Cinta melangkah kan kakinya gontai menaiki tangga menuju teras rumah mewah dengan perkarangan luas itu.Rumah yang didominasi oleh cat warna putih nampak asri dari halaman depan dan sampai belakang.
"Eh,non cinta udah datang.Mari non silahkan masuk!!!.Sudah ditunggu dari tadi oleh tuan dan Nyonya didalam".Ucap Seorang Art menyambut kedatangan nona mudanya.
Cinta hanya mengangguk kan kepalanya saja dan tersenyum pada Art itu.Tapi,art itu sempat terbengong bengong saat matanya tertuju pada pria tampan yang baru saja sampai di depan pintu utama tepat dibelakang cinta.
"Ayo sayang!!!".Ucap Cinta sambil menarik tangan Anton masuk kedalam melewati Art didepannya begitu saja.Tanpa perduli dengan tatapan memuja pada pesona Anton.
Anton pun hanya memasang wajah datarnya dan tak urung juga hanya menurut saat tangannya digandeng oleh Cinta masuk kedalam rumah mewah keluarga Hendrawan.
"Dimana Daddy dan Mommy bik????".Tanya Cinta sedikit berteriak saat tidak melihat Daddy dan Mommy nya di ruang tamu.
"Tidak usah teriak teriak begitu Daddy disini".Sahut Batiton suara seorang laki laki dengan nada tegas dan penuh wibawa baru akan menuruni anak tangga sambil menggandeng tangan seorang wanita paruh baya yang masih terlihat anggun dan sangat cantik.
Anton bisa melihat dengan jelas darimana kecantikan cinta berasal.Karena Anton sudah bisa menebak wanita paruh baya yang ada disamping tuan Hendrawan pasti ibu dari Cinta.
"Mommy....Daddy".Seru Cinta sambil memasang senyumnya semanis mungkin.Membuat Anton mengerutkan keningnya.Sikap cinta saat ini sangat berbeda jauh jika sedang berdua saja dengannya.Bahkan sekarang sikap cinta layaknya anak perawan yang sangat kalem dan penurut didepan kedua orang tuanya.
"Kau memang pandai berakting".Batin Anton saat melihat perubahan sikap cinta.
Tuan Hendrawan langsung melirik Anton dengan tatapan datarnya.Bahkan Anton yang dilirik pun sama halnya hanya memasang wajah datar tanpa ekspresi sama sekali.Membuat Cinta menyadari jika Daddy dan Calon suaminya adalah manusia yang berwatak sama.Sama sama Arogant dan dingin.
"Sayang...Apa pria tampan disampingmu itu calon menantu Mommy???".Seru Nyonya Yuna sambil tersenyum menggoda kearah putri semata wayangnya.
"Selamat siang Tante,Om".Sapa Anton berusaha bersikap ramah kepada calon mertuanya setelah beberapa saat tadi memasang wajah datarnya.Membuat Cinta mengerutkan keningnya dengan sikap ramah seorang Anton saat berhadapan dengan kedua orang tuanya.
"Siang".Sahut Yuna dan berjalan mendekati Anton berniat ingin melihat dengan jelas wajah tampan lelaki yang sudah berani menanamkan benih di rahim putri semata wayangnya itu.Tapi saat Yuna akan melangkah Hendrawan langsung menarik tangan istrinya membuat Yuna hampir saja limbung dan dengan cepat Hendrawan menangkap tubuh ramping istrinya.
"Haiss...Mereka mulai lagi".Guman Cinta mencebikkan bibirnya.Karena Cinta sudah sangat hapal betul akan ke posesif an Daddy nya kepada Mommny nya.
Anton hanya berkekspresi tenang tapi Anton sedikit mengangkat sudut bibirnya saat mendengar upatan Cinta kepada kedua orang tuanya itu.
"Daddy...kau hampir saja membuatku jatuh".Ucap Yuna sambil memukul pelan lengan suaminya.
"Tapi aku berhasil menangkap tubuhmu Honey".Jawab Tuan Hendrawan sambil tersenyum.
"Ehem...."Cinta langsung berdehem saat mulai mendengar ucapan ucapan keromantisan kedua orang tuanya.Dan Cinta yang sudah biasa melihat interaksi Daddy dan Mommy nya hanya bisa melengos karena ia sudah kenyang melihat itu saat keluarga mereka sedang berkumpul seperti ini.
Tuan Hendrawan langsung masang wajah datarnya kembali setelah mendengar deheman sindiran putrinya.Tapi Yuna langsung mengecup pipi suaminya membuat Anton mengerutkan keningnya.Melihat interaksi tak biasa dari pasangan paruh baya yang ada dihadapannya saat ini.
"Ini belum seberapa,setelah kita menikah kau akan lebih sering melihat yang lebih intim lagi dari sekarang".Bisik Cinta sambil terkekeh.
Anton hanya memasang wajah datar walaupun Anton sangat penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Cinta tentang sikap lain dari seorang Pengusaha terkenal yang terkesan Arogant dan sangat kejam di dunia bisnis itu.
"Wah,ternyata anak Mommy tidak salah memilih bibit".Seru Yuna sambil terkekeh saat ia sudah ada dihadapan anak dan Calon menantunya.
"Tentu Mom,karena cinta belajar dari Mommy".Celetuk Cinta dengan santainya.
Cinta langsung memeluk Mommy dan Daddy nya secara bergantian.Begitupun dengan Anton ia menyalami kedua tangan Orang Tua Cinta secara bergantian juga.Tapi saat bersalaman dengan Hendrawan keduanya sama sama mengeluarkan aura masing masing.Membuat Cinta dan Yuna menghela nafas mereka secara bersamaan.
"Honey".Lirih Yuna sambil menepuk pelan bahu suaminya.
"Sayang....Nanti lama lama rumah Tuan Hendrawan akan berubah jadi kutub Utara deh kayaknya".Seru Cinta sambil menarik pelan tangan Anton dari genggaman Daddy nya.
Yuna menarik suaminya pelan melangkah ke arah sofa yang ada diruang tamu.Dengan diikuti oleh Cinta dan Anton juga.
"Jadi,kapan rencana kalian akan menikah???".Tanya Yuna sangat semangat.Sedangkan Hendrawan hanya diam dengan aura dingin nya.
"Minggu depan Tante".Jawab Anton tegas.
"Minggu depan???.Apa itu tidak terlalu buru buru???".Tanya Yuna lagi sambil melirik anak dan calon menantunya.Walaupun mereka sudah tahu jika saat ini Cinta sedang hamil 3 Minggu tapi Walau bagaimanapun juga Cinta adalah anak mereka satu satunya.
"Saya tidak mau menunggu lebih lama sampai perut cinta membuncit Tante.Lagian jika itu terjadi maka saya akan mendapatkan teguran dan hukuman dari kantor".Ucap Anton lagi menegaskan.
Yuna mengerutkan keningnya tanda tak mengerti karena setahu dia kekasih putrinya adalah seorang CEO lalu kenapa bisa takut akan teguran dan hukuman batinnya.Sedangkan Hendrawan hanya menyimak saja dia belum mau angkat bicara.
"Selain CEO Anton juga seorang anggota polisi mom".Cinta yang mengerti akan tatapan Mommy nya pun ikut menjelaskan.
Pukkk....
"AW...Mommy".Cinta mengerucutkan bibirnya.Saat tangannya dipukul oleh Yuna.
"Kamu itu tidak sopan sekali.Nak Anton ini calon suami kamu bahkan usianya lebih dewasa dari kamu sayang.Kenapa kamu menuduh namanya begitu.Tidak romantis sekali".Cibir Yuna pada putrinya.
"Mommy cinta dan Anton bisa romantis kalau sedang di atas ranjang saj...."Anton langsung membekap mulut cinta dengan tangannya.
Yuna menyipitkan matanya.Sedangkan Hendrawan menatap dengan kening yang mengkerut.
"Is...kau itu".Gerutu Cinta saat tangan Anton sudah lepas dari mulutnya.
"Hahaha...anak mommy sudah tahu rasanya bercin...
Sekarang giliran mulut Yuna yang dibekap oleh Hendrawan karena istrinya mulai tak berfilter.
"Daddy..."Kesal Yuna yang menghempaskan tangan suaminya karena ia tidak bisa melanjutkan kata katanya lagi.
".Hmmpprtttt".Cinta terlihat menahan tawanya saat aksi Anton dan Daddy nya sangat mirip.
Sedangkan Anton dan Daddy nya kembali dengan ekspresi mereka masing masing.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 407 Episodes
Comments
Nunik Wahyuni
Ternyata Cinta duplikat mommy Yuna 🤣🤣🤣
2024-01-21
1
desriawanti ria
sama aja ortu n anak😄
2023-12-13
0
Suhartik Hartik
keluarga super bar bar wkwkwkwkwkw memang cocok Kla pasangan nya super kaku.... jadi kelihatan bervariasi hidupnya....
2023-03-18
0