"Dasar wanita gila," umpat Arkan saat melihat Aleia pergi menjauhi dia, kembali masuk ke dalam rumah.
Arkan tidak menaruh sedikitpun curiga pada Aleia, meski Wanita itu telah berhasil mengambil rambutnya beberapa helai . Dia hanya menganggap jika Aleia adalah gadis yang barbar.
Tapi tidak dengan Jerry, asisten pribadi Arkan Bright itu menatap penuh tanya pada sang Nyonya. Melihat sorot mata penuh maksud dari tindakan yang baru saja dilakukan oleh nyonya Aleia.
Namun pikiran Jerry buyar saat mendengar suara pintu mobil yang ditutup cukup kuat oleh sang Tuan.
Jerry pun dengan segera masuk ke dalam mobil itu dan mengemudikannya.
"Bagaimana dengan semua bukti kecelakaan itu? apa kamu bisa mendapatkannya?" tanya Arkan, tak lama setelah mobil masuk ke jalan raya.
Kasus kecelakaan itu telah dihentikan semua prosesnya karena kedua belah pihak memilih damai. Bukti-bukti kecelakaan itu pun telah diamankan oleh pihak kepolisian.
"Saya telah mendapatkan salinannya Tuan. Kamera cctv hanya menangkap gambar saat mobil itu melewati jalanan. Sementara rekaman black box tidak menangkap suara, tapi mencatat beberapa data. Gaya tabrakan depan dan samping, durasi kecelakaan, kecepatan kendaraan, posisi akselerator, RPM mesin, aplikasi rem dan aktivasi ABS, sudut roda kemudi, keterlibatan fitur stability control, sudut guling kendaraan saat terjadi kecelakaan mobil terguling, penggunaan sabuk pengaman pengemudi dan penumpang depan, pengembangan kantong udara (airbag), kecepatan, dan kesalahan yang terjadi pada airbag, posisi kursi depan, ukuran penghuni mobil, jumlah benturan selama peristiwa tabrakan." Terang Jerry dengan sangat rinci.
"Dan dari semua data itu, memang nyonya Diora lah yang salah, berulang kali dia menganggu konsentrasi menyetir nyonya Aleia."
Arkan terdiam.
"Jalanan yang mereka lalui, adalah jalur cepat menuju Bright Kingdom. Maaf harus mengatakan ini, tapi sepertinya nyonya Aleia mengetahui sebuah informasi, beliau hendak memberi tahu Anda namun nyonya Diora menghalanginya."
"Jadi kamu menyalahkan istriku?"
"Maaf Tuan, bukan maksud saya seperti ini. Ini semua hanya berdasarkan data. Ponsel nyonya Diora ditemukan terbakar tak jauh dari kecelkaan itu. Saya sedang memperbaikinya di Leb, saat ponsel itu pulih dan semua data kembali mungkin kita bisa mendapatkan petunjuk lain." Terang Jerry lagi.
Dan lagi-lagi Arkan hanya diam, menatap jalanan yang mereka lewati dengan tatapan kosong.
Sampai detik ini dia masih sangat yakin jika istrinya tidak bersalah, tapi Aleia lah yang menyebabkan istrinya meninggal.
Arkan menutup mata dan telinga dari semua data. Kini hanya akan menunggu hasil dari ponsel milik mendiang sang istri.
Sementara itu di rumah utama Bright. Aleia melewati sarapannya dengan ceria, dia bahkan meminta pelayan untuk menyiapkanya bekal makan siang.
Selesai sarapan, Aleia menghubungi sang asisten, Lisa.
"Pagi ini aku tidak datang ke kantor, sekitar jam 10 aku akan langsung memeriksa persiapan pernikahan tuan Eril. Kita bertemu disana saja." Pagi ini Aleia akan lebih dulu pergi ke rumah sakit untuk melakukan tes DNA.
"Baik Nona, eh sekarang kamu sudah jadi nyonya ya?"
Kedua gadis itu tertawa, mereka bukan hanya sekedar manajer dan asistennya, tapi juga sudah jadi sahabat.
Sebelum pergi, Aleia lebih dulu menemui baby Bryan, menciumi pipi bayi tanpa dosa itu.
"Mommy pergi dulu ya sayang, janji tidak akan pulang terlalu sore," ucap Aleia.
Sang pengasuh yang melihat interaksi itu hanya tersenyum. Tak menyangka juga jika nona muda keluarga Carter bersedia menjadi ibu sambung untuk bayi malang ini.
"Nanny, kalau ada apa-apa dengan baby Bryan, kabari aku dulu, jangan telepon Arkan. mengerti?"
"Baik Nyonya."
Sebuah ciuman kembali Aleia labuhkan di pipi baby Bryan. Dia kemudian memerintahkan sang pengasuh untuk keluar mengambilkannya minum.
Dan setelah pengasuh itu keluar dari kamar, Aleia memotong sedikit rambut bayi mungil itu. Lalu mencium baby Bryan lagi.
Maafkan mommy sayang, mommy menempatkan mu di posisi yang sulit.
Lagi, Aleia mencium baby Bryan. Jika bisa, Aleia benar-benar bersikap egois, memiliki keduanya, Arkan dan baby Bryan sekaligus.
Dia hanya ingin mengumpulkan bukti, bukan membuang bayi ini.
Cup! lagi, Aleia mencium pipi bayi tampan itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Mei Saroha
ya ampunnn.. detail Kali lah kk othorrr.. sampe ngga napas saya bacanyaaa.. 😆😁🥳👌
2024-12-24
2
andi hastutty
Nanti kamu kaya Deddy Alex sudah di ceraikan malah ngemis minta balikan
2024-08-27
0
Nabila hasir
jadi inget daddy alex setelah berpisah ma mommy jia.
ngemis2 cinta hehehe ke mommy jia
2023-11-02
6