Eva itu hanya bisa menunduk
"Apakah Aku sejijik itu?" gumam kecil eva tapi masi bisa didengar oleh Rizky
"kamu Adalah Perempuan cantik yang pernah Tuhan Ciptakan. Kak. dirimu bukan hal yang menjijikkan tapi aku dan dirimu adalah berbeda. dan itu membuat kita haram perpelukkan yang bukan muhrimnya" kata Rizky menjelaskan agar eva tidak salah sangka
Eva mendengar itu sedikit memerah dan tersenyum
"Aku akan menelpon Asisten ku agar pembelian Perusahaan Kakak Berjalan baik" kata Rizky mengambil handphone nya
"T--Tunggu. Itu bukankah Iphone 11 pro?" Tanya Eva
"Benar. Apakah Kaka punya juga?" Tanya Rizky
eva menunduk
"Aku tidak pernah membeli barang mahal karena keluarga besar Utama pasti akan melihat keuangan ku dan mereka akan meminta-minta layaknya pengemis di jalan. Itulah alasan aku tidak mau membeli barang mahal" kata Eva
rizky perpikir seberapa kejam atau seberapa pelitnya keluarga utama Kaka angkatnya tersebut
"Ayo Kak. naik ke mobil ku. kali ini aku akan traktir kaka" kata Rizky mengajak ke mobil nya
"Eh Mobil? Bukankah kita dilarang berdekatan ?" Tanya Eva
"memang(mengangguk) tapi kita memiliki niat dan alasan yang jelas dan tidak melakukan hal bodoh atau hina di mata Tuhan" kata Rizky
Rizky pun membukkan Pintu mobilnya tersebut
"Wow Mobil kamu Adalah Lamborghini? Aku gak menyangka mendapatkan Adik Angkat yang kaya. Mana Lamborghini terbaru lagi" kata Eva melegar takjum
Visualnya)
'Untung saja Balqis cepat mengabulkan Permintaan ku kalau tidak malu aku sebagai pria didepan Wanita ini' gumam Rizky
[Tuan. Permintaan hari ini masi tersisa satu. Apa yang ingin anda miliki?] kata Balqis bertanya
'Hmm. Akusisikan saja MoboMarket beserta Minimarket nya. Apa bisa?' Tanya Rizky
[Jangan Ragukan saya sebagai Sistem Anda. Tuan] Kata Balqis.
[Permintaan Anda Telah Terkabul. Selamat !] Notifikasi
[Perusahaan MoboMarket Telah Diakusisi oleh Tuan Rumah dan menjadi List Aset milik Tuhan Rumah] kata Notifikasi.
"Rizky. Kita mau kemana?" Tanya Eva sambil melihat gedung2 lyaknya anak kecil baru keluar rumah
"Kita Ke Apple Store" kata Rizky dengan tersenyum
"Apple Store? Tu-Tnggu aku gak bisa membeli hal tersebut" kata eva mencegah Rizky
"tentu jelas bukan kamu yang membeli. Kak. Aku akan membeli sebagai Hadiah ku karena telah menjadi adik angkat mu" kata Rizky sambil fokus menyetir
Eva yang mendengar itu sedikit tidak enak dengan Rizky. bagaimanapun mereka baru kenal sekitar 2 jam dan rizky sudah mempercayainya sepenuhnya
"Nah Rizky. Apa yang membuat mu mau menjadi adik angkat ku?" Tanya Eva
"Entah. Aku merasakan sendiri sejak ditinggal oleh orang yang ku cinta. Orang Tua ku meninggal karena Covid19 dan aku adalah anak tunggal yang ditingalkan" kata rizky dengan nada lemah
Eva menunduk dengan wajah bersalah
"M--maafkan ku. Aku tidak tahu hal tersebut. Aku turut berduka" kata Eva
"Tidak perlu khawatir. Kak. Aku sudah terbiasa. Tapi aku punya sekarang aku kakak yang cantik dan Pak adam & Pak Adit" kata Rizky dengan tersenyum
"Pak Adit & pak adam? Siapa mereka?" Tanya Eva
"Ah maaf. Aku lupa menceritakannya. Pak Adam adalah Guru SMA ku. beliau adalah orang paling berjasa di masa sma ku. kamu tahu kak. Disaat orang tua ku hidup dan Aku sering ditinggal oleh orang tua ku karena mereka adalah perawat rumah sakit. pak adam mengajak ku kerumahnya untuk singgah atau bermain catur bersamanya" kata Rizky
"setelah lulus bahkan pak adam adalah orang yang pertama menawarkan ku untuk berkuliah di salah satu universitas bergengsi tapi aku menolaknya karena apa? biaya saat itu sangat rumit dan orang tua ku tidak mampu" kata Rizky
"pada akhirnya Aku berkuliah di universitas negeri milik Pemerintah. Dan disitulah aku bertemu pak Adit. Awal jumpa kami adalah ketika pak adit ban motornya bocor dan saat itu aku melihatnya. Tanpa pikir panjang aku membantunya tapi bantuan ku ditolak karena pak adit belum tahu aku siapa jadi agak takut dengan Diriku.Tanpa harus berdebat pun. Akhirnya aku memanggil Tukang bengkel yang memang saat itu milik teman ku. Dan di awal jumpa itu pak adit mulai percaya dengan ku. Eh tanpa kami duga. Ternyata kami berjodoh. Kami ditemukan kembali saat aku masuk sebagai mahasiswa telat tapi Pak Adit menolong ku atas kejadian sebelumnya. Dan itu lah kami berteman layaknya anak dan ayah" kata Rizky tersenyum bahagia menceritakan kedua sosok yang berarti baginya
Eva melihat senyum milik rizky seperti tulus dan terpancar kebahagia saat menceritakan hal tersebut
"lalu apa yang membuat mu bisa dekat dengan pak Adam?" Tanya Eva
"Pak Adam? pak adam itu adalah teman dari Ayah ku semasa mereka berkuliah. Dan Ayahku meminta tolong kepada pak adam untuk menitipkan diriku selama aku bekerja. Dan selama aku singgah dirumah pak adam. Aku selalu membantu bersih-bersih dan sejenismya. Dan disanalah juga aku mengenal tuhan ku" kata Rizky tersenyum
...----------------...
...BYE...
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 121 Episodes
Comments
Frinco
kapan beli mobil ya...
2023-03-12
1
Nata Anonymous
oooohhhhhhh
2023-01-17
1
Taufik Hidayat
lamborghini Countach terbaru
2023-01-13
0