Hei Sekretaris, Ternyata Kau?
Terlalu Mewah
Dengan menenteng dua tas besar miliknya dan milik sang Adik, Alika berjalan melewati lorong apartemen yang tampak mewah sekali di pandang dari luar.
Alika sudah bisa membayangkan akan semegah apa ruangan apartemen di dalamnya nanti.
Devan Megantara
Masuk!
#Devan membuka pintu apartemen menggunakan sandi
Alika malah diam mematung.
Devan Megantara
Ayo masuk!
Kata sandinya adalah bingtang sepuluh kali. (*** *** ****)
Jangan sampai lupa!
Alika masih mematung di depan ruangan. Membuat Devan menoleh ke belakang seraya menaikan satu alisnya.
Devan Megantara
Kenapa lagi?
Alika
Saya mau pulang saja ya Pak. Tempat ini terlalu bagus untuk orang seperti saya.
Devan Megantara
Hmm.
Bagaimana, sih?
Bukannya tadi kau sudah setuju tinggal di sini?
#Devan langsung emosi.
Alika
Iya, Pak.
Tapi saya kira tempatnya tidak semewah ini.
Kalau tempatnya sebagus ini saya takut tidak kuat membayar tagihan listrik dan bulanan lainnya.
Devan Megantara
Astaga!
Aku yang bayar.
Alika
Eh, jangan Pak! Saya tidak enak.
Devan Megantara
Lalu maumu apa?
Bayar tidak mau dibayari tidak mau!
#Devan tambah emosi menghadapi sikap Alika yang makin lama semakin ngelunjak.
Alika
Saya mau pulang. Besok cari kontrakan yang kecil-kecilan saja, Pak.
Devan Megantara
Alikaaaa
#Devan sedikit mendesahkan napas kasar.
Devan Megantara
Ini sudah jam empat subuh jadi tolong mengertilah!
Suara Devan terdengar lembut tapi justru Alika merasa suara itu adalah suara Devan yang paling menyeramkan.
Ia lebih baik disentak-sentak daripada diperlakukan lembut tetapi nadanya mengandung kalimat ancaman.
Alika
Maaf Pak!
#Alika menunduk takut.
Devan menarik tangan Alika agar segera masuk.
Devan Megantara
Apa yang sebenarnya kamu pikirkan, Alika?
Devan Megantara
Takut kenapa?
#Pintu apartemen sudah tertutup.
Alika
Saya takut bibi saya mengira kalau saya seorang simpanan pejabat jika tinggal di tempat ini.
Soalnya dia tahu saya miskin.
Devan Megantara
Hahaha.
Jadi itu masalahmu?
Devan terbahak keras di jam empat pagi. Ia heran kenapa orang jelek seperti Alika memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi seolah dirinya memiliki kecantikan paripurna.
Devan Megantara
Pejabat bodoh mana yang mau menjadikanmu seorang simpanan?
Apa selama ini kau tidak memiliki kaca?
Alika meringis geli. Ia lupa bahwa dirinya sedang berdandan jelek sekarang.
Author Anarita
Komen, like, jangan lupa kirimin vote buat hari seninnya gengs. Hehe
Comments
Wati Ni
gimana tuh caranya
2024-07-02
0
Novie Yanti
apakah akan terus berdandan jelek km alika.. buka wujud asli km biar devan tau gmna wajah km/Slight/
2024-06-12
0
Drilva Sari
keren dah cerita
2022-12-09
0