Sheina dan bayinya sudah diizinkan pulang karena mereka sudah dinyatakan sehat. Bara membantu Sheina turun dari mobil disusul mamanya yang juga keluar dengan menggendong cucunya. Di belakang mobil mereka, ada Gabriel, Keyla dan mama papanya yang ingin menjenguk Sheina dan bayinya.
Seperti kebiasaannya, Mondy memperhatikan mereka dari balkon kamarnya. Saat melihat kehadiran Keyla, ia buru-buru turun dan mencari alasan untuk bisa ke rumah Bara, musuh bebuyutannya.
Keluarga besar yang tengah berkumpul itu sedang bersuka cita menyambut kepulangan sang Tuan Putri yang tertidur tenang dalam pangkuan Mama Viona.
Saat melihat Sheina yang sudah bahagia dengan keluarga kecilnya, ada rasa yang mengganjal di hati mama Keyla. Bukankah seharusnya putrinya sudah waktunya menikah dan membangun keluarga kecil yang bahagia seperti kakak tirinya itu? “Key, kamu nggak kepingin?” tanya mama Keyla.
“Kepingin apa, Ma?” tanya Keyla dengan santai seolah tidak memahami kegundahan hati ibunya yang mengkhawatirkan masa depannya.
“Punya suami dan anak Keyla. Memangnya kamu nggak ada pikiran buat berumah tangga?”
Keyla tercengang mendengar pertanyaan yang dilontarkan ibunya itu. Memang selama ini ia hanya memikirkan karier dan bersenang-senang. Ia sangat berhati-hati dengan yang namanya pernikahan karena gadis itu tidak mau kegagalan kedua orang tua kandungnya terjadi padanya juga.
“A-aku belum punya calon, Ma. Mungkin jodohku masih sembunyi,” jawab Keyla yang niatnya bercanda tapi malah membuat semua orang terdiam.
Tepat pada saat itu, Mondy datang sembari membawa mainan mobil-mobilan milik Gabriel. “Kata siapa Key? Ini jodoh kamu datang,” sahut Mondy dengan ekspresi wajah sok tampannya.
Keyla menutupi mukanya dengan dua tangan, sementara Bara langsung bereaksi melihat wajah Mondy yang membuatnya kesal. “Pak RT, nggak paham ya di sini lagi kumpul keluarga besar, kalau mau bertamu mending pas sepi aja.”
Mondy tersenyum manis, dan dengan ekspresinya itu ia mengangguk. “Saya ke sini mau balikin mobil-mobilan Biel, sekaligus lihat warga baru saya.”
“Duduk Nak Mondy,” ucap Mama Viona yang sudah sangat hafal dengan kebiasaan mereka yang tidak pernah akur.
Mama Keyla diam-diam mengagumi Mondy yang tampan dan terlihat sopan. Sepertinya akan cocok dengan Keyla.
“Makasih Tante Viona yang selalu cantik.” Mondy ikut duduk bergabung dengan perkumpulan keluarga Bara.
“Kamu RT di sini, masih sangat muda ya,” sahut papa Sheina yang juga merupakan papa tiri Keyla. Papa masih ingat wajah Mondy yang terkena skandal dengan Keyla sampai akhirnya membuat Keyla kabur ke luar negeri.
“Oh hai, Om, Tante. Kita belum kenalan ya. Saya Mondy, Ketua RT di sini.” Mondy bersalaman dengan kedua orang tua Keyla dengan sangat sopan, membuat mama Keyla semakin terpesona dengannya. “Walaupun saya muda, tapi berbagai permasalahan keluarga bisa saya atasi dengan baik kok, Om. Ya, untungnya warga di sini jarang yang bermasalah sih.” Mondy terkekeh. Memang dia tidak pernah mendapat masalah yang terlalu serius dalam urusan dengan warganya.
“Kamu bangga banget jadi RT, kenapa sih?” tanya papa Bara yang selalu merasa aneh dengan sikap Mondy yang sangat jarang memperkenalkan diri sebagai CEO, dan malah bangga dengan jabatan RT-nya itu.
“Ya karena saya menurut saya keren aja sih Om jadi Pak RT. Sangat jarang loh orang yang menjabat RT apalagi ganteng banget kayak saya gini,” jawab Mondy dengan penuh percaya diri.
“Narsis banget,” sahut Keyla dan Bara berbarengan.
“Persis Mandala,” balas papa Bara.
“Mandala dari Garuda Grup itu?” tanya papa Sheina yang jadi penasaran dengan Mondy.
“Om kenal papa saya juga?”
“Ya, kenal. Kenal banget malah. Jadi, kamu Mondy anaknya Mandala yang kabur setelah tahu mau dijodohkan sama papamu?” Papa Sheina terkekeh mengingat cerita sahabatnya yang kesal dengan tingkah putranya sendiri.
🥨🥨🥨Ganti judul dan ada beberapa revisi ya gaes. Jangan lupa like komen sama votenya😍😍😍💐💐💐
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 69 Episodes
Comments
Yucaw
😂😂😂🤦🏻kartu udah ke pegang calon papa mertua Mon..gimana ini?? 🤣🤣
2023-10-22
1
Ney Maniez
🤭🤭🤭🤭
2023-01-08
0
Halimatus Sa'diyah
keluarganya sudah ngasik lampu hijau mondy.. lanjut pepet terus jangan kasih kendor
2022-10-17
0