap, dia lalu merapal skill untuk menjatuhkan langit-langit gua di pintu masuk saat mereka menemukan persimpangan.

"Ice Javelin."

"Ice Javelin."

Kali ini Yue Bing merapal dua skill sekaligus, itu sebagai tambahan jika satu skill tidak akan cukup untuk meruntuhkan batu di atas itu.

"Sepertinya ini cukup. Lepaskan!" Yue Bing mengangkat tangannya dan tombak es yang dia panggil itu melesat maju menabrak langit-langit gua.

*Duar* ledakan terdengar sepanjang lorong gua dan suaranya sangat nyaring.

"Aw. Sial, apa benar ini elemen air?" Yue Bing mengerang menutup telinganya sambil melihat lubang yang menembus sampai ke atas dan tidak terlihat ujungnya.

Reruntuhan batu dari ledakan itu tidak sedikit, itu menggunung sampai menutup kembali lubang yang dibuat Yue Bing.

"Aku masih penasaran, aku sedang berada dimana ini? Apa sebenarnya portal itu? Dan siapa dibalik kejadian ratusan tahun lalu itu?"

Pikiran itu terus dipikirkan Yue Bing dimasa lalunya saat dia menutup portal. Dia tidak luput memikirkan tentang melihat bagian luar dari gua. Meskipun dia bertanya pada sistem, dia mungkin juga tidak akan menemukan jawabannya.

Sekali dia menemui tempat yang bukan gua, itu adalah hutan. Langit di dalam portal mirip dengan yang selama ini dia lihat di bumi. Tidak ada bedanya sedikitpun.

Yang membedakannya adalah saat malam, terdapat 2 bulan yang berwarna merah dan biru yang memberi semacam efek pemulihan. Itu berlaku untuk semua mahluk.

Itulah yang menyebabkan para monster menjadi lebih kuat dan agresif lebih dari biasanya. Tanda yang ditunjukkan adalah mata mereka yang berwarna merah dan tubuh mereka sedikit bersinar berwarna biru.

Selagi dia memikirkan itu, tiba-tiba sebuah dinding batu di sebelahnya terbuka perlahan dan membentuk sebuah lorong lurus yang lebar.

"Baiklah, ayo kita mulai." Meregangkan tubuhnya, dia memasuki lorong itu dan pintu dinding tertutup kembali seperti semula.

Yue Bing tidak sadar jika pintu yang terbuka untuk menuju ruang boss adalah dua jalan. Satu jalan di pakai Yue Bing dan jalan lain, di pakai Ming Yae.

****

Disisi lain...

"Dimana kak Ren?" Ming Yae masih mencari Yue Bing yang menghilang entah kemana saat ledakan itu terjadi.

Ming Yae mencarinya disekitar party dan tidak menemukannya. Dia mencoba pergi sedikit lebih jauh jaga-jaga jika Yue Bing tertinggal.

Tapi pintu masuk mereka sudah tertutup oleh reruntuhan batu akibat ledakan tadi. Itu membuat Ming Yae berpikir jika Yue Bing berada di sisi lain dari dinding batu itu.

"K-kak Ren... Kak Ren..." Panggil Ming Yae berulang kali, tapi dia tidak mendapat sebuah jawaban dari Yue Bing.

"Aku tidak bisa meninggalkan kak Ren setelah aku berjanji untuk membantunya. Aku tidak ingin kejadian di masa laluku terjadi lagi." Gumam Ming Yae menggigit bibirnya.

Melihat ke sekitar, Ming Yae mencari jalan untuk mencapai sisi lain dinding. Seketika matanya tertuju pada sebuah pintu masuk yang sebelumnya tidak dia lihat.

"Apa tadi memang ada pintu disini?" Menatap lorong yang gelap itu, Ming Yae disisi lain heran, dan disisi lain berharap jika jalan ini menuntutnya pada Yue Bing.

Membulatkan tekadnya, dia mengambil napas dan berkata, "Ayo Ming Yae, kau pasti bisa. Jangan sampai kejadian itu terulang kembali!" Dengan memukul pipinya dua kali.

Setelah mengatakan itu, Ming Yae berjalan masuk ke pintu itu. Kejadian selanjutnya masih sama dengan Yue Bing. Pintu itu tertutup saat seseorang masuk ke dalamnya.

"Tenang! Tenang!" Teriak pak Kim, leader dari party sementara itu.

"Ini hanya dungeon rank-F, tidak perlu takut akan sesuatu yang buruk terjadi." Mencoba menenangkan para calon hunter masa depan, pak Kim melakukan banyak hal untuk memotivasi mereka.

Pak Kim, seorang Hunter A-rank yang pensiun sebelum menjadi Hunter S-rank akibat kecelakaan yang terjadi saat dia menjalani ujian promosinya di portal biru.

Dia adalah satu-satunya orang yang selamat dari pembantaian yang terjadi di dalam portal biru itu karena terjadi kesalahan komunikasi dan informasi yang dia dapatkan.

"Jika kalian sudah tenang, mari kita lanjutkan perjalanan kita. Saat selesai, kita bisa langsung pulang dan keluar dari sini." Ucap pak Kim dengan mengepalkan tinjunya untuk menyemangati mereka.

Melihat mereka tenang dan bersemangat untuk menyelesaikan portal dungeon ini, membuat pak Kim senang dengan bibit unggul yang akan meneruskan mimpinya.

Tapi saat masalah untuk menenangkan mereka sudah selesai, pak Kim dihadapkan untuk memilih jalan yang akan menuntunnya pada tujuan dan jalan yang lainnya adalah jebakan.

Merasa gelisah, pak Kim mengingat kejadian masa lalunya saat salah menangkap informasi. Kali ini, dia takut itu akan terjadi lagi karena kejadian saat ini sama persis.

Di peta yang dia pegang, tidak ada jalan bercabang yang di gambar, itu pasti karena yang menggambar tidak sampai ke tempat seperti itu.

"Jadi ini seperti jalan baru. Apa ini portal Swip?" Tebak pak Kim melihat sedikit ada kejanggalan pada informasi yang dia dapat.

Portal Swip adalah portal yang akan bergeser merubah semua struktur pola dari portal itu sendiri. Jalan, bentuk dari gua, material, monster, dan kesulitan dari portal.

Berbagai kemungkinan terjadinya portal Swip, pak Kim berharap jika portal Swip yang saat ini dia jalankan bukanlah portal Swip dari kesulitannya. Jika kesulitan berubah, maka monster yang didalamnya juga akan ikut berubah.

"Kuharap itu tidak sesuai dengan yang aku pikirkan. Ayo, kita ambil jalan tengah dari tiga jalan ini." Ucap pak Kim berjalan paling depan sebagai leader mereka.

Setelah mereka semua masuk, di belakang mereka ada seseorang yang bukan bagian dari mereka mengikuti mereka dari belakang, dan orang itu melepas sebuah kelelawar yang terbang ke arah kiri dari tiga jalan itu.

Ujung dari jalan kiri adalah sebuah jebakan yang sangat mematikan bagi mereka, tapi itu juga merupakan jalan yang mudah untuk dilalui.

Kelelawar itu bertengger di pundak seorang pria berbaju hitam, kelelawar itu seperti memberi informasi pada pria itu lewat ingatannya.

Pria itu menyeringai dan tertawa, "Akhirnya... Korban untuk ritual selanjutnya datang sendiri kesini." Dia berbalik dan menghilang dalam kegelapan di belakangnya.

...

*Bersambung.....

*Note : Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian, ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Terpopuler

Comments

Queen Fujimiya

Queen Fujimiya

malah ngasih flag kematian nih orang

2022-11-15

2

Xuan Xuan

Xuan Xuan

nah gini kan enak dijelasin

2022-11-09

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!