Diora dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan itu sementara Aleia masih dalam keadaan kritis di rumah sakit.
Arkan sangat syok atas kecelakaan yang menewaskan sang istri. Untuk pertama kalinya di dalam hidup akhirnya pria berwajah dingin itu menjatuhkan air matanya. Memeluk sang anak yang telah ditinggal sang ibu erat di dalam dekapan.
Berdiri di samping pusara sang istri, merasakan elusan lembut dari ibunya-Elma.
"Diora sudah beristirahat dengan tenang Ar, ayo kita pulang," ucap wanita paruh baya itu. Dia sama terpukulnya. Terlebih tiap kali melihat keadaan sang cucu. Baby Bryan jelas sangat kehilangan ibunya, satu-satunya sentuhan yang selalu membuatnya tenang.
"Ayo," ajak Danu pula, dia adalah ayah Arkan.
Keluarga itu akhirnya meninggalkan pemakaman.
Dan sehari setelah pemakaman Diora, Aleia yang masih terbaring lemah di rumah sakit meminta kepada sang ayah untuk menikahkannya dengan Arkan.
Permintaan wanita itu tentu saja disambut keterkejutan oleh seluruh anggota keluarganya. Alex Carter sang ayah bahkan sampai tergugu, tak mampu langsung menjawab.
Sementara ibunya yang bernama Jia seketika lemas tubuhnya dan terduduk di pinggir ranjang perawatan sang anak.
Dua adiknya Aaron dan Arion pun hanya mampu terdiam.
Pernikahan ini jelas bukan sesuatu yang mudah, terlebih bagi Arkan yang baru saja ditinggal oleh sang istri.
"Sebelum Diora meninggal, dia ingin aku menjaga baby Bryan," ucap Aleia dengan lirih, mencari alasan yang tepat, untuk menutupi rasanya pada Arkan yang masih menggebu hingga kini. Bagi Aleia sekarang adalah kesempatannya untuk bisa memiliki pria itu.
Meski harus memanfaatkan tentang kematian Diora dan baby Bryan sekaligus.
Saat mengatakan kalimat itu pun tatapan Aleia terlihat kosong, seolah kembali mengingat kecelakaan dahsyat yang beberapa hari lalu terjadi di antara dia dan mendiang Diora.
Alex dan Jia membuang nafasnya pelan, sangat mengerti jika Aleia akan dengan suka rela mengambil beban itu. Mengingat selama ini Aleia dan Diora bersahabat dekat.
Dan baby Bryan juga adalah korban.
"Aku mohon Dad, atur pernikahan ku dengan Arkan. Dia pasti menolak, tapi aku mohon daddy mengupayakan segala cara untuk membuat pernikahan ini terjadi. Aku tidak ingin baby Bryan jatuh ke pengasuhan orang yang salah. Aku tidak ingin mengingkari keinginan Diora yang terakhir." mohon Aleia, dia menangis.
Sangat pilu di mata semua orang.
"Baiklah, daddy akan bicarakan ini dengan Arkan," ucap Alex, tanpa banyak bicara dan bertanya lebih, dia langsung mengiyakan keinginan sang anak. Aleia Carter, putri satu-satunya di keluarga Carter. Putri yang sangat Alex sayangi.
Jangankan tentang pernikahan ini, andai Aleia meminta hal yang lebih tak masuk akal pun akan tetap dia turuti.
Hari itu juga tepat jam 2 siang, Alex mendatangi rumah Arkan Bright. Mengucapkan bela sungkawa dan mengutarakan niatnya untuk datang kesini.
Tentang menawarkan pernikahan diantara Arkan dan Aleia.
"Menikahkan dengan Aleia, dia akan jadi ibu pengganti untuk Bryan."
Arkan tercengang.
Mendengar itu Arkan menggelengkan kepalanya pelan, sudut bibirnya pun terangkat membentuk sebuah senyum miris.
Bagaimana bisa dia menikah disaat makam mendiang sang istri masih basah.
"Maaf Tuan Alex, saya tidak bisa melakukan itu. Saya tidak akan menikah dengan Aleia."
"Maaf Arkan, sebelumnya aku belum memberitahumu, tapi ini bukanlah negosiasi. Aku tidak mau ada penolakan." terang Alex, bicara dengan suaranya yang sangat dingin dan penuh intimidasi.
Tahu jika Arkan akan menolak, maka Alex sudah bicara bisnis sejak awal. Tentang menarik semua investasi yang telah dia berikan, juga bahkan menjual sahamnya beserta koalisinya di dalam perusahaan Bright Kingdom pada perusahaan pesaing BK.
Juga tentang kecelakaan itu yang jelas adalah kesalahan Diora. Kamera cctv, rekaman black box semua jelas tertuju kesalahan Diora.
Jika Alex mau memperpanjang kasus ini, maka Arkan lah yang akan merugi. Diora pun akan dikenal buruk dalam kematiannya.
Dan mendengar itu semua Arkan tak berkutik, dia hanya mampu mengepalkan kedua tangannya eray. Arkan memang diam, namun amarah di dalam dirinya sudah seperti tak terkendali.
Dari data memang Diora yang salah, tapi pasti ada alasan kenapa istrinya melakukan itu? dan hingga kini Arkan masih beranggapan bahwa Aleia lah yang menyebabkan istrinya meninggal.
Dan tiba-tiba Aleia melalui ayahnya menawarkan sebuah pernikahan yang tak bisa ia tolak.
"1 minggu lagi, pernikahan mu dengan putriku akan di gelar," ucap Alex, tak bisa dibantah.
"Baiklah, saya akan ikuti keinginan Anda," balas Arkan, dengan sorot matanya yang seolah mati rasa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Ita rahmawati
aleia jelasencintai arkan dn diora juga jelas sengaja menjebak arkan tp gmna dg perasaan arkan,,apa dia sm sekali gk punya perasaan sm aleia dn gimna juga perasaan arkan yg sebenernya ke diora 🤔
ini nama² nya kok kyk kenal ya 😅
2025-01-05
0
Yeni Fitriani
disini nyeseknya liat aleia segitu cintanya sm arkan....sedangkan arkan dlm pase masih bodoh karna dibodohi dan ditipu oleh diora istrinya sendiri....
2025-03-02
0
andi hastutty
Lanjut
2024-08-27
0