Cinta langsung membuka pintu ruang rawat Anton. Setelah ia sampai dirumah sakit dan sudah ada didepan ruangan rawat Anton.Disana nampak Anton sedang berbaring lemah diatas brankar rumah sakit dengan selang infus yang menempel di punggung tangannya.
Ada dua dokter yang berdiri disamping Anton.Mereka nampak tersenyum ramah menyambut kedatangan Cinta yang terlihat sangat panik.
"Kakak kenapa???".Tanya Cinta dengan nada khawatirnya tapi Anton hanya menatap Cinta dengan tatapan yang sulit di jelaskan.
".Apa dia gadis yang kamu maksud Anton???".Tanya dokter wanita yang masih seumuran dengan Anton dan terlihat cantik.
"Vio...segera periksa dia!!!".Perintah Anton.Membuat Dokter cantik itu terlihat mengulum senyumnya dan menganggukkan kepalanya.
"Nona mari ikut saya sebentar!!!".Ajak Dokter viola membimbing cinta menuju kamar mandi yang ada diruang rawat Anton.
Tia nampak bingung apa yang sebenarnya terjadi.Tia pun menyenggol lengan Lana karena ia ingin minta penjelasan.Lana hanya melirik sekilas dan tak menggubris senggolan Tia.Membuat Tia kembali menyenggol lengan Lana.
"Ada apa nona???".Tanya Lana datar.
"Cinta mau di apain kok sampe dibawa dokter ke toilet segala???. Bukannya yang sakit bos kalian".Tanya Tia yang sangat penasaran.
"Nanti juga nona akan tahu sendiri jawabannya".Sahut Lana datar .
Tia yang tak puas mendengar jawaban dari Lana hanya mencebikkan bibirnya kesal.Jawaban Lana tak membuat jiwa keponya lega.karena mendapatkan jawaban yang tak sesuai dengan prediksinya sendiri.
Sedangkan didalam toilet Cinta nampak mengerutkan keningnya saat di sodorkan alat test kehamilan oleh dokter Viola."Ini testpack kan dokter???".Tanya Cinta tak mengerti.
Dokter Viola pun langsung mengangguk kan kepalanya."Silahkan nona anda masukkan urine anda kedalam wadah ini dan letakkan benda itu didalamnya!!!.Nanti akan tahu jawabannya".Ucap Dokter viola ramah memberitahu Cinta.
Meskipun ragu cinta akhirnya menurut dan ia pun segera mengunci pintu toilet dan segera melakukan apa yang di perintah kan oleh dokter Viola.Setelah hampir Lima menit Cinta berada didalam toilet.
Ceklek....
Cinta membuka pintu toilet dengan wajah yang sulit dibaca.Bahkan cinta ragu dengan apa yang ia lihat dari hasil tesnya itu.
"Bagaimana nona anda sudah menemukan jawabannya???".Tanya Dokter viola yang masih setia berada didepan pintu toilet itu.
Anton pun nampak sedang menunggu jawaban dari Cinta yang tak kunjung membuka mulutnya untuk bicara.Tia yang masih tidak tahu pokok permasalahannya yang sebenarnya pun ikut bingung.
Cinta menyodorkan testpack kembali pada dokter Viola dan setelah melihat ada dua garis merah tergambar jelas di benda itu.Membuat Dokter Viola tersenyum dan langsung menoleh kearah Anton dan dokter paruh baya yang ada disamping Anton.
Anton mengerutkan keningnya menatap dokter Viola dengan tatapan datarnya."Selamat Tuan Anton Erlangga,kekasih anda memang positif hamil".
Gar....
Tia melotot sempurna mendengar ucapan dokter Viola matanya membulat.Dan tubuh Tia mematung ia menajamkan kembali pendengaran nya takut apa yang ia dengar tadi salah.
"Cinta...Lo hamil???".Tanya Tia ingin kepastian.
Cinta hanya mengangguk kan kepalanya pelan.Membuat Tia menggelengkan kepalanya tidak percaya."Oh My God".Tia menepuk jidadnya
"Kak,aku...".
"Lana,segera urus apa yang diperlukan sekarang!!!".Potong Anton saat Cinta akan memulai buka suara.Anton malah memberi perintah pada asisten Lana
"Baik pak".Sahut Lana yang paham akan perintah bosnya.
"Viola...Periksa dia karena aku tau berapa usia kandungan nya!!!".
Cinta hanya bisa manut tanpa ingin menolak saat dokter Viola membawanya keluar ruangan Anton untuk diperiksa lebih lanjut.Sebelum keluar ruangan Cinta sempat menoleh kearah Anton yang masih berada di ranjang rumah sakit.Mata Cinta tiba tiba sendu.Karena Anton memalingkan wajahnya kearah lain.
Tia pun mengikuti Dokter Viola dan cinta keruangan lain.Sedangkan Anton yang melihat punggung cinta menghilang dari balik pintu.Kini terlihat menarik nafasnya dengan kasar.
"Aku akan jadi seorang Ayah Tante".Lirih Anton masih setengah tidak percaya.
"Apa kau belum siap untuk itu Bimo???".Tanya dokter paruh baya itu khawatir.
"Mana mungkin aku tidak siap Tante.Justru aku sangat senang jika benihku tumbuh dirahimnya".Jawab Anton sambil tersenyum.
".Lantas kenapa ekspresi mu begitu saat tahu kekasihmu hamil???".
"Aku terlalu bingung Tan, mengekspresikan diriku harus bagaimana.Tapi yang aku khawatir kan adalah keluarga Cinta Tante."Anton menatap wajah dokter paruh baya itu yang dipanggil Tante oleh Anton."Apa tuan Hendrawan bisa terima jika putri semata wayangnya hamil diluar nikah begini???".Lirih Anton sedikit khawatir.
"Tante percaya jika kalian saling mencintai,kalian berdua bisa meyakinkan kedua orang tua gadis itu!!.Sekeras apapun pemikiran orang tua.Mereka tidak akan mau melihat anak nya menderita".
Anton pun nampak tersenyum". Terimakasih Tante".Ucapnya lirih.
Dokter cantik paruh baya itu hanya mengangguk kan kepalanya."Apa kau akan memberitahu mama mu juga???".
".Entahlah Tante, Sepertinya mama juga masih tetap kekeh dengan kebenciannya sampai sekarang".Jawab Anton lirih.
"Sabar ya ton!!!.Tante yakin kamu pria yang kuat dan Tante percaya kamu bisa melewati ini semua!!!".Sambil menepuk bahu Anton.
Anton hanya mengangguk kan kepalanya.Ia juga tidak tahu apa yang ada didalam pikiran mamanya.Bahkan sampai sekarang masih saja dendam dan membenci Ayah dan Raka adik nya sendiri bahkan keponakannya juga.Cuma karena luka masa lalu hingga membuat mamanya terus membenci Almarhum Ayahnya sendiri.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 407 Episodes
Comments
Nunik Wahyuni
ohhhh jd Cinta tau dirinya hamil anak Anton.... syukurlah klo begitu tgl melamar ke ortu Cinta dan menikah mau gmn lagi udh terlanjur jd masa mau ga di restui ma ortu Cinta 😍🙈🍼
2024-01-21
0
Sur Anastasya
cie yang jadi papi
2022-06-11
0
Meili Mekel
syukur cinta hamil
2022-05-30
0