Hei Sekretaris, Ternyata Kau?
Diantar Pulang Devan
Devan kembali turun setelah mengambil file yang ketinggalan di atas meja kantor.
Ia mulai melajukan mobinya, tetapi baru saja keluar dari area kantor, Devan melihat si culun Alika sedang berdiri di pinggir jalan seorang diri.
Devan Megantara
Hei culun, apa yang kau lakukan di sini?
#Devan membuka kaca mobilnya sedikit mendongak.
Alika
Saya sedang menunggu angkot, Pak.
Devan Megantara
Angkot?
#Kening Devan berkerut.
Devan Megantara
Hahaha
#Devan tertawa.
Devan Megantara
Jam segini mana ada angkot lewat. Naiklah taksi! Dasar culun bodoh!
Alika
Tidak apa ...
Saya mau menunggu saja
Devan Megantara
Sudah malam bodoh! Meskipun tidak ada yang melirik penampilanmu, setidaknya berjaga-jaga sedikit.
Alika
Tapi Pak—
#Alika menunduk malu. Ia sendiri juga tidak mau seperti itu.
Alika
Tapi uang saya tinggal lima belas ribu. Uang segitu tidak cukup untuk membayar taksi.
Devan Megantara
Devan berkata dalam hati :
Bagaimana bisa ia membawa uang lima belas ribu di tengah malam begini.
Alika
Alika yang mulai risih berkata lagi:
Bapak duluan saja. Saya masih berharap ada angkot terakhir yang lewat.
Pria itu kembali menyalakan mesin mobilnya.
Devan Megantara
Naik ..... !
Alika diam tak merespon seperti orang linglung.
Devan Megantara
Kau tuli ya! Kalau kubilang naik ya naik!
#Devan berteriak.
Alika
Ma-maksudnya naik ke mobil Bapak?
#Bertanya untuk memastikan yang ia dengar tadi tidak salah.
Devan Megantara
Ya iyalah naik ke mobil. Memangnya kamu mau naik di atas tubuhku?
Jangan mimpi!
Cepat masuk! Aku tidak akan mengatakan tiga kali.
Alika
#Alika segera membuka pintu mobil Devan dan menutupnya kembali:
Terima kasih banyak Pak!
Devan Megantara
Di mana alamat rumahmu?
Alika
Jalan kenanga nomer 5. lima.
Kontrakan saya ada di belakang jalan raya. Jadi nanti biar saya masuk ke gang sendiri saja.
Devan Megantara
Kau ngontrak?
Alika
Iya Pak!
Awalnya saya dan adik saya tinggal di rumah bibi.
Tapi semenjak saya lulus kuliah saya memutuskan untuk memulai hidup mandiri.
#Alika menjawab dengan senyuman.
Author Anarita
Jangan lupa like komen dan bagi bagi hadiah.
Comments
Wati Ni
semakin seru
2024-07-02
1
Rini Paula
semakin seru buat ketawa sendiri lanjut thor
2023-09-23
1
Maryjun
Wkwkwk. Jadi inget telenovela Betty La Fea. (jadul banget w) 😆😆😆😆😆
2023-04-02
0