Hei Sekretaris, Ternyata Kau?
Telat!
Jam menunjukkan pukul tujuh pagi di mana Alika berlari keluar apartemen sambil menggigit roti bakar di bibirnya.
Roti itu pemberian Devan karena ia kasihan melihat Alika kelaparan saat hendak pulang tadi.
Alika
(Alika masuk ke pintu lift)
Lantas menelepon Miska untuk mengabari bahwa dirinya sudah pindah rumah.
Alika
Nanti kau jangan pulang ke kontrakan ya.
Kakak sudah tidak tinggal di situ lagi.
Miska
Hah,
Lalu Kakak tinggal di mana?
Alika
Di apartemen!
Fasilitas dari perusahaan tempat kakak bekerja.
Miska
Wah keren. Aku mau ke sana Kak!
Alika
Nanti malam kakak jemput!
Kau tunggu di rumah bibi saja. Jangan nakal.
Alika
Ingat jangan nakal pada Bibi.
Kakak tutup dulu panggilannya.
Bye
Sesampainya di kantor Alika langsung dihadapkan dengan Morgan yang sejak tadi menunggunya.
Jam menunjukkan pukul 7 lebih lima belas menit di mana perjalalan menuju kantor ditempuh dengan jarak 15 menit jalan kaki.
Tidak ada angkot lewat di kawasan apartemen Alika karena tempat-tempat di situ tergolong mewah semua.
Morgan
Darimana saja sampai telat?
#Morgan bertanya seperti pada kekasihnya.
Alika
Maaf Pak. Saya tadi telat bangun.
Morgan
Memangnya kamu ngapain sampai telat bangun?
Morgan
Siapa yang suruh kamu bergadang?
Pertanyaan Morgan makin terasa posesif.
Alika
Tidak ada Pak.
Saya hanya kekusahan tidur saja karena menghafal tugas yang Pak Morgan berikan kemarin.
Morgan
Lain kali jangan sampai telat lagi!
Saya tidak menerima alasan apa pun!
Alika
Baik, Pak!
Maafkan saya.
Alika terpaksa berbohong karena tidak mungkin juga ia menjelaskan bahwa dirinya bergadang karena habis menikah dengan Devan.
Bisa jadi opor dirinya kalau sampai mengatakan itu.
Morgan
Cepat masuk ke dalam!
Pak Devan sudah menunggu di dalam.
Usahain komen dulu sebelum lanjut baca.
Comments
Srie Hastuti
ya ya opoooorrr ayaaammm/Smile/
2025-01-15
0
Vera Susanti
aku Suka ceritanya
2025-02-06
0
Wati Ni
marah😡 gak tuh ww
2024-07-02
0