Episode 10 : Ajakan Masuk Guild

Masih di tempat yang sama, Yue Bing dihadapkan pada pilihan yang kritis. Jika dia menjawabnya dengan jujur, maka keberadaan sistem akan diketahui.

Tapi jika dia tidak mengatakan yang sebenarnya, entah apa yang akan dilakukan teman masa kecilnya, Xuan Jing padanya.

"Kak Ren tidak bilang juga tidak apa-apa. Itu pasti rahasia yang kakak bawa dan tidak boleh agar orang lain mengetahuinya, bukan?" Dengan senyum yang masih sama, dia mengatakan hal yang tidak pernah dikatakan wanita manapun pada laki-laki.

Semakin dia tersenyum, semakin aku takut padanya, pikiran itu terus melintas di benak Yue Bing selama percakapan mereka.

"Jadi, kak? Bagaimana tawaranku?" Mengulangi pertanyaan yang dia ajukan selama tiga kali, dia menatap Yue Bing dengan mata yang berbinar-binar.

"Tu-tunggu sebentar Xuan Jing, aku akan memikirkannya selama 3 menit, bisa kau tunggu di sini sebentar." Mengangkat tangannya ke depan, Yue Bing seperti melarang Xuan Jing untuk ikut dengannya.

"Baiklah?" Xuan Jing memiringkan kepalanya heran dengan sikap Yue Bing yang aneh.

Setelah persetujuan dari Xuan Jing dia dapatkan, selanjutnya dia berjalan menjauh dan menanyakan sistem tentang misinya itu.

"Hei. Aku harusnya menanyakan ini dulu, tapi itu sudah terlambat. Jadi, bisa kau jelaskan tingkatan dari kotak itu." Bisik Yue Bing dengan suara yang pelan agar Xuan Jing tidak mendengarnya.

[Kotak hadiah Villain dibagi menjadi 6 tingkat. Dari yang terendah sampai tertinggi, adalah Bronze, Silver, Gold, Platinum, Diamond, dan Starlight.]

Mendengar kalimat terakhir yang mirip dengan hadiah misi kali ini membuat Yue Bing tidak bisa berkata-kata. Kotak hadiah Villain tertinggi didapatkan dengan tingkat kesulitan yang sama tingginya dengan tingkat kotak itu.

Misalnya saja, seperti mengalahkan naga dengan tangan kosong. Itu tidak bisa di lakukan Yue Bing karena kekuatannya masih terbilang sangat lemah.

Menghela napas, Yue Bing bertanya, "Jadi? Pecahan batu meteorit itu apa? Aku tidak pernah mendengarnya di kehidupanku yang dulu?"

[Batu meteorit sangat langka untuk di dapatkan. Sangat sulit menumukan sesuatu seperti itu di dunia ini. Dan tingkat kemurnian itu masih rendah. Batu itu digunakan untuk meningkatkan bakat menjadi level tertinggi sesuai tingkat kemurnian batu yang digunakan.]

"Itu memang yang aku perlukan, tapi..." Menoleh ke arah Xuan Jing, Yue Bing masih merasa agak takut pada tatapan matanya yang misterius itu.

Yue Bing merasa jika dia bergabung dengan guild Ambasador, itu akan mengekang pergerakannya untuk membalas dendam. Keberadaan sistem juga tidak kemungkinan bisa bertahan lama jika dia terus disana.

Jika keberadaan sistem diketahui, itu akan membuat dirinya diincar oleh banyak orang dan dijadikan subjek percobaan. Memikirkan hal itu, membuat Yue Bing merinding sendiri.

Memikirkan cara menolak yang tidak akan menyakiti hatinya, Yue Bing melamun dan waktu tiga menit yang dia minta sudah lewat.

Xuan Jing menghampiri Yue Bing dan menepuk pundaknya. Dia tersentak kaget karena tepukan itu bukan tepukan biasa, itu dialiri semacam energi yang dominan.

"Bagaimana, kak Ren?" Dengan senyumnya yang masih sama seperti di awal, dia menanyakan kembali tujuannya pada Yue Bing.

"B-bisakah aku menolaknya?" Balas Yue Bing sambil menutup matanya.

"Alasannya?" Tanya Xuan Jing sembari melepas tangannya yang berada di pundak Yue Bing.

"K-karena aku masih lemah, bergabung dengan guild nomer satu itu agak..." Sengaja menjeda kalimatnya, Yue Bing ingin agar Xuan Jing menebak kalimat apa yang akan diucapkan olehnya.

Setelah Yue Bing mengatakan itu, ekspresi Xuan Jing terlihat biasa saja. Tidak ada tanda-tanda dia emosi atau marah. Sebaliknya senyum lembut yang berbeda dari yang tadi terukir di bibirnya.

"Itu seperti yang aku pikirkan. Kak Ren memang tidak berubah, ya." Bergumam pelan, Xuan Jing menatap Yue Bing dengan tatapan yang rumit untuk dijelaskan.

Xuan Jing bergumam pelan agar Yue Bing tidak mendengarnya, tapi Yue Bing mendengar dengan jelas perkataan yang dikatakan Xuan Jing.

"Kalau begitu, jadilah kuat. Aku akan menunggumu lagi dan lagi untuk mengajakmu bergabung dengan guildku."

"Ya, aku pasti akan bergabung denganmu."

Setelah percakapan terakhir mereka, mereka berdua berpisah saat itu juga. Yue Bing buru-buru pulang ke rumah takut jika Xuan Jing berubah pikiran dan mengikutinya pulang.

Ren Ashfall dan Xuan Jing berteman dari kecil saat orang tua Ren berkunjung ke rumah Xuan Jing. Orang tua mereka dulu adalah teman semasa SMA.

Karena kedekatan hubungan orang tua mereka, Ren Ashfall sempat dijodohkan dengan Xuan Jing. Tapi karena ada beberapa masalah, keluarga Xuan pindah ke negara X untuk menyelesaikannya dan berjanji untuk kembali lagi.

Pada akhirnya, kabar Xuan Jing tidak pernah terdengar lagi oleh Ren Ashfall hingga saat ini dia bertemu lagi dengannya, tapi dikondisi yang berbeda.

Semenjak di tinggal pergi oleh Xuan Jing, Ren Ashfall tidak pernah punya teman lagi. Dia lebih banyak dibuli karena penyelamatnya, Xuan Jing tidak lagi berada di sisinya untuk menolongnya.

Karena merasa depresi, dia berjalan untuk mencari sesuatu yang bisa menaikkan moodnya. Berjalan lama, Ren Ashfall menemukan sebuah toko roti yang bau rotinya menyebar sampai ke luar.

Perut Ren Ashfall berbunyi seketika saat dia mencium aroma dari roti itu, dia perlahan berjalan menuju toko itu, tapi dia dicegat oleh dua orang yang selalu membulinya.

"Mau kemana kau, Ren?"

"Kenapa tidak traktir kami sekalian?"

Dengan merangkul Ren Ashfall, mereka berdua sudah tau tujuan Ren Ashfall dari awal, itulah penyebab mereka meminta untuk ditraktir olehnya.

Dengan gemetar, Ren Ashfall membalas mereka, "A-aku hanya membawa uang sedikit."

"Hei, hei, kenapa kau tidak membawa uang lebih untuk kami?"

"Apa kau sengaja?"

Merasa kesal, mereka membawa Ren Ashfall ke gang kecil dan memukulinya disana. Pukulan terakhir salah satu dari mereka membuat Ren Ashfall terjatuh dan membuat kepalanya bercucuran darah.

Mereka panik, jika Ren Ashfall tiba-tiba mati dan semua tuduhan akan melesat pada mereka. Tidak pikir panjang, mereka mengambil uang Ren Ashfall dan lari menuju jalan keluar gang dan menghilang di belokan.

Ren Ashfall masih setengah sadar, dan mencoba untuk meminta bantuan. "T-tolong..." Dengan suara yang lirih.

Bukan manusia yang datang menolongnya, melainkan monster yang keluar dari portal dan lolos dari mata Hunter veteran yang menjaga portal.

Monster itu melihat Ren Ashfall dengan tatapan yang lapar. Saat mendekatinya, monster itu seperti ketakutan dan mengibaskan ekornya yang membuat Ren Ashfall terbang masuk ke dalam tong sampah.

Setelah beberapa saat kemudian, sebuah asap biru tiba-tiba masuk ke dalam tubuh Ren Ashfall. Luka yang berada di kepalanya perlahan sembuh dan dia membuka matanya.

"Dimana ini? Bukannya aku harusnya sedang melawan naga hitam itu?" Gumam Ren Ashfall sembari memeriksa tubuhnya.

Saat itulah lahir seorang Villain yang akan mendominasi seluruh dunia di bawah kakinya dan membuat jutaan monster didalam portal ketakutan.

...

*Bersambung.....

*Note : Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian, ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Terpopuler

Comments

Queen Fujimiya

Queen Fujimiya

enggak gini kenapa harus masuk ke guild gitu misinya kan ini dia udah dapet sistem vilain

2022-11-15

2

༆⃝«ÄDĪTYÄ»༇༅™

༆⃝«ÄDĪTYÄ»༇༅™

alurnya bisa dicepetin lagi Thor, gw rasa lambat banget ceritanya dan menurut gw bikin orang bosan.
Saran sih alurnya campuran gitu ada yg lambat ada yg cepat, boleh juga klo ada yg timeskip

2022-11-03

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!