Setelah Yue Bing menerima kartu Hunter resmi, kali ini dia akan menjalankan misi pertamanya, tidak mungkin bisa dibilang pertama jika satu misi memiliki 2 tujuan.
Misi yang diberikan asosiasi terbilang cukup mudah karena tingkat kesulitannya hanya di peringkat F-, sedangkan misi dari sistem, kesulitan berada diperingkat B+ dan itu bisa naik kapanpun saat situasi yang dihadapinya berubah.
"Semuanya berkumpul!" Teriak seorang pria yang membawa pedang besar dan sebuah perisai di punggungnya. Dilihat dari manapun dia adalah leader dari party sementara ini.
"Aku akan menjelaskan tujuan kita sebelum masuk ke dalam portal. Tujuan kita adalah sarang Goblin yang berjumlah tiga desa. Mereka membuat desa yang lokasinya sedikit berjauhan dari desa lain. Entah mereka ada masalah internal atau apa, aku tidak tahu. Ini adalah gambaran peta yang dibuat oleh seseorang yang pernah masuk kesana..." Mengeluarkan peta yang sangat detail, pria itu menjelaskan panjang lebar selama lebih dari sepuluh menit.
Yue Bing menunggu sangat bosan. Setelah pria itu selesai menjelaskan tujuan dan rencana yang akan digunakan, dia memandu para Hunter pemula masuk ke dalam portal.
Sebelum masuk Yue Bing bertanya pada Ming Yae, "Apa kamu juga seorang pemula?"
Terkejut dengan pertanyaan Yue Bing, tubuhnya bergetar sebentar dan dia menjawab, "I-iya, aku baru menjadi Hunter resmi kemarin."
Setelah percakapan singkat itu, mereka lalu memasuki portal hijau yang menandai tujuan awal misi.
****
Portal S/F-173, Goblin Cave Village
_____________________________________
Saat Yue Bing masuk, dia disambut dengan suasana yang berbeda dengan sebelum dia masuk ke dalam portal. Goa di samping kiri dan kanan, lembab, berair, dan bau yang menyengat sangat identik dengan Goblin yang pernah dia lawan di kehidupan sebelumnya.
Banyak dari anggota party muntah karena bau yang menyengat sangat busuk dan membuat perut mual. Wajar saja, mereka masih hunter pemula yang belum terbiasa dengan lingkungan bertarung yang seperti ini.
Mereka belum merasakan berbagai lingkungan yang pernah dirasakan Yue Bing di masa lalu. Air yang membuat sudah bergerak, lava dari api yang sangat panas, lumpur yang menjebak kaki, dan masih banyak lagi.
Itu adalah hal biasa yang dirasakan Yue Bing, dan kali ini tubuh yang dia pakai juga tahan terhadap bau busuk yang menyengat dan menjaga dia untuk tidak muntah.
Melihat ke arah Ming Yae yang berada di sebelahnya, Yue Bing berkata, "Apa kau baik-baik...saja?"
"Hmm? Aku baik-baik saja. Ada apa dengan mereka?" Balas Ming Yae heran melihat party mereka muntah. Itu bisa dilihat dari wajahnya yang kebingungan dengan situasi yang dia hadapi saat ini.
Reflek Yue Bing menanyakan kembali, "Apa kau tahan dengan bau busuk ini?"
"Bau busuk?" Dengan nada bertanya, Ming Yae juga memiringkan kepalanya.
(Ada yang salah dengan anak ini.)
"Sistem, tampilkan informasi dari gadis Ming Yae ini." Minta Yue Bing dengan berbisik pelan.
[Menampilkan informasi target.]
_____________________________________
Nama : Ming Yae
Ras : Manusia
Level : 17
Bakat : Cahaya
Title : Saintess of Athena's Goddess
Skill : Goddess's Blessing (Lv. ?)
Statistik : HP (16+20) | Mana (11+20) | STR (12+20) | INT (7+20) | AGI (9+20) | DEX (10+20) | LUK (20+20)
_____________________________________
Melihat informasi yang dimiliki Ming Yae membuat Yue Bing terkejut. Itu masuk akal jika dia tidak terpengaruh oleh bau busuk, racun, bahkan apapun yang mengancamnya dalam bentuk yang tak terlihat.
"Pasti berkat title itu semua statistiknya bertambah 20 poin secara merata." Duga Yue Bing melihat title yang dia punya sangat langka di dunia.
Setahu Yue Bing, dimasa lalunya dulu pernah ada Saintess di sebuah kuil yang bernama Yoth. Di sana Saintess membimbing orang-orang di sekitar sana untuk berdoa pada Dewi perang (Athena) untuk melindungi mereka dari serangan mahluk asing dari dunia lain.
Yue Bing tidak sempat untuk melihat Saintess itu karena dia sibuk untuk mengurus para monster yang terus keluar di salah satu portal biru di daerah kota Z. Tidak disangka, dia akan bertemu langsung dengan salah satu Saintess di jaman ini.
Jika di lihat lebih dekat, Ming Yae sangat cantik jika dia tidak menggunakan kacamata dan baju lusuh seperti itu. Dia memang pantas menyandang status Saintess dengan wajah dan kepribadian seperti itu.
"Apa kau mengenal Fransiska De Vanitas?" Tanya Yue Bing reflek menanyakan apakah Ming Yae mengenal Saintess sebelumnya.
"Fransiska? Itu nama nenekku." Jawab Ming Yae dengan langsung tanpa ragu sedikitpun.
Akhirnya semuanya menjadi masuk akal. Meskipun Yue Bing tidak melihat langsung wajah Saintess Fransiska, tapi dia yakin wajah Ming Yae sangat mirip dengannya.
Mereka melakukan percakapan ringan sembari berjalan mengikuti rombongan party yang berjalan sempoyongan. Tak lama, ada sebuah jalan bercabang di depan mereka. Total ada 3 jalan bercabang.
"Pak Kim, bisa kita istirahat terlebih dahulu."
"Iya, perutku mual daritadi mencium bau busuk yang tidak hilang ini."
"Aku mau pulang saja."
Banyak keluhan yang dilontarkan beberapa orang. Mereka tidak terbiasa dengan cara hidup seperti ini saat mereka hidup dimanjakan oleh orang tua mereka.
"Tahan sebentar lagi, kita akan-"
*Duar* suara ledakan memotong kalimat yang akan di katakan leader Kim. Ledakan itu terjadi di pintu masuk yang mereka lewati tadi dan itu runtuh menutupi jalan keluar mereka.
Semua orang sontak kaget dengan ledakan yang tiba-tiba itu. Mereka melihat jika pintu yang mereka lewati terhalang oleh reruntuhan batu akibat ledakan tadi.
Panik, semua orang kebingungan harus melakukan apa pada situasi seperti itu. Ada yang berteriak, menangis, dan ada juga pasrah dengan nasibnya.
Berbeda dengan Yue Bing, penyebab dari itu semua tidak lain adalah dirinya. Lima menit sebelumnya, dia mendapatkan informasi dari sistem bahwa saat ada jalan bercabang tiga, ada cabang lain yang tersembunyi di dekat dinding jalan.
Untuk membuka jalan tersembunyi itu, Yue Bing perlu menutup jalan keluar agar jalan tersembunyi terbuka. Seperti bermain teka-teki, satu jalan ditutup, maka jalan lain akan terbuka.
"Aku merasa seperti memilih pilihan yang salah untuk menerima misi itu." Gumam Yue Bing saat dia berhasil membuka jalan tersembunyi menuju tempat boss tersembunyi.
Cara yang dia lakukan untuk menutup jalan masuk mereka adalah dengan menggunakan skill "Ice Javelin" yang dia tembakkan ke langit-langit goa yang rentan akan roboh.
Disana, tidak ada yang mengenali peran yang dimainkan Yue Bing. Dia bisa mengaku menjadi swordsman karena membawa pedang, atau magician, karena dapat merapal sihir.
Tapi itu semua tidak diperlukan, karena saat Yue Bing menutup jalan masuknya, dia akan langsung berpisah dengan mereka dan menuju jalan tersembunyi yang terbuka.
Ming Yae juga tidak sadar dengan tindakan Yue Bing, karena Yue Bing menyuruhnya untuk berjalan di depannya dan dia berjalan paling belakang dari rombongan party itu.
"A-Ada apa ini sebenarnya? Kak Ren apa yang-" Ming Yae ikut panik saat ledakan terjadi, itu karena dia menyadari jika Yue Bing yang berada di belakangnya ikut menghilang entah kemana bersamaan dengan ledakan itu.
...
*Bersambung.....
*Note : Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian, ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 29 Episodes
Comments
Queen Fujimiya
Mak jleb. ternyata neneknya
2022-11-15
2
Golden Drakness
S/F apaan dah?
2022-11-09
2