MY DOCTOR
Selamat membaca
Jangan lupa vote, komen dan jempolnya (👍)
***
“Aku nggak mau.”
Viana dengan tegas dihadapan kedua orang tuanya dan kata itu membuat Ayah dan Bundanya menatap heran. Pandangan mereka saling bergantian melihat gadis di depan jelas-jelas tegas menolak permintaan keduanya.
“Kamu belum bertemu dia. Bagaimana bisa kamu langsung menolak begitu saja.”
Viana menyandarkan tubuhnya di sofa, makin kesal karena di paksa kedua orang tuanya untuk menikah dengan pilihan mereka.
Siapa juga yang mau menikah muda? Umurnya saja masih sembilan belas tahun.
Masih banyak hal yang ingin Viana lakukan seperti bermain sepuasnya dengan teman sebayanya dan mempunyai pacar.
Bagaimana bisa Viana lakukan bila sudah menikah? Ayolah ini bukan zamannya Siti Nurbaya, tapi zaman global.
“Viana tetap menolak.”
“Kamu coba dahulu berkenalan. Dia pria yang baik. Dia seorang Dokter muda dan tampan.” Bundanya keukeuh dengan ucapannya.
Viana mulai geram. Mengabaikan semua ucapan dari Bundanya. Ada apa dengan profesi dokter? Apa yang istimewa? Itu hanya profesi saja. Cinta atau hati tidak bisa di paksakan. Meskipun pria itu kaya dan tampan. Keputusan Viana tetap sama menolak.
“Dengarkan Via. Ayah menjodohkan kamu untuk masa depan kamu. Ayah ingin kamu mendapatkan pria yang terbaik dan bisa menjadi pendamping kamu seumur hidup.”
Viana menelan salivanya dengan kasar. Seumur hidup? Apa Ayahnya yakin kalau pria itu akan setia pada Viana seumur hidupnya? Tidak ada pria yang sempurna di muka bumi ini. Termasuk Ayah Viana. Sebaiknya pria pasti ada keburukannya.
Saat mendengarkan ucapan Ayahnya begitu ingin dirinya cepat menikah dan berumah tangga dengan pria baik menurut pilihannya.
“Maafkan Via. Jawaban tetap M E N O L A K perjodohan ini. Harusnya Ayah dan Bunda itu bisa mendukung keputusan Viana. Aku ingin menggapai cita-cita Viana menjadi seorang Lawyer. Jadi tolong jangan paksa aku lagi.”
Viana lebih tegas dengan ucapan dan kata-katanya dengan menatap penuh harapan kepada Ayah dan Bundanya. Sebelum ia bergegas pergi ke kamarnya untuk menenangkan pikirannya.
Karena mendapat serangan secara tiba-tiba. Tanpa persiapan.
“Viana. Ayah sudah berjanji menjodohkan anak-anak kami nanti. Ayah tidak ingin melanggar janji pada sahabat Ayah. Jadi, Please, kamu mau kan pertimbangkan kembali.” Ardan menatapnya sendu. Dia mungkin berharap banyak dengan Viana.
“Tapi―”
“Benar kata Ayah. Kamu pertimbangkan lagi. Ini untuk kebaikan kamu.” Kata Nina memotong ucapan Viana.
Viana menggeleng. Tidak ingin bersuara ataupun menjawab pertanyaan Nina dan Ardan yang terus mendesaknya. Melihat ekspresi wajah keduanya membuat Viana muak.
“Viana, Ayah mohon.”
Ardan memelas kepada putri satu-satunya. Tatapan yang membuat hati Viana tidak bisa menolak. Namun tetap pada pendiriannya. Mendadak Viana merasa jantungnya terus berdetak kencang. Wajahn terasa panas.
“Aku tetap menolak.” Viana keras kepala.
Viana tersenyum kecut. Ia tahu yang terbaik untuknya. Sadar dengan ucapannya akan menyakiti orang tuanya. Tapi ini pilihan dan jawabannya.
“Kamu―”
Ardan memegang belakang kepalanya merasa pusing. Bukan karena sakit. Tapi mendengar ucapan putrinya yang terus saja menolak dan membuatnya menjadi tidak karuan. Dan melihat kilatan mata coklat di wajah yang benar teguh dengan pendirian putrinya. Yang Keras kepala seperti dirinya.
“Viana.”
“Aku nggak peduli akan janji Ayah. Aku hanya peduli akan nasibku di masa depan nanti.”
Viana pergi meninggalkan kedua orang tuanya, dan membiarkan Nina dan Ardan terus teriak memanggil namanya. Viana keras kepala. Ia tidak suka dikekang ataupun diatur.
Rasanya ingin ia pergi jauh dari rumah ini, dan mengejar mimpinya.
Maafkan Viana. Ayah dan Bunda ini adalah pilihan dan keputusanku. Kali ini biarkan Viana yang melakukan semua keinginanku. tanpa ikut campur tangan kalian.
***
Gimana lanjut nggak?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 11 Episodes
Comments
Nhur Aj Hasna
lumayan,, semangaaat💪💪
2020-06-18
1
Phyllo Cepy
bru pertama baca
kayake menarik
lanjut thor
2020-04-20
1
Ay Purwani
bagus ceritanya thor lanjut thor
2019-10-08
2