Keyla sangat ingat dengan janjinya yang ia ucapkan saat Mondy mau membantu menuruti ngidam Sheina. Mereka berjanji akan pergi kencan selama dua minggu. Namun, kencan pertama mereka harus berakhir tragis karena adanya skandal yang terjadi antara keduanya. Karena itulah, Keyla masih berhutang janji dengan Mondy.
“Tidak bisakah itu diganti dengan yang lain?” tanya Keyla yang tidak ingin menjalin kedekatan lagi dengan Mondy. Ia tidak mau membuat kegaduhan lagi kalau sampai ia dan Mondy tertangkap sedang jalan berdua.
"Nggak bisa gitu dong, Key. Janji adalah hutang. Kalau bisa dibungakan, harusnya enam bulan itu udah berkali-kali lipat loh. Kamu harus tepati janji dong, Key. Kalau nggak, aku akan ganggu hidup kamu terus," jawab Mondy tidak terima.
Yang Mondy inginkan adalah menahan Keyla supaya tidak pergi lagi. Kencan dua minggu adalah alasan yang saat ini bisa ia gunakan untuk menahannya. Setelah itu, entah apa dia bisa menahan Keyla lebih lama lagi.
Keyla menghela napas, berat baginya untuk bisa jalan bersama Mondy di tempat umum. Pasti akan banyak pasang mata yang memandang mereka, lalu berita tentang skandal itu akan muncul lagi ke permukaan. "Kita nggak bisa berduaan di tempat umum kayak gitu Mon, pasti akan banyak orang yang ngenalin kita dan beritanya pasti diungkit lagi," elaknya.
Mondy memikirkan semua kalimat yang Keyla ucapkan itu. Diam-diam otaknya mulai memikirkan cara supaya mereka tetap bisa berkencan. "Gimana kalau kita pergi tanpa ketahuan," usul Mondy sembari memainkan alis matanya naik turun.
Mondy memang sangat cerdas, tidak heran jika dia memiliki banyak cara dan rencana untuk mencapai tujuannya.
Keyla mengerutkan kening. Sebenarnya, dia ingin kembali ke luar negeri dan terhindar dari Mondy, tapi jika Mondy menagih janji seperti ini, dia tidak bisa mengelak lagi. Keyla tidak pernah ingkar janji, ia selalu menepati janjinya walau bagaimanapun caranya. Apalagi, janjinya pada Mondy sudah enam bulan belum ia tepati. "Oke. Sekarang aja biar makin cepet." Keyla mengambil tas dan jaketnya, lalu berjalan cepat menuju mobil Mondy dan masuk ke mobil itu.
Mondy cengar-cengir karena berhasil mengajak keyla kencan. "Yes, akhirnya kencan." Dia lalu menyusul Keyla masuk ke mobil dengan perasaan yang sangat bahagia.
"Bagus deh, kaca mobil kamu gelap, jadi nggak akan ketahuan kalau kita kencan," kata Keyla setelah Mondy masuk.
"Ketahuan juga nggak apa-apa. Aku siap kok nikahin kamu, Key."
"Nggak segampang itu, Mon. Aku nggak siap nikah. Aku nggak mau gagal kayak Mama. Apalagi, sekarang aku udah bahagia sama kehidupan di luar negeri." Keyla tersenyum mengingat kehidupannya di Italia yang bebas. Berteman dengan siapa saja tanpa peduli gosip atau apa pun. Meski begitu, Keyla selalu bisa menjaga diri.
"Kamu lebih suka di luar negeri? Apa kamu nggak kasihan sama orang tua kamu, Key?" Mondy menyalakan mesin dan menjalankan mobilnya.
Imajinasi Keyla tentang hidup bahagianya di luar negeri tiba-tiba buyar karena Mondy menyinggung soal orang tuanya. Dia memang selalu teringat mamanya, dan juga kesehatan papa tirinya saat berada di Italia.
"Ya, memang berat sih kalau bicara soal mereka." Keyla menundukkan kepalanya.
Mondy yang melihat hal itu merasa bersalah dan meraih tangan Keyla dalam genggamannya. "Tenang aja, Key. Kamu nggak perlu kerja keras sampai ke luar negeri. Nikah sama aku, kamu akan jadi ratu yang bisa mendapatkan apa pun yang kamu mau, aku janji."
🥨🥨🥨Awas Bang, aku pasang cctv di mobil, ntar aku sebarin kalau kalian gandengan tangan💐💐💐
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 69 Episodes
Comments
Pia Palinrungi
nggak tahu kayla kenapa nggak bs cinta dn nerima mindy kasian sdh menunggu lama
2023-08-07
1
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
🥨🥨🧡🧡semangat berjuangnya abang mondy cookies cute 🧡🧡🥨🥨
2023-06-25
0
Ney Maniez
🤗
2023-01-08
0