Tantangan
Erik dan Aoi benar-benar tidak menyangka kalau gadis yang terlihat lemah didepan mereka ini ternyata sangat kuat.
"Aku terlalu meremehkannya. Aku dengar dia putri ke dua itu sangat lemeh tapi, apa-apaan ini"batin Erik.
Aoi [Maid]
Akhhhkk... uggg...Akkk
Erik yang melihat Aoi yang masih bersimbah darah memberikan aba-aba pada semua prajurit untuk membawa Aoi pergi.
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
...
Erik [Butler]
Tu...tunggu dulu aku-
Kampak langsung berbenturan dengan salah satu pedang prajurit.
"Cepat sekali"batin Erik.
Stringg....trangg....zleeppp....
Ashia mengayunkan kampaknya dengan kecepatan penuh.
Prajurit itu menjerit karena tangannya langsung terpotong.
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Selanjutnya?.
Semua prajurit yang dia bawa maju kedepan untuk menolong rekannya yang sudah kehilangan tangannya
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
...
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Ha...Hahahahahah
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Ah~
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Ini jadi menyenangkan baiklah aku juga harus mencoba kemampuan yang aku kembangkan ini jadi
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
BERSIAPLAH!
Hanya butuh 10 menit bagi Ashia untuk menjatuhkan 13 orang pria dewasa.
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Pufffttt...
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Hahahahah
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Hanya segini kemampuan kalian.
Erik bisa melihat seluruh tubuh Ashia dilumuri darah prajurit yang melawannya tadi dan tertawa seperti orang gila.
"Hah... dia mengalahkan semua orang yang aku bawa hanya dalam sepulu menit. Padahal mereka itu prajurit terlatih"batin Erik.
Ashia tersenyum jahat pada Erik sambil menjilat darah yang melumuri belati yang dia pegang. Sedangkan Kampak yang tadi, menancap di kepala salah satu prajurit.
prajurit
Ampuni aku aku mohon!!!
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
...
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Jangan mimpi!
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Hahahaha
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Ah~
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Selanjutnya...
Ashia melihat kearah Erik dengan bringas dan langsung maju secepat angin.
Erik menangkis belati Ashia dengan terburu-buru.
Ashia Tisztasag [Putri Ke 2]
Lumayan.
Erik bisa melihat Ashia yang entah bagaimana sudah memegang Kampak di tangan kirinya dan menatapnya dengan mengerikan.
"Ah... aku yakin ini adalah
hari terahirku. Yang mulia raja, sepertinya kau dalam bahaya kali ini.
Seperti waktu menjadi lambat
Comments
lyv.vee
*lemah
2023-03-30
1
Zulvianti
bagus bagus bagus, tapi kok sepi 🙃🙃
2022-04-11
2