Hei Sekretaris, Ternyata Kau?
Wawancara Dimulai
Setelah yakin dengan dandannya yang jelek dan buruk rupa, Alika bergegas kembali ke perusahaan Megatex.
Dandanannya yang sekarang sudah jauh berbeda dengan yang tadi.
Alika yang biasanya tampil modis layaknya gadis berusia 24 tahun, kini harus memakai rok semata kaki mirip ibu ibu jaman dulu.
Tak lupa ia mengenakan kacamata super tebal, rambut dikepang dua, dan tahi lalat besar di pipi kiri agar culunnya terlihat semakin mendukung.
Alika
Kalau sudah begini siapa yang mau melirikku? Tukang parkir di Indomaret saja tak sudi melihatku. Hahaha
Alika meremas file di tangannya dengan getar cemas.
Lift di lantai 9 tempat ia berwawancara terbuka lebar-lebar.
Alika segera melangkan menuju ruangan khusus yang sudah diinfokan sebelumnya.
Sesampainya di ruangan itu, Alika dihadapkan dengan seorang pria tanggung berusia sekitar 35 tahunan berdiri menatapnya.
Pria dengan name tag bernama Morgan Morino itu menjentikkan jemari sebagai isyarat, tetapi tak segera duduk di singgasana atau mempersilakan Alika duduk di kursi peserta.
Morgan
Benar kau yang bernama Alika?
#tanya Morgan sedikit mengkerutkan dahi.
Pasalnya foto yang ia lihat di berkas lamaran terlihat cantik dan modis. Tetapi yang datang macam ibu-ibu tahun 70,n.
Morgan sungguh tak menyangka gadis kandidat terakhir yang ia harapkan berbentuk seperti ini.
Sangat tidak layak, dan pastinya akan ditolak oleh bossnya.
Alika
Benar Pak, saya Alika yang seminggu lalu mengirim lamaran kerja melalui e-mail.
Alika sedikit bingung karena mereka berdua masih mematung. Apakah wawancaranga sambil berdiri? Lalu untuk apa kursi-kursi dan meja di ruangan ini kalau bukan untuk keperluan wawancara.
Morgan
Kau bukannya sudah membaca poin terakhir?
#tanya Morgan sedikit sarkasme.
Alika
Sudah Pak!
Poin kelima, sekretaris harus mampu memberikan pelayanan apa pun yang diminta pimpinan. Termasuk menyerahkan tubuh bila diperlukan.
Morgan
Kalau begitu kenapa penampilanmu jadi seperti ini?
Bukannya yang di dalam foto tidak begini?
Alika sedikit meringis. Sudah ia tebak pertanyaan seperti ini pasti akan muncul. Untung ia sudah menyiapkan jawaban sebelumnya.
Alika
Maaf Pak! Sebenarnya wajah saya sangat jelek seperti yang Anda lihat sekarang ini. Maka dari itu saya menyewa tukang edit agar foto saya di surat lamaran terlihat menarik.
Jadi foto yang Anda lihat di surat lamaran adalah hasil photoshop.
Saya tidak bermaksud membohongi, tapi saya yakin, kemampuan saya tidak kalah dengan wanita cantik di luar sana.
Lanjut. Jangan lupa komen.
Comments
Skw Skw
p
2024-10-28
0
Umi Thea
lanjut..
2024-10-23
0
Irul Deka
lanjut
2024-10-17
0