Menyambut malam pertamanya Aleia berdandan sangat cantik, menggunakan lingerie berwarna merah yang sudah dia persiapkan sejak kemarin.
Aleia menatap dirinya sendiri di dalam cermin, tersenyum dan merasa lucu ketika dia menggunakan baju yang sangat seksi ini.
Puas menatap dirinya sendiri, Aleia melihat jam di dinding. Waktu menunjukkan pukul 8 malam, tapi hingga kini suaminya itu belum juga pulang.
Setelah acara pemberkatan mereka Arkan membawa Aleia untuk pulang ke rumahnya, namun setelah itu Arkan langsung pergi entah ke mana.
Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut pria berwajah dingin itu sebagai bentuk pamit.
Hanya ibu mertua Aleia yang menjelaskan, mungkin saja Arkan pergi ke perusahaan.
Kedua orang tua Arkan memperlakukan Aleia dengan baik, mereka pun telah mengenal Aleia sejak lama. Justru merasa bersyukur dengan pernikahan ini karena Aleia bersedia jadi ibu pengganti untuk baby Bryan.
"Kenapa Arkan belum juga pulang? padahal sekarang sudah malam," gumam Aleia, Dia kemudian memutuskan untuk menghubungi sang suami melalui sambungan telepon.
Tapi sayang, nomor Arkan tidak bisa dihubungi. Nomor itu tidak aktif.
Di perusahaan Bright Kingdom, Arkan duduk di kursi kerjanya dengan tatapan yang kosong. Sedikit pun dia tidak terpikirkan tentang pernikahannya dengan Aleia yang baru saja terjadi tadi pagi. Tidak merasa jika wanita pembunuh Diora itu kini adalah istrinya.
Arkan masih berputar dengan masa lalu dan kenangan indahnya bersama mendiang sang istri. Meski pernikahannya dengan Diora terjadi karena sebuah kesalahan namun kehadiran baby Bryan menjadikan cinta itu ada di antara mereka berdua.
Tak ada penolakan apalagi kebencian, Arkan hanya bersyukur memiliki calon anak saat itu.
"Diora," panggil Arkan, seolah sang istri mampu mendengar panggilannya.
Arkan memejamkan mata dan melihat Diora yang menggendong baby Bryan.
Seketika itu juga Arkan kembali membuka mata, sadar jika sang anak kini pasti sangat membutuhkan dia. Terlebih saat Arkan meyakini satu hal, bahwa Aleia tidak akan pernah bisa menenangkan anaknya dan menggantikan posisi Diora bagi anak semata wayangnya.
Saat itu juga Arkan bangkit dari duduknya, segera bergegas pulang.
Belum sampai jam 9, Arkan telah tiba di rumah. Kedatangannya langsung disambut oleh Aleia. Aleia yang kini telah menutup lingerienya menggunakan jubah tidur.
"Ku pikir kamu tidak pulang," ucap Aleia.
Arkan hanya diam, terus berjalan dengan langkah lebar menuju kamar sang anak. Aleia mengikuti, meski membuatnya berjalan dengan buru-buru.
Di dalam kamar sana, Arkan melihat sang anak yang sudah terlelap. Seorang baby sitter yamg ditugaskan mendampingi Aleia pun ada disana.
"Bryan sudah tidur, ayo kita tidur juga," ajak Aleia, dia menyentuh lengan Arkan namun dengan segera Arkan menepisnya.
Memberikan tatapan yang sangat tajam.
Tapi sungguh, Aleia tidak merasa takut dengan tatapan itu. Dia malah membalas dengan kedua matanya yang berbinar dan senyum yang terukir lebar.
"Jangan membuatku semakin menatap mu hina Aleia."
Aleia terkekeh pelan.
"Kenapa aku harus hina? Bagaimana pun awalnya sekarang kita adalah suami dan istri. Diora tetap akan jadi bagian penting dalam hidup kita, tapi hidup juga harus tetap berlanjut Ar."
"Pandai sekali mulut mu bicara, tapi ingat 1 hal. Aku akan tetap mencari bukti tentang kecelakaan itu. Ku pastikan kejahatan mu akan terbongkar."
"Jangan tutup mata hanya karena Diora istri mu, dalam kecelakaan itu jelas dia yang salah."
"Tidak, kamu pasti sudah memanipulasi semuanya. Ayahmu bisa melakukan apapun kan?"
"Jangan bawa-bawa ayahku."
Arkan tersenyum miring.
Dan Aleia meremat kedua tangannya sendiri yang sudah basah dengan keringat dingin. Perdebatan ini benar-benar membuatnya takut, tapi dia terus mencoba untuk terlihat tegar.
"Apapun upaya mu, aku akan tetap jadi istri mu yang baik, ibu yang baik untuk Bryan," ucap Aleia. Dia tersenyum dan kemudian pergi dari sana.
Pergi menuju kamarnya. Kamar mereka.
Sementara Arkan menatap nyalang pada kepergian wanita laknat itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Yeni Fitriani
langsung skip skip skip langsung cari part bab di mana arkan .engetahui segala kelicikan diora....dan di saat yg sama aleia sdh menyerah dgn pernikahan mereka dan aleia sdh pergi wkwkwk biar arkan merasakan penyesalan bodohnya dia
2025-03-02
0
Hariyanti
kenapa ga jujur aja.....sebab mereka kecelakaan.kenapa harus mengorbankan diri atas nama cinta......😰😰😰
2025-03-10
0
komalia komalia
kesan nga alea jahat
2025-01-30
0