Keyla dan Mondy menunggu di depan kamar tempat Sheina dirawat. Sheina yang ingin memberikan ASI untuk bayinya sedang butuh privasi agar tidak malu karena ada Mondy. Keyla pikir, Sheina menyuruhnya keluar pasti karena tidak ingin terjadi keributan jika Bara dan Mondy harus menunggu di luar, karena itulah Sheina memintanya untuk keluar.
Sementara itu, Mondy yang harus terusir dari ruangan Sheina pun justru merasa bahagia. Ia pikir ini adalah kesempatan emas untuk bisa berbicara dengan Keyla. Ia mendekati Keyla yang duduk di kursi sofa menunggu Sheina selesai menyusui bayinya.
Keyla yang menyadari Mondy bergerak mendekatinya, lalu berdiri dan ingin menghindar. Namun, Mondy justru mencekal tangannya dan menahan gerakan Keyla.
“Kenapa kamu menghindariku, Key?” tanya Mondy yang kini menyejajarkan posisi mereka. Kini, ia bisa melihat jelas raut wajah Keyla dari dekat.
“Bukankah semuanya udah berlalu?” tanya Keyla yang berusaha menekan perasaannya. Hubungannya dengan Mondy menjadi aneh karena skandal itu. Meski semua hanya kesalahpahaman, tapi gosip yang beredar sudah mematahkan impiannya.
Keyla pikir semua yang terjadi memang disengaja oleh Mondy, apalagi Mondy langsung mengajaknya menikah hanya karena skandal itu. Kecurigaan itu jugalah yang membuat Keyla ragu dan memilih pergi jauh dari Mondy.
“Bagi kamu mungkin udah berlalu, Key. Tapi bagi aku enggak. Enam bulan aku tunggu kabar dari kamu, aku tunggu kamu kembali dan terima perasaan aku. Aku beneran cinta sama kamu, Keyla.” Mondy mengutarakan lagi perasaannya yang dulu juga pernah ia ungkapkan.
“Mondy, kamu nggak tahu apa-apa tentang aku. Mungkin perasaanmu itu cuma obsesi aja. Karena aku adalah adiknya Sheina, mantan pacar yang sangat kamu cintai,” ucap Keyla yang berusaha melepaskan tangan Mondy dari tubuhnya. Ada desiran aneh saat ia mengatakan isi pikirannya itu. Entah benar atau salah, Keyla tidak bisa mempercayai sepenuhnya perasaan Mondy kepadanya.
Mondy menghela napas berat. Bisa-bisanya Keyla berpikir seperti itu. Kalau Mondy hanya mencintai Sheina, kenapa ia rela menunggu berbulan-bulan kedatangan Keyla yang tidak pasti. Padahal bisa saja Mondy mengencani gadis lain siapa pun kalau ia mau.
“Key, aku harus apa biar kamu percaya sama aku? Apa aku harus pindah rumah? Padahal aku berharap kamu bisa menjadi Bu RT di komplek itu,” ucap Mondy dengan lirih.
Belum sempat Keyla menjawab, tiba-tiba ponselnya berdering. Seorang teman seprofesi meneleponnya dan membuat Keyla memiliki kesempatan untuk menjauhi Mondy.
“Ya, halo Fan.” Keyla berjalan menjauh dari ruang rawat Sheina.
Namun, Mondy yang penasaran justru mengikutinya diam-diam. Sampai akhirnya, Keyla berhenti di taman rumah sakit dan duduk di bangku panjang taman itu.
“Perusahaan apa?” tanya Keyla yang kini sudah duduk tenang.
“Iya, perusahaannya namanya Garuda Grup. Mereka mau bikin iklan parfum dua hari lagi, dan kamu tahu, kan, ibu aku harus dibawa ke Singapura untuk operasi. Aku udah kirim foto kamu ke mereka tadi dan mereka oke. Kamu bisa gantiin aku, kan?”
“Kenapa harus Garuda Grup sih Fan. Kalau perusahaan lain sih aku bisa!” ucap Keyla yang tidak menyadari ada Mondy yang menguping tak jauh darinya.
Kening Mondy berkerut saat mendengar nama perusahaannya disebut. “Keyla nyebutin Garuda Grup!? Ada apa ya? Emangnya dia ada kerja sama dengan perusahaanku?” gumam Mondy yang sengaja menguping pembicaraan Keyla.
“Ya sudah deh. Aku usahain. Nggak mungkin juga CEO-nya ngawasin proses syuting iklan,” ucap Keyla yang kemudian berdiri dan berbalik badan. Matanya menangkap jelas keberadaan Mondy yang tiba-tiba ada di depannya.
Mondy yang juga terkejut dengan gerakan tiba-tiba dari Keyla justru berusaha kabur dan malah menabrak tong sampah yang ada di sampingnya.
“Mondy! Kamu ngapain di sini?”
🥨🥨🥨Like komennya jangan lupa gaess💐💐💐
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 69 Episodes
Comments
Bayu Prasetyo
cinta akan datang dengan sendirinya
2023-03-15
0
Ney Maniez
mampir
2023-01-08
0
Halimatus Sa'diyah
mondy mondy lanjutkan perjuanganmu
2022-10-17
0