Dengan kecepatan nya sein Bu berlari di atas balok balok es yang di ciptakan di atas air Sein Bu tidak membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sampai ke daratan.
Sebelum matahari tepat di atas kepala sein Bu sudah berada di daratan.
dengan bekal nasehat dan ilmu yang di pelajari di pulau es,sein Bu begitu sangat ringan menjejakan kakinya di daratan.
Udara yang sangat segar membuat dirinya yang sangat lelah karena harus menciptakan ribuan balok balok es di atas air untuk pijakannya kembali bersemangat untuk melangkahkan kakinya ke desa terdekat.
Sein Bu dengan kemampuanya Meloncat loncat dari pohon kepohon lain di tengah hutan untuk mencari desa atau kota untuk di singgahinya.
Tidak membutuhkan waktu yang lama Sein Bu menemukan sebuah kota yang lumayan makmur,kota Angnam kota tempat lahirnya kakak seperguruannya Cia tong lay.
Kota ini sekarang sudah sangat maju,dimana masyarakatnya terbagi menjadi dua propesi berdagang dan bertani membuat kota Angnam menjadi tempat persinggahan para kaum saudagar.
Sein Bu mencari sebuah penginapan karena dirinya sudah sangat letih karena harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menyebrangi lautan yang sangat luas.
Sein Bu pun memilih penginapan yang sederhana tetapi bersih.
" Selamat datang tuan,apakah tuan ingin menginap di penginapan kami?"
" Benar tuan,saya ingin memesan sebuah kamar."
" Silahkan tuan,kebetulan kamar kami masih banyak yang kosong."
Pemilik penginapan lalu memanggil pelayanya untuk mengantarkan tamunya menuju kamarnya.
Sein Bu pun mengikuti pelayan itu,sesampai di kamar pelayan itu langsung meminta ijin pergi kepada sein Bu karena masih banyak yang harus di kerjakannya.
Sein Bu tidak lupa memberi tips kepada pelayan itu membuat wajah pelayan itu menjadi sangat girang.
Sepeninggal pelayan itu sein Bu membaringkan tubuhnya di kasur empuk membuat rasa lelah yang ada tubuhnya seakan perlahan mulai pergi.
Sein Bu akhirnya memejamkan matanya untuk beberapa waktu yang lama,hingga dia terbangun saat beberapa langkah kaki terdengar di telinganya sedang mengendap endap di atas atap penginapan.
Hem sepertinya ada yang ingin berbuat yang tidak baik di penginapan ini.
Sein Bu berusaha berhati hati,walaupun matanya terpejam tetapi dia mengetahui gerak gerik penyusup yang ada di atsa atap penginapan.
" Adik sepertinya itu pemuda yang tadi siang kita ikuti,ternyata dia menginap di sini."
" Benar kakak,sebaiknya kita beri obat tidur dahulu agar kita dapat membawanya tanpa perlawanan."
Mereka pun mengeluarkan sebuah benda seperti dupa dari balik jubahnya dan mengeluarkan asap yang sangat wangi.
Sein Bu yang mendengar dengan jelas perkataan mereka berpura pura tidak mengetahui dan menggunakan nafas naga langit yang mampu bertahan hingga satu jam tidak bernafas.
Sein Bu yang pura pura pingsan yang masih terbaring di tempat tidur,melihat mangsanya terkena obat bius kedua manusia yang memakai topeng itu tersenyum.
" Kakak sepertinya pemuda itu sudah tidak sadarkan diri,sebaiknya kita turun dan membawanya pergi dari sini."
Mereka pun turun,dengan sangat manis tanpa mengeluarkan suara sedikitpun mereka membawa sein Bu yang pura pura pingsan.
Mereka juga merapikan atap yang mereka buka sehingg orang tidak akan curiga mereka telah menculik pemuda asing yang ada di penginapan itu.
Kedua manusia bertopeng itu membopong tubuh sein Bu dan juga membawa pedang naga langit yang sengaja di letakan di samping sein Bu.
Akhirnya mereka berhenti di sebuah rumah yang sudah usang tetapi tampak rapi dan bersih.
Kakak pertama pasti akan sangat senang mendapatkan pemuda yang sangat tampan dan sangat wangi ini batin kedua manusia bertopeng itu.
Sein Bu sangat terkejut,saat dia di bawa oleh manusia bertopeng itu dia sangat yakin yang menculik dirinya adalah wanita.
membuat dirinya sangat berdebar debar.
Sein Bu pun di letakan di sebuah pembaringan yang sudah mulai usang karena saat tubuh sein Bu di letakan,bunyi derit kayu memecahkan keheningan malam.
" Adik sepertinya sangat di sayangkan,pemuda tampan ini harus cicipi oleh kakak pertama duluan."
" Benar kakak kedua,kita yang kerja capek capek,tetapi kakak pertama yang selalu mencicipin duluan."
Akhirnya mereka memutuskan untuk mengambil jatah walau resiko akan kena damprat oleh kakak pertama mereka.
Tetapi saat mereka akan melakukan aksinya sebuah tamparan yang masing masing mendarat di pipi mereka membuat mereka terjengkang ketanah dan tampak darah menetes di bibir kedua gadis itu.
" lancang kalian berdua,apakah kalian sudah bosan hidup?"
Tampak berdiri wanita yang sangat anggun,walau dia lebih tua dari kedua adinya itu tetapi wajahnya tampak lebih muda dari kedua adiknya itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 215 Episodes
Comments
DediKarismatikCharlieWade84
Kedua wanita Siluman ini salah besar kerana menculik pendekar Naga Langit ..
2023-04-02
1
Harman LokeST
beri pelajaran
2022-06-29
0
Anonymous
di lan
2022-06-29
0