Siang ini terasa sangat terik, para murid SMA Satu Bangsa memilih untuk cepat pulang ke rumah untuk mendinginkan diri.
Devan terlihat berdiri di depan kelas Lya menunggu gadis itu keluar dari kelasnya. "Lo pulang sama Diki dulu ya, gue ada kumpulan sama inti Rakasa lainnya," ujar Devan pada Lya saat keluar.
"Sok penting lo!" Celetuk Diki yang berdiri di belakang Lya.
Devan menaikkan sebelah alisnya. "Sorry bro, gue emang orang penting." Balasnya menyombongkan diri.
"Kumpulan apa sih?" Tanya Lya penasaran. Pasalnya Devan sangat sering ikut rapat dengan inti Rakasa dan anggota lama gengnya.
"Kepo!"
Baik Lya maupun Diki mendengus kesal menatap Devan jengah. Dibanding menghabiskan banyak waktu, lebih baik Lya sama Diki segera pulang. "Gue sama Diki balik duluan deh, ngomong lama-lama sama lo juga gak guna." Ujar Lya.
Devan terkekeh geli. "Hati-hati ya cantik!" Laki-laki itu mencolek hidung Lya dengan ekspresi menggoda membuat sang empunya menatap horor laki-laki itu.
"Kayak om-om pedo lo!" Cibir Diki menarik Lya segera pergi dari sana. Tawa Devan mengeras, Lya pasti tengah salah tingkah sekarang.
Dengan tangan yang masih di tarik oleh Diki, Lya hanya diam dan tidak bersuara sedikitpun. "Jangan bilang lo lagi salting." Tebak Diki menyadari Lya yang diam saja.
Lya mendongak menatap Diki. "Dibanding salah tingkah, gue lebih mikir setan mana yang nempelin Devan. Kok bisa dia begitu? Geli gue!" Jawab Lya. Memikirkan bagaimana ekspresi Devan tadi membuatnya merinding.
Diki tergelak. "Kayaknya cowok lo harus di bawa ke ustadz deh," ujarnya tertawa membuat Lya ikut tertawa.
"Ayo balik!" Ajak Lya memasang helmnya.
Diki yang sudah duduk di jok motornya menoleh pada Lya. "Ada kafe baru buka, katanya sih bagus," ujar Diki. "Mampir bentar yuk," ajaknya.
Lya tersenyum lebar. "Ide bagus!" Jawabnya yang langsung naik ke atas motor. "Lets's go!"
"Berangkat!" Ujar Diki menjalankan motornya. Dengan kecepatan sedang, Diki memacu laju motornya menuju sebuah kafe baru yang menjadi tujuan mer…
GELYA
CHAPTERS 92
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
Yenny Heumasse
adaapa sebenarnya ini astaga thoorrr, jgn digantungin dong
2022-04-26
0
Eni Sarnita
lanjut kak
2022-04-26
0
M azril
ayo ka semangat 💗 biar terbongkar semuanya 😭
2022-04-26
0