"Nona anda baik baik saja???".Tanya Lana pada Cinta setelah keluar dari ruangan dokter Viola.
"Jelaslah dia baik baik saja.Malah terlihat jauh lebih baik tuh gak lihat apa???".Sahut Tia yang paham betul pola sahabatnya yang bar bar itu.
"Maaf nona tapi saya bertanya pada nona cinta bukan anda".Sela Lana sambil melirik sekilas kearah Tia.
Membuat Cinta menahan tawanya".Aku baik baik saja Lani".Seru Cinta sambil mengangkat sudut bibirnya.
Melihat itu Tia langsung mencebikkan bibirnya kesal.Bahkan Tia berjalan mendahului keduanya."Tuh anak emang otaknya udah geser beneran deh.Orang hamil sebelum menikah itu malunya setengah mati.Eh cinta malah sumringah kayak dapat dooprice aja".Guman tia sambil menggelengkan kepalanya.
"Nggak usah ngatain gue Lo yak".Teriak Cinta sambil terkekeh.
Tia hanya menoleh sekilas setelah itu ia kembali melanjutkan langkahnya lagi."Gue mau pulang cin,Lo mau langsung pulang sekarang apa...
"Lo duluan aja gih!!!.Gue mau nemenin Bebeb gue dulu disini,ngerawat dia sambil kangen kangen,syukur syukur dia mau tengokin anaknya".Seloroh Cinta memotong ucapan Tia.
Lana sampai menahan tawanya akan ucapan cinta yang terlalu tak berfilter.Tia sampai menggelengkan kepalanya heran karena cinta benar benar udah kayak kerasukan jin mesum sekarang.
"Serah Lo dah,gue cabut duluan.Bye".Tia melenggang pergi meninggalkan cinta begitu saja tepat saat mereka sudah sampai didepan ruang rawat Anton.
"Apa teman nona perlu saya antar pulang nona????".Tawar Lana
"Hm,boleh ide bagus tuh Lani kasian juga Tia harus tungguin taksi karena mobil kita kan masih dikampus".Jawab Cinta jujur.
"Baik nona.Kalau begitu saya permisi dulu.Tolong katakan pada pak Anton juga!!!".
."Iya beres deh,urusan bos kamu biar aku yang urus".Sahut Cinta sambil mengangkat jarinya membentuk huruf O.
Lana hanya mengangguk kan kepalanya dan Lana pun yakin jika ada cinta maka bosnya itu akan melupakan apapun termasuk dirinya.
"Buruan pergi ntar keburu Tia jalan duluan lagi!!!".Lana hanya mengangguk kan kepalanya kembali."Lama lama juga nggak papa Lani nganterin Tianya.Sekalian aja kalian Pdkt siapa tahu bisa nyusul kami buat bikin adonan juga".Seloroh cinta sambil cekikikan membuat Lana menggelengkan kepalanya saja akan tingkah calon istri bosnya itu.
"Ternyata memang benar kalau calon istri bos sangat bar bar.Pantas saja si bos mati kutu dibuatnya,sampai bisa ngasilin benih lagi".Lana terkekeh geli sambil melangkah pergi menuju keluar rumah sakit.
Sedangkan cinta langsung masuk kedalam ruangan Anton.Cinta tersenyum saat melihat Anton nampak memejamkan matanya berbaring di atas brankar pasien.
"Nak,coba deh lihat papa kamu itu sangat tampan walaupun sedang tidur begini".Lirih Cinta sambil mengusap lembut perutnya sendiri yang masih datar karena usia kandungan nya baru memasuki usia 3 minggu.
Lalu cinta kembali menatap wajah tampan Anton yang terlihat damai saat tertidur begini."Kamu pasti sangat terisiksa sayang.Karena kamu yang ngerasain ngidam padahal aku yang mengandung baby".Ucap Cinta lirih sambil membelai lembut wajah tampan Anton.
Lalu cinta mendaratkan kecupan dibibir Anton."Kata dokter kamu mengalami kehamilan simpatik.Itu terjadi karena ikatan batin kita dengan baby sangat kuat.Apa itu tandanya kau memang mencintaiku juga sayang???".Lirih cinta sambil memainkan jarinya pada bibir sensual milik Anton bahkan cinta sampai menitikkan air matanya karena terharu,cinta pun tersenyum lalu menghapus sisa air mata kebahagiaan nya.
"Aku sangat mencintaimu sayang.Saat pertama kali kita bertemu bahkan aku sudah langsung jatuh cinta pada pandangan pertama".Ucap Cinta mengingat kembali pertemuannya dengan Anton saat di pintu masuk restoran.
"Aku ini bodoh sekali ya,bisa dengan mudahnya jatuh cinta dengan pria yang baru satu kali aku temui.Padahal di kampus biasanya aku yang dikejar kejar cowok.Kamu tahu itu Tuan Anton Erlangga???".Lirih Cinta bergumam sendiri sambil terus membelai lembut wajah Anton."Tapi ketika bertemu denganmu....Huh.Kenapa malah aku yang sangat agresif mengejarmu??.Sampai aku pun rela memberikan tubuhku dan ketika itu bahkan aku tidak pernah menyesalinya sama sekali walaupun aku berpikir jika kamu tidak akan pernah membalas perasaan ku".
Cinta sampai menyeka air matanya yang meleleh dan jatuh tanpa diminta."Terimakasih sudah menanamkan benihmu dirahimku sayang".Ucap Cinta dengan sangat tulus dan ia tidak bisa lagi menyembunyikan rasa bahagia nya saat ia tahu jika ia mengandung tadi.
"Sekarang aku tidak tahu bagaimana perasaan mu padaku???.Bahkan kau tidak berekspresi apa apa saat tahu aku hamil tadi.Apa kau belum mempunyai perasaan untukku???.Apa kau tidak menginginkan bayi ini,hm???".Tanya cinta.
Sesaat kemudian cinta tersenyum kecut saat mengingat ekspresi wajah Anton yang datar ketika dokter Viola memberikan pernyataan jika ia positif hamil.Bahkan Anton sampai memalingkan wajahnya.
"Haiss...Kenapa aku jadi melow begini sih???".Guman Cinta sambil menghapus lelehan bening di pelupuk matanya.
"Jika sampai saat ini kau belum mempunyai perasaan apapun untukku,maka..."Cinta menyeka air matanya kembali sebelum ia melanjutkan kata katanya."Maka aku janji tidak akan pernah lagi menganggu hidupmu tuan Anton Erlangga.Bahkan aku janji tidak akan pernah menampakkan diri ku dihadapanmu mulai dari sekarang".Lirih Cinta sambil tersenyum tipis dan lelehan bening terus mengalir membasahi pipinya.
Cinta kembali mengecup bibir Anton tapi kali ini ia sedikit lama.Buliran bening ikut menetes diwajah Anton."Selamat tinggal sayang,Izinkan aku melahirkan bayi ini dan membesarkan nya sendiri!!!.Karena aku tahu kau pasti tidak mungkin mencintai ku.Dan aku tidak akan meminta mu untuk bertanggung jawab".Lirih Cinta setelah melepaskan pagutan bibirnya pada bibir Anton yang masih memejamkan matanya.
Entah kenapa setelah cinta dinyatakan hamil.Perasaan cinta jadi tak menentu.Cinta terlalu berpikir negatif tentang status hubungan yang tak jelas nya dengan Anton saat ini.Cinta merasa jika ia melangkah terlalu jauh dan terkesan memaksakan diri.Dan entah kenapa juga perasaannya jadi sesensi seperti ini.
Cinta tersenyum sambil melepaskan genggaman tangannya pada Anton dengan perlahan.Cinta merasa lebih baik ia pergi dan berhenti mengejar orang yang tidak kunjung membalas perasaan nya.Cinta sudah merasa cukup dengan hadirnya baby di kandungan nya saat ini.
Perlahan cinta melepaskan tangannya dan saat cinta sudah berbalik badan akan melangkah pergi.Tiba tiba tangannya kembali ditarik.
"Mau kemana???".Suara tegas Anton membuat Cinta membeku seketika dan menghentikan langkahnya apalagi tangan kanannya yang masih dipegang erat oleh Anton.
Cinta mengehal nafasnya untuk menormalkan kembali dirinya.Lalu cinta menoleh kearah Anton.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 407 Episodes
Comments
Nunik Wahyuni
Cinta sensitif pasti saat tau ekspresi Anton datar saat dokter blg Cinta hamil....walau dia ga bisa menipu diri bahwa dia mencintai Anton tapi dia juga ga mau memaksakan klo Anton ga bisa mencintai nya ...tapi ternyata salah 😂😂😂
2024-01-21
1
Qaisaa Nazarudin
Anton itu kan orgnya cuek dan dingin,Dia amat bahagia saat tau Cinta hamil,Tapi Anton gak tau mengespresi kan ucapan dan tingkahnya gimana gitu..
Tp bagus juga kalo Cinta menjauh saat sekarang,Jadi bisa menguji perasaan Anton yg sebenarnya ke Cinta..
2023-09-04
0
Naru Hisa
aku kok ikutan melow ya
2023-01-03
0