Kini March dan Neon sudah berada di pulau X, pulau terpencil yang merupakan tempat tinggal Julya dan Neneknya.
"Hai March, akhirnya kau datang juga." Teriakkan Nexus menyambut kedatangan March.
"Selamat atas resort baru mu." Ucap March.
"Terimakasih sobat. Sering-sering lah datang kemari, aku akan memberikan kartu member untuk mu. Jadi kalau kau datang ke resort ku ini dan menunjukkan kartu member yang kuberikan khusus untuk mu, maka aku akan memberi pelayanan spesial untuk mu." Balas Nexus sambil mengeringkan matanya.
March mengernyitkan keningnya memikirkan arti kerlingan mata Nexus. Tak lama setelah March paham apa arti kata-kata dan kerlingan mata Nexus, March hanya berdecih sambil menggelengkan kepalanya.
"Jangan munafik March, kau kan sudah duda sekarang. Pasti kau merasa kesepian kan? Datang lah kemari jika kau merasakan itu, aku akan memberikan penghangat ranjang mu yang premium." Ucap Nexus lagi setelah melihat March berdecih.
"Jangan gi*la kau!! Aku masih waras. Sepremium-premiumnya penghangat ranjang yang akan kau berikan pada ku, tapi kalau dia sudah menghangatkan banyak laki-laki, itu sudah tidak premium lagi namanya!" Protes March.
"Ayo lah March, maksud ku premium bukan seperti itu. Tapi pelayanannya yang premium." Balas Nexus.
March hanya menghela nafasnya kasar, ia sudah malas berdebat dengan Nexus.
"Cepat lah buka acaranya, aku sudah lapar. Setelah makan, aku pulang." Ucap March.
"Kau tidak ingin mencoba pelayanan kamar disini?"
"Nexus, cepat mulai acaranya!!" Geram March dengan nada penuh penekanan.
"Oke.. oke! Santai saja brother. Tidak perlu menggeram seperti itu." Balas Nexus.
Nexus pun berjalan ke tengah-tengah tempat acara.
Ting.. Ting.. Ting. Nexus mendentingkan sendok ke gelas agar para tamu memusatkan perhatian mereka ke Nexus.
"Selamat malam para tamu undangan yang telah bersedia datang ke acara pembukaan resort baru saya." Ucap Nexus memberi kata sambutan.
"Malam ini dengan resmi saya membuka resort baru saya ini." Kata Nexus lagi sambil memotong pita merah.
Prok Prok Prok. Suara riuh tepuk tangan para tamu undangan setelah Nexus memotong pita. Tidak banyak memang yang Nexus undang, hanya teman-teman dekat dan rekan bisnis. Dan March masuk ke dalam dua-duanya.
Setelah Nexus memotong pita, cepat-cepat March pergi dari tempat ia berdiri.
"Ayo kita ketempat makanan." Ucap March pada Neon sambil menarik tangan asistennya itu.
"Nexus belum menyuruh kita makan March."
"Aku tidak peduli! Aku sudah lapar! Lagi pula, lebih awal kita makan, lebih awal kita pulang. Ayo." Ucap March lagi.
Neon hanya menggelengkan kepalanya dan mau tak mau mengikuti March.
*****
Kini March sudah berada di sebuah ruangan tempat menjamu para tamu.
March dan Neon berjalan menuju meja panjang untuk mengambil makanan mereka.
Makanan pun sudah ada di piring March dan Neon, mereka pun mencari kursi untuk mereka duduki. Dengan lahap namun perlahan, March dan Neon pun mulai menyantap makanan yang mereka ambil.
Di ruang jamuan makan malam yang sama dengan March.
Warung makan Nenek Julya yang kini di kelola Julya, mendapat kepercayaan untuk menyediakan makan malam acara peresmian resort Nexus. Dan sebagai penanggung jawab konsumsi malam itu, pastinya Julya standby ada di dalam ruang jamuan untuk memastikan apa konsumsi untuk para tamu undangan cukup atau tidak.
Sampai akhirnya Julya melihat sosok March masuk ke dalam ruang jamuan.
"Itu bukannya..." Tubuh Julya bergetar hebat saat melihat sosok March.
"Habis lah aku, kalau sampai dia mengenali ku dan menagih upahnya pada ku di tempat ini!!!" Gumam Julya, Julya yang ketakutan pun keluar dari dalam ruang jamuan. Dan rencananya ia ingin merubah penampilannya terlebih dahulu dan kembali lagi ke ruang jamuan, karena tidak mungkin baginya untuk meninggalkan ruangan itu disaat para tamu undangan saja belum masuk ke ruangan itu.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 173 Episodes
Comments
dezam
jngan kabur
2024-11-08
0
Diana diana
hihihi . . takut d tagih gigo**
2024-10-18
0
Masitoh Itoh
ko kabur si julja
2024-05-22
0