Melihat wanita itu lari meninggalkan ruangan itu Sein Bu hanya bisa menggelengkan kepalanya.
dia pun melangkah pergi dan menuju penginapannya.
Para pelayan yang melihat Sein Bu hanya bisa melongo heran,karena sejak sein Bu masuk kekamarnya tidak sekalipun sein Bu keluar dari kamarnya.
Sein Bu dengan santai masuk kembali kekamarnya saat pandanganya bertemu pada para pelayan sein Bu pun melemparkan senyum dan di balas oleh para pelayan.
Sementara para dua gadis yang masih keheranan dengan kakak pertamanya masih bingung apa yang telah terjadi.
" Kakak pertama,mana pemuda tampan itu apakah kami boleh merasakan kehangatan dari tubuh pemuda itu?"
" Jangan mimpi adik kedua,apakah kamu tidak merasakan bahaya dengan pemuda itu?
pemuda itu bukanlah orang sembarangan seperti pemuda pemuda lain yang selalu kita culik."
" Jelaskan apa yang terjadi kakak pertama?"
" Dasar otak udang kalian berdua?sudah jelas saya hampir saja terbunuh oleh pemuda itu,masih kah kalian bertanya lagi?"
" Apa.."mereka saling berpandangan seakan tidak percaya apa yang kakak pertama mereka katakan.
" Kalau kalian tidak percaya,silahkan kalian kembali kalau ingin mencari ******."
Kembali mereka berdua saling berpandangan sambil menaikan alisnya seperti tidak percaya perkataan kakak pertama mereka.
Kedua gadis itu adalah adik kandung Huo yin meng tetapi sejak kecil Huo yin meng tidak pernah memperlakukan adiknya Huo yin MOU dan Huo yin Mei seperti adiknya sendiri.
Huo yin meng selalu kejam dan tidak segan untuk memukul kedua adiknya itu apa lagi saat ketika hatinya tidak sedang baik.
Ketiga siluman cantik ini adalah murid dari siluman tua yang sering muncul di sungai kuning.
semenjak kecil mereka di gembleng sangat tidak manusiawi oleh guru mereka.
Sehingga mereka sangat kejam dan tidak segan membunuh para korban korbanya setelah puas menikmati apa yang mereka inginkan.
" Sebaiknya kita pergi dari sini,sebelum pemuda itu mengejar dan membunuh kita bertiga."
" Tapi kak?"
" Kalau kalian masih ingin di sini silahkan saja."
Lalu Huo yin meng pergi meninggalkan kedua adiknya dan menembus gelapnya malam.
huo yin MOU dan Huo yin Mei hanya bisa memandang kakak pertam mereka yang menghilang di kegelapan malam.
" Adik Mei,sebaiknya kita pegi kerumah tua itu dan melihat apa yang terjadi?"
" Benar kak MOU saya juga penasaran."
Mereka pun kembali kerumah tua dan memeriksa apa yang telah terjadi,sungguh mereka terkejut melihat bau kain terbakar,dan sisa selendang yang terlihat di sudut ruangan.
" Apa yang sebenarnya yang terjadi,adik Mei?
" Saya juga tidak mengerti kakak MOU sepertinya yang kakak pertama katakan memang benar,lihatlah sisi selendang yang terbakar itu bukankah itu selendang kakak pertama?"
" Benar apa yang kamu katakan adik Mei sepertinya kakak pertama bertarung dengan pemuda tampan itu dan pemuda tampan itu berhasil mengalahkan kakak pertama."
" Ternyata kakak pertama tidak bohong,apa yang harus kita lakukan kakak MOU apakah kita harus mengejar kakak pertama?"
" Tunggu dulu adik Mei lebih baik kita nikmati dulu kehidupan bebas kita,bukankah hidup kita akan lebih menyenangkan bila kakak pertama tidak berada bersama kita?"
" Saya setuju dengan ide kakak MOU,sebaiknya kita berpisah dengan kakak pertama yang serakah itu lebih baik kita berdua menikmati hidup ini."
Mereka pun tertawa sepuas hati mereka di rumah tua itu,setelah puas mereka merencanakan sesuatu untuk menghibur hati mereka.
**
Jauh di kegelapan Huo yin meng hanya bisa menggerutu dengan kedua adiknya yang tidak mengikuti langkahnya,membuat dia semakin kesal dan terus berlari secepatnya meninggalkan kota Angnam yang menurutnya sudah tidak aman lagi.
Hem..lebih baik aku pergi ke selatan untuk meramaikan pencarian kitab serat jiwa yang sedang hangat di perbincangkan di dunia persilatan.
Huo yin meng pun terus menembus kegelapan malam dan tidak terasa dia sudah sangat jauh meninggalkan kota Angnam.
***
" Ayah..apakah ayah telah mendengar dunia persilatan telah gempar dengan di temukan kitab seart jiwa ayah?"
" Itulah yang ayah risaukan beberapa hari ini fang er,mengapa kitab serat jiwa begitu cepat tersebar di dunia persilatan?"
" Apa yang ayah akan lakukan sekarang?"
" Ayah belum punya ide sekarang,tetapi bagaimana sebaiknya kita pergi meninggalkan kota Anhui dan pergi untuk sementara."
" Aetapi bagaimana dengan usaha kita ayah?
" Ayah akan meminta bantuan paman Kui untuk mengelola usaha dan rumah kita,fang er.."
" Saya setuju ayah,sebaiknya kita harus segera meninggalkan kota ini sebelum mereka akan merebut kitab serat jiwa ayah."
" Malam ini kita akan berangkat fang er."
" Baiklah ayah,saya akan mempersiapkan segala sesuatu untuk kehidupan kita di pengasingan kita nanti ayah."
Guo fang segera mempersiapkan keperluan mereka sementara ayahnya menemui tuan kui untuk membicarakan perusahaan yang akan di serahkan sementara kepada tuan kui.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 215 Episodes
Comments
Anonymous
jut dul
2022-06-30
1
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt
2022-06-29
0
Rustamaji
lanjut !!!
2021-06-25
0