Suatu hari Guo dan dan anaknya Guo fang sedang berburu rusa yang ada di dalam hutan di pegunungan yanshan mereka tersesat sangat jauh dari rumah mereka.
Keluarga guo yang terlalu bersemangat mengejar rusa jantan dan gemuk itu jauh meninggalkan hutan yang biasa mereka lalui.
sampai sore hari mereka terus mengejar rusa itu dan akhirnya ketika hari mulai gelap rusa itu berhasil terkena salah satu anak panah dari Guo fang.
Guo fang dan Guo dang sangat senang sekali tetapi mereka sangat terkejut karena mereka telah berada sangat jauh sekali dari hutan tempat tinggal mereka.
Akhirnya mereka memutuskan untuk bermalam di hutan itu.
sambil mengumpulkan kayu kering mereka membuat api unggun dan membakar sebagian daging rusa itu untuk mereka makan.
Tetapi Guo dang sangat senang sekali,saat mengumpulkan kayu kering dia menemukan sebuah gua yang lumayan besar.
mereka pun memutuskan untuk bermalam di gua itu.
Sungguh mereka sangat kagum dengan gua itu,walaupun gua itu sudah tidak ada penghuninya tetapi gua itu sangat indah dan banyak sekali tulisan tulisan kuno yang ada di dinding gua.
Guo dang dan Guo fang sama sekali tidak mengerti tulisan tulisan kuno itu,api unggun yang menerangi ruangan gua membuat ruangan gua itu menjadi sangat terang.
Tampak sebuah batu besar yang seperti tempat tidur serta banyak juga perlengkapan alat alat memasak yang sudah sangat usang.
Gua itu mempunyai dua lorong,tetapi keluarga guo tidak berani untuk masuk lebih dalam tanpa seijin pemilik gua itu.
mereka hanya duduk sambil membakar beberapa potong rusa untuk di santap malam ini.
Setelah rusa siap di santap mereka bersama sama memakan rusa yang sudah di bakar dengan lahapnya.
mereka pun tertidur sampai pagi karena kekenyangan.
Keesokan paginya mereka terbangun dan segera bergegas meninggalkan gua tersebut,tetapi Guo fang sangat penasaran ada apa di lorong lorong tersebut mengapa gua ini memiliki lorong yang bercabang sungguh unik dia pikir.
Guo fang pun meminta izin pada ayahnya untuk menelusuri lorong lorong gua tersebut.
walaupun Guo dang sangat berat mengizikan anaknya tetapi karena wajah anaknya yang sangat penasaran Guo dang pun memberi izin pada anaknya.
Guo fang pun dengan sangat hati hati menelusuri lorong lorong gua tersebut.
saat Guo fang masuk di lorong mengarah ke selatan Guo fang hanya menemukan beberapa batu besar yang tersusun rapi dan beberapa sajak yang tertulis di dinding.
yang Guo fan sendiri tidak mengerti tulisan tulisan itu.
Guo fang pun kembali dan tidak melanjutkan penelusurannya di lorong selatan.
dia pun mencoba masuk ke lorong Utara.
sama seperti lorong yang di selatan lorong di Utara sama saja tidak menemukan apa apa.
Tetapi dia sangat penasaran mengapa lorong Utara sangat pendek dan tidak seperti lorong selatan yang begitu panjang.
tetapi saat dia hendak kembali Guo fang melihat sebuh tuas yang ada di dinding gua yang membuat Guo fang mengurungkan niatnya untuk kembali.
Guo fang pun mendekati tuas tersebut dan berusaha menggerakan tuas tersebut.
tetapi dengan sekuat tenaga yang di kerahkan oleh Guo fang sedikitpun tuas itu tidak mau bergerak.
Sudah hampir setengah jam Guo fang tidak mampu menggerakan tuas tersebut membuat ayahnya yang berada di mulut gua menjadi khawatir.
" fang er "
apa yang terjadi mengapa kamu lama sekali?
" Sebentar ayah,sebentar lagi saya keluar."
Guo dang pun percaya dan menunggu anaknya yang masih berada di lorong gua sebelah Utara.
hingga hampir satu jam dia menunggu Guo fang
tidak muncul muncul juga,akhirnya Guo dang pun memutuskan untuk menyusul anaknya.
Guo fang terkejut saat melihat anaknya sudah bermandikan keringat sambil berusaha menggerakan tuas yang ada di dinding.
" Fang er,apa yang kamu lakukan?
Guo fang terkejut saat melihat ayahnya telah berada di belakangnya.
" Maaf ayah saya hanya penasaran,mengapa ada tuas di dinding ini.
mungkinkah ini tuas untuk membuka pintu rahasia ayah?
" Mari pulang fang er,ini bukan hak kita untuk membuka apa pun yang kamu maksud dengan pintu rahasia nak.
" Tetapi ayah saya hanya penasaran,mana tau di dalam pintu rahasia terdapat harta yang akan merubah hidup kita ayah.
Mendengar anaknya menyebut harta,Guo dang berpikir sejenak.
walaupun dia tidak setuju dengan kata kata anaknya guo dang akhirnya membantu anaknya untuk menggerakan tuas tersebut.
Hampir setengah jam mereka berusaha menggerakan tuas tersebut akhirnya tuas tersebut dapat bergerak.
tetapi tidak ada perubahan sedikitpun di lorong gua tersebut membuat Guo fang sangat kecewa.
Akhirnya mereka memutuskan untuk kembali kerumah mereka.
Tetapi saat akan meninggalkan lorong gua itu
dinding gua bergetar hebat membuat mereka sangat khawatir dan dinding mulai bergerak perlahan lahan hingga dinding gua itu tampak seperti pintu rahasia yang membuat ayah dan anak itu wajahnya sangat girang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 215 Episodes
Comments
Harman LokeST
rezeki nomplok
2022-06-29
1
Anonymous
jut
2022-06-29
0
Rustamaji
Lanjut. !!!
2021-06-25
0