Sudah lama sekali sejak keheningan tak dapat membuat Alesha merasa nyaman. Lalu lalang koridor rumah sakit semakin malam akan semakin lengang. Alesha selalu suka pada kondisi di mana sekarang ini tidak ada yang perlu melihatnya terluka.
Tidak ada yang perlu melihatnya merasa putus asa. Tidak ada yang perlu melihatnya lemah.
Namun, lelaki itu tiba-tiba datang di hadapannya. Alesha tentu saja terkejut luar biasa. Ia merasa seperti seorang buronan yang tertangkap basah oleh polisi dari persembunyiannya.
Sesaat ia panik, tetapi tetap memasang wajah datarnya, bersikap seolah tak ada yang sedang mengusik kepalanya.
Alesha masih terdiam seribu bahasa. Rautnya menunjukkan ekspresi tak terbaca. Entah marah, entah kesal, entah takut atau yang lainnya.
Sementara itu, Rafael hanya bisa menebak-nebak. Semakin ditebak, semakin sulit.
Memutus segala getar melankolis yang bersitemu dalam atmosfer yang dramatis,
Alesha langsung membawa Rafael pergi.
"Jangan bicara di sini," ucapnya, tegas dengan tersirat menyuruh Rafael mengikuti langkahnya.
Mereka berdua kemudian pergi ke taman yang ada di bagian belakang rumah sakit. Beberapa kursi kini diduduki beberapa orang. Lampu-lampu taman yang berbentuk bulat sempurna menyala dengan terang.
Kursi-kursi panjang berwarna putih itu terpajang di sisi-sisi jalan menunggu siapa saja yang berniat mengisi.
"Berhenti berbicara hal-hal yang menjijikkan."
Wanita itu kini mengempaskan tubuhnya menyandar pada kursi taman itu. "Bagaimana kamu bisa tahu aku ada di sini?" Ia lantas menatap Rafael dengan tatapan datar, membuat pria itu semakin sulit menebak emosi wanita itu.
Lelaki itu lalu perlahan ikut duduk di kursi sebelah Alesha yang memberikan jarak satu meter. "Aku tidak sengaja."
Kemudian lelaki itu mengembuskan napasnya perlahan, sangat pelan, hingga jika ada nyamuk lewat di depannya pun tak akan terganggu.
"Pakaian-pakaian yang kubelikan untukmu, kamu meninggalkannya. Aku ingin mengembalikannya saat itu. Lalu aku memutuskan untuk mengikutimu. Namu…
I Love You My Sugar Daddy
Tidak begitu baik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 309 Episodes
Comments