MU-8 Perubahan sang sampah

"Blackball mode katana, black fang!" seru Ryuga yang mengubah bola hitam menjadi katana berwarna hitam seperti pedang ichigo mode bankai.

"kamu jenius Ryuga," puji Kira. "Aku menguasai blackball ini perlu waktu satu tahun, tapi kau hanya satu jam. Aku tak salah memilihmu menjadi murid."

"Apa ... satu tahun?!" balas Ryuga membulatkan mata. Ryuga tidak percaya murid SMP terbodoh di wilayah Tangerang Selatan bisa jadi jenius seperti ini, Kira yang berpangkat komandan tertinggi super soldier elite saja bisa dikalahkan oleh Ryuga.

"Kamu berlatih tanding dengan Rany! Untuk meningkatkan ilmu pedangmu sebagai bekal nanti untuk ujian kelulusanmu di sektor Majapahit," titah Kira.

"Ya guru," balas Ryuga dengan menundukan kepala, kemudian langsung menuju tempat Rany yang sedang berlatih di training field dessert.

Rany terduduk lemas, latihan dengan meningkat berat pedang membuat Rany terkuras stamina dan tenaga fisiknya.

"Rany! Sudah berapa ayunan yang sudah bisa kau ayunkan di berat 1 ton?" tanya Kira.

"Maaf guru, aku hanya bisa 100 ayunan di berat 1 ton, hah ... hah ... hah ...," jawab Rany dengan nafas terengah-engah.

"Kamu hebat Rany, tak ada satupun muridku yang sebelumnya mampu mengangkat pedang berat 1 ton dengan 100 ayunan," puji Kira.

"Benarkah guru?" tanya Rany dengan raut muka penasaran.

"Ya, kamu adalah muridku yang pertama," puji Kira sambil mengacungkan jempol pada Rany.

"Lalu kenapa Ryuga berada di sini? Bukankah dia juga sedang latihan," tanya Rany.

"Ran, latihlah Ryuga ilmu pedang. Aku yakin ilmu pedangmu sangat hebat, Ryuga akan ikut ujian khusus satu minggu lagi. Jadi tolong latih tandinglah dengan Ryuga!" pinta Kira.

"Memang ujian khusus apa guru? Apakah cuma Ryuga yang mengikutinya, kita kan satu tim?" tanya Rany dengan raut muka penasaran.

"Ya hanya Ryuga saja. Kita kan tahu Ryuga level satu, dan level satu itu nasibnya di akademi memprihatinkan. Jadi aku merekomendasikan Ryuga ikut ujian jabatan. Sudahlah jangan banyak bertanya, turuti saja permintaanku," jawab Kira.

"Baik guru, dengan senang hati, aku akan mengajari Ryuga teknik pedang klan Pratama," balas Rany dengan bibir melengkung membentuk senyuman dan wajah berbinar-binar karena bisa berlatih bersama pria yang ia sukai.

Rany berdiri dengan menumpu pada kedua tangannya, dan mengambil katana miliknya yang bernama Red Claw. Rany secepat kilat menarik katana dari sarungnya dan hilang dari pandangan mata, lalu muncul di depan Ryuga dengan menebas secara vertikal.

Ryuga menangkis tebasan vertikal Rany dengan black fang miliknya, namun sayang perbedaan kekuatan penggunaan pedang, membuat Ryuga langsung tersungkur ke tanah.

"Aw ...." pekik Ryuga yang mukanya masuk ke dalam pasir gurun lalu mendongak menatap Rany yang terhenti menyerang.

"Maaf, aku terlalu bersemangat, hehehe," ucap Rany lalu mengulurkan tangan untuk membantu Ryuga berdiri.

"Kenapa kau kuat sekali Ran? Padahal waktu latihan kemarin lusa, tenagamu tak sekuat ini, aku lihat," tanya Ryuga.

"Mungkin karena latihan guru mengangkat pedang dengan berat 1 ton. Jadi kekuatan tebasanku meningkat pesat," jawab Rany.

"Masih mau berlatih lagi?" imbuh Rany dengan bertanya.

"Ya tentu, mohon bimbingannya!" ujar Ryuga sambil menunduk hormat.

"Baik, pertama cara memegang katana. Untuk menggenggam pedang, kita harus memberi rasa mengambang pada ibu jari dan telunjuk kita. Jaga agar jari tengah kita tidak terasa ketat atau longgar dan kencangkan jari manis serta kelingking kita. Genggaman santai merupakan cara menggenggam yang salah, kita harus mencabut pedang dengan niat menebas jatuh lawan," jelas Rany.

Ryuga mulai mempraktekan arahan Rany dengan baik dan seksama supaya hasilnya juga baik.

"Saat melakukannya, kita harus memegang pedang sedemikian rupa sehingga tidak ada perubahan dalam genggaman kita atau kemungkinan tangan kita meleset ke posisi yang tidak terkendali. Entah sedang menahan, menangkis, menyerang, atau menekan pedang lawan, kita hanya boleh sedikit saja menggerakan ibu jari dan telunjuk. Kekakuan berarti tangan yang mati, sedangkan keluwesan berarti tangan yang hidup. Kita harus memahaminya dengan baik," imbuh Rany.

"Baik terima kasih arahannya," balas Ryuga dan mulai mempraktekan semua arahan Rany. Ryuga mulai mengayunkan black fang sesuai arahan Rany, semakin lama semakin cepat. Tingkat pemahaman Ryuga sangat cepat dalam memahami gerakan yang dicontohkan oleh Rany.

Rany melakukan teknik dewa pedang, teknik dewa I Azure Dragon yaitu teknik melangkah dengan sangat cepat setara kecepatan cahaya. Ryuga mulai mengikuti gerakan Rany, mulai dari langkah pertama teknik dewa I Azure Dragon sampai langkah terakhir.

Ryuga melakukannya dengan sangat sempurna, membuat Rany terkagum-kagum. Baru pertama kali Rany melihat orang yang belajar pedang hanya dalam waktu satu jam bisa menguasai keseluruhan teknik dewa pedang I, Azure Dragon.

Mask of god meningkatkan pemahaman Ryuga yang awalnya hanya seorang pemuda bodoh sejati menjadi jenius tak terkalahkan dalam memecahkan rekor penguasaan teknik bertempur.

Kira meninggalkan Ryuga dan Rany menuju Josephine yang sedang berlatih meningkatkan kapasitas wadah jiwa energiinya di bawah air terjun.

Ryuga dan Rany mulai berlatih tanding dengan adu katana. Rany menggunakan teknik dewa pedang II crazy storm phoenix yaitu teknik tebasan pedang beruntun seperti badai yang mengeluarkan api.

Ryuga berhasil menangkis semua tebasan teknik dewa pedang II crazy storm phoenix yang dilancarkan Rany. Bilah katana Ryuga menjadi merah kejinggaan karena menangkis ribuan tebasan Rany.

"Panas ... panas ... panas ...," teriak Ryuga sambil melempar gagang pedangnya ke tangan kanan dan kiri terus menerus.

"Hahahaha ...." tawa Rany dan memegang perutnya dengan tangan kiri karena melihat Ryuga seperti itu. "Kamu sungguh lucu Ryu, hahahaha ...."

"Hai Ran! Apanya yang lucu? Lagian kau itu malah menebasku dengan tebasan seperti badai api, pedangku jadi panaslah," bentak Ryuga dengan raut muka kesal.

"Maaf, maaf, aku jadi bersemangat hehehe ...," ujar Rany sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil tertawa.

[Blangtungpak blaem-blaem]

[Selamat juragan berhasil menguasai teknik dewa pedang I, Azure Dragon. Kecepatan dan reflek tubuh majikan di tingkatkan]

[Selamat juragan mendapatkan 100 poin experience karena berhasil mengubah blackball ke mode black fang]

[Selamat juragan mendapatkan 100 poin experience karena berhasil menguasai teknik dewa pedang I Azure Dragon]

[Selamat berlatih untuk meningkatkan level juragan]

"Keren ini, kalau terus berlatih bukan mustahil aku bisa mengalahkan monster level mythril," batin Ryuga dengan mata berkilau.

"Hei! apa yang sedang kau pikirkan? Kenapa diam? masih mau berlatih?" panggil Rany dengan berteriak.

"Maaf, maaf, aku melamun, mari kita lanjutkan berlatihnya," sahut Ryuga.

Rany dan Ryuga kembali berlatih, kali ini Ryuga menggunakan teknik Azure Dragon untuk membalas serangan Rany. Ryuga menebas secara diagonal, Rany menangkis dan mendorong tebasan Ryuga hingga mundur 3 langkah. Rany melakukan tiga tebasan cepat secara vertikal, diagonal, dan hotizontal.

Gerakan tebasan Rany lebih cepat, dalam sekejap Ryuga yang terdesak menjatuhkan katananya, "aku menyerah," ucap Ryuga yang sudah ditodong lehernya oleh Rany dengan katana miliknya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!