" Segera siapkan kuda kejar mereka."
Para anggota perampok walau masih merasakan sakit akibat pukulan Guo dang terpaksa harus kembali kalau tidak ingin nyawa mereka berpisah dengan tubuh mereka.
Para perampok kembali mengejar rombongan Guo dang dan tidak terlalu lama karena rombongan Guo dang belum jauh meninggalkan tempat pertarungan.
" Berhenti..!"
lang sen menggunakan suara yang di aliri tenaga dalam dan membuat para rombongan Guo dang menjadi bergetar.
Guo dang pun menghentikan kudanya,dan memandang Lang seng dengan sorotan tajam menatapnya.
Lang sen telah mendengar bahwa mereka telah di kalahkan pria paruh baya yang ada di hadapanya.
" Hem sepertinya kalian harus membayar apa yang kalian perbuat dengan berani melawan perampok tangan besi dengan nyawa kalian."
" ha ha ha ternyata inilah pemimpin perampok tangan besi yang hanya besar mulut."
Guo dang sengaja membalas perkataan Lang sen untuk mengurangi rasa gentar dirinya karena kali ini lawanya adalah pendekar raja tahap awal.
" Besar juga nyalimu,matilah kau.."
Lang seng menggenjot tubuhnya sehingga kini dia berada di udara dan langsung menyerang Guo dang yang masih duduk di atas kudanya.
Mendapat serangan mendadak Guo dang juga menggenjot tubuhnya kini tubuhnya juga berada di atas udara menahan serangan Lang sen.
Kedua pukulan beradu di atas udara dan mengakibatkan kekuatan kedua pukulan yang menimbulkan udara sangat kencang hngga beberapa meter dan membuat para anggota perampok mundur beberapa meter.
Guo dang dan Lang sen juga terlempar beberapa meter akibat pertemuan pukulan di udara dan mereka beberapa kali salto di udara lalu menjejakan kaki dengan manis di tanah.
Untuk tenaga dalam Lang sen terlihat unggul sedikit karena Lang sen hanya menggunakan lima puluh persen tenaga dalamnya.
" Hem teryata kamu boleh juga,tetapi jangan sombong sebentar lagi kamu akan mati."
Lang sen mengetahui lawanya hanya berada di tingkat elit membuat dirinya menjadi lega karena dengan mudah dia akan menaklukan lawanya.
Lang sen pun mengurung Guo dang dengan serangan bertubi tubi membuat Guo dang hanya bisa menangkis serangan dari lang sen.
Tampak senyum mengejek dari bibir Lang sen saat dia kini berada di atas angin,dia sengaja mempermainkan lawanya untuk memamerkan kebolehannya di depan para anak buahnya yang sejak tadi berdecak kagum melihat jurus jurus dan kecepatanya.
Tetapi senyum itu tidak bertahan lama,kini dia merasa heran karena Guo dang kini mulai balas menyerang dirinya dengan kecepatan melebih kecepatanya bahkan yang membuat dia hampir berteriak jurus yang di gunakan oleh lawanya adalah jurus jurus jurusnya sendiri.
Bahkan lawanya menggunakan jurus jurus nya lebih sempurna dari pada dirinya yang menggunakan jurus itu.
Des Des Des!
tiga pukulan berhasil mendarat di tubuhnya membuat tubuh Lang sen terlempar hingga beberapa meter.
Lang sen memandang pucat pada lawanya dia menahan rasa amarah yang sangat luar biasa.
" Kurang ajar,dari mana kau mempelajari jurus jurusku?"
Lang sen memegangi dadanya yang terasa sangat sesak akibat pukulan lawanya.
Rasa keterkejutan Lang sen sama seperti yang di alami Guo dang.
Guo dang sendiri bingung,tubuhnya seperti ada yang menggerakan.
Awalnya dia mencoba jurus dasar dari kitab serat jiwa.tetapi gerakanya berubah menjadi jurus jurus yang di gunakan lawanya.
bahkan jurus jurusnya lebih sempurna dari pemiliknya langsung saat menggunakannya.
Kini Lang sen dengan amarah yang memuncak menyerang dengan segenap kemampuanya.
asap tipis keluar dari ubun ubunya menandakan dia siap bertempur sampai mati.
Lang sen menggunakan jurus andalanya pukulan halilintar yang membuat kedua tanganya mengeluarkan cahaya dan aliran listrik saat saling beradu.
Mengetahui pemimpin perampok itu menggunakan jurus andalanya Guo dang mundur beberapa langkah,Guo dang berusaha menggunakan jurus aliran jiwa yang dia pelajari dari kitab serat jiwa.
Kini mereka saling beradu jurus,tetapi yang membuat Lang sen seperti hampir saja mati berdiri kekuatanya tiba tiba saja hilang saat mereka saling beradu kekuatan membuat dirinya harus menerima beberapa pukulan dari Guo dang.
Kembali dirinya mengalami rasa kaget yang sangat luar biasa,kini lawanya menggunakan jurus pukulan halilintar yang membuat kedua tanganya juga mengeluarkan cahaya dan aliran listrik yang sangat luar biasa.
Lang sen mundur beberapa langkah,baru kali ini dia menemukan lawan yang membuat dirinya merasa ketakutan yang sangat luar biasa.
Lawan yang hanya memiliki tingkat elit mampu membuat dirinya merasa ketakutan yang sangat luar biasa.
lutut Lang sen sulit untuk berdiri dia berlutut di hadapan Guo dang yang sedang mendekatinya.
" Ampun tuan,ampuni saya dan nyawa saya tuan."
tiba tiba saja Lang sen meminta ampun karena dirinya merasa tidak mampu melawan Guo dang.
Guo dang pun menghentikan langkahnya,walaupun aliran listrik yang masih mengaliri kedua tanganya perlahan aliran listrik itu menghilang.
" Pergilah kalian,kali ini aku mengampuni nyawa kalian.kalau saja aku bertemu kalian masih disini aku akan membinasakan kalian semua."
Mendengar lawanya mengampuni mereka,Lang sen segera mengajak para anggotanya untuk segera pergi dari situ.
Setelah melihat para perampok itu pergi,Guo dang pun kembali mengajak rombonganya untuk segera meninggalkan tempat itu.
Kabar Guo dang mampu menghajar perampok tangan besi dan pimpinanya dengan cepat tersebar membuat nama Guo dang kini menjadi sangat terkenal selain memiliki harta berlimpah dan memiliki ilmu yang tinggi.
Tetapi itu baru saja di mulai,akibat Guo dang melepaskan Lang sen membuat dunia persilatan menjadi sangat gempar.
Lang sen yang tidak terima mengalami kekalahan yang sangat memalukan akhirnya menemui gurunya meminta penjelasan apakah gurunya pernah memiliki seorang murid selain dirinya.
Lang sen pun menceritakankejadian yang sangat memalukan itu,dan membuat gurunya juga merasakan apa yang yang dirasakan Lang sen.
Tanpa sadar gurunya mengucapkan serat jiwa.
karena gurunya pernah mendengar jurus serat jiwa yang mampu mengcopi jurus jurus lawan dengan begitu sempurna.
Kini dunia persilatan menjadi gempar,bahwa kitab serat jiwa telah di temukan di selatan tepatnya di kota Anhui.
Ratusan pendekar dari berbagai belahan bumi saling berdatangan ke selatan negri Han untuk merebut kitab serat jiwa yang sangat di cari sejak ratusan tahun yang lalu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 215 Episodes
Comments
rama ramadhan
kok jadi macem cerita brama kumbara ada ajian serat jiwa, bentar lagi ajian lumpuh lampa. dari kakek astagina 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2022-12-04
1
Harman LokeST
next author
2022-06-29
0
Sudirman Sudir
aktornya yang mana ini sebenarnya aku belum memahami sampai sekaran
2022-04-09
0