"Apa sudah ada menu yang akan anda pesan nona???".Ulang Lana yang sejak tadi menunggu jawaban Cinta tapi gadis itu sudah hampir sepuluh menit tidak kunjung menemukan menu apa yang akan dia pesan.
Cinta meletakkan kembali buku menunya dan menatap wajah Anton yang juga sedang menatapnya sejak tadi.Anton juga bingung karena sejak tadi cinta hanya membolak balik buku menu terus menerus dan tak kunjung juga memesan makanan.
"Aku tidak menemukan menu yang ingin aku makan disini,padahal perutku sudah sangat lapar"Lirih cinta lesu.Membuat Anton mengerutkan keningnya begitupun dengan Lana.
"Bukankah tadi aku sudah tanya kau ingin makan apa sebelum kau memtuskan untuk ke kantin"Ketus Anton menatap tak mengerti akan sikap gadis cantik dihadapannya saat ini.Gadis yang sudah berhasil menggoyahkan iman nya.
"Apa disini ada jualan cilok???".Tanya Cinta tiba tiba.
"Anda ingin makan cilok Nona???".Tanya Lana dan cinta langsung mengangguk kan kepalanya.
"Saya akan pesankan nona tapi bisakah anda menunggu sebentar karena di kantin ini tidak ada jualan cilok!!"Ucap Lana memberitahu.
"Carikan saja!!!.Dan bawa kemari!!!".Sahut Anton cepat sebelum cinta menjawab.
"Baik pak,saya akan segera pesankan di restoran langganan bapak"Jawab Lana sambil ingin melangkah pergi.
"Jangan di restoran!!!.Aku mau cilok yang dijual dipinggir jalan saja yang pake gerobak"Seru Cinta yang langsung menghentikan langkah Lana.
"Tapi Nona itu...
"Turuti saja kemauannya!!!"Potong Anton yang sudah mulai geram.
"Baik pak,kalau begitu saya permisi dulu"Pamit Lana sambil menggelengkan kepalanya.
Saat Lana sudah keluar dan meninggalkan kantin.Anton langsung menatap cinta dengan wajah bingungnya."Yakin cuma ingin makan cilok aja???".Tanya Anton lagi.
"Sebenarnya banyak tapi saat ini aku hanya ingin makan cilok saja"Jawab Cinta jujur.
Anton hanya menatap datar dan tak mengajukan pertanyaan lagi.Ia malah membuka sterofoam yang berisi menu andalan nya yang sudah ia pesan sebelum mereka olahraga ranjang tadi.
Bau aroma Ayam bakar menyeruak masuk kedalam indera penciuman cinta.Yang tadinya ia tidak tergoda tapi begitu menu itu dibuka membuatnya meneguk air liurnya sendiri.Apalagi saat Anton menyuapkan nasi beserta lauknya masuk kedalam mulutnya dengan lahap,membuat Cinta semakin ngiler.
"Buka mulut mu!!!"Ucap Anton tiba tiba membuat Cinta langsung tersenyum.
Anton menyuapi cinta langsung dengan tangannya karena sejak tadi Anton tahu jika cinta sedang lapar tapi gadis itu tetap kekeh ingin menunggu cilok saja.
"Mau lagi!!!Aaa..."Seru Cinta dengan tak tahu malunya.Tapi Anton pun hanya menuruti kemauan cinta walaupun wajahnya tetap datar dan dingin.
Begitulah seterusnya sampai makanan itu habis tentunya dilahab oleh cinta sedangkan Anton hanya memakan beberapa suap.Adegan mereka berdua nampak menjadi pemandangan langkah bagi semua orang yang ada di gedung itu.Seorang Anton yang terkenal sebagai CEO yang galak,dingin dan datar malah saat ini terlihat sangat romantis dengan seorang wanita muda.
"Sudah kenyang???"Tanya Anton dengan sedikit menyindir.
"Belum,masih muat untuk di isi lagi dengan cilok"Jawab Cinta sambil tersenyum.Anton hanya menggelengkan kepalanya saja.
"Aku harus kembali bekerja.Kau mau tetap disini menunggu cilok pesanan mu datang atau mau ikut keruanganku???".
"Iku kamu lah sayang.Aku makan cilok nya di ruang kerjamu saja"Jawab Cinta cepat.
Keduanya bangkit dari tempat duduknya meninggalkan kantin dan segera menuju lantai atas dimana ruang kerja Anton berada.Saat akan masuk kedalam lif mereka menghentikan langkahnya karena Lana memanggil bosnya.
"Pak ini cilok pesanan nona tadi"Ucap Lana dengan nafas yang ngos ngosan.
Cinta dengan semangat langsung mengambil knatong kresek yang disodorkan Lana pada Anton."Terimakasih Lani"Ucap Cinta sambil tersenyum.
"Maaf nona nama saya Lana panjang nya Maulana bukan Lani"Lana membernarkan ucapan Nona mudanya membuat Anton mengulum senyumnya.
"Ah,iya maaf maksudku itu."Sahut Cinta sambil terus mengembangkan senyumnya."Ayo sayang,aku sudah tidak sabar makan cilok ini"Sambung cinta sambil menggandeng tangan Anton dan menariknya segera masuk kedalam lift.
🌿🌿🌿🌿🌿
Sampai di ruang kerja Anton tanpa menunggu lama lagi Cinta langsung duduk di sofa dan segera memakan cilok dengan bumbu kacang yang banyak dan taburan bawang goreng.
"Em,,ciloknya enak nih"Seru Cinta sambil terus mengunyah membuat bibir nya belepotan karena bumbu kacang yang menempel.
Anton langsung mendekati cinta karena sejak tadi ia belum duduk dikursi kerjanya dan dia hanya berdiri di depan cinta memperhatikan gadis itu makan cilok dengan sangat lahab.
Anton membersihkan bibir cinta yang penuh dengan saus kacang dengan ibu jarinya.Tapi entah kenapa tiba tiba Anton malah menjilat jempol tangannya karena ia juga tidak tahan akan aroma bumbu kacang itu yang ingin sekali ia makan.
"Enak kan???"Tanya cinta sambil tersenyum senang karena aksi Anton barusan."Aaa...!!!"Seru Cinta sambil menyodorkan satu cilok yang sudah ia tusuk kedepan mulut Anton.
Tanpa Ragu Anton pun membuka mulutnya Dan saat bulatan cilok pecah bercampur bumbu kacang didalam mulutnya membuat Anton langsung tersenyum."Benar benar enak"Ucap Anton jujur.
"Mau coba lagi???"Tanya Cinta membuat Anton langsung mengangguk kan kepalanya.Dengan senang hati cinta menyuapi Anton cilok.Ia pun rela berbagi makanan untuk Anton sang pangeran hatinya.Walaupun sebenarnya Cinta masih sangat menginginkan cilok itu.Tapi ia sangat Bahagia Anton terlihat lahab memakan makanan dari dirinya apalagi Cinta sendiri yang menyuapinya.
Tok...tok...
"Masuk!!!"Sahut Anton sambil terus mengunyah dan menerima suapan cilok dari tangan Cinta.
Lana yang baru masuk kedalam ruangan bosnya nampak membulatkan matanya tidak percaya melihat bos nya saat ini"Pak bukankah Anda tidak menyukai bumbu kacang???"Tanya Lana aneh.
Deg....
Anton yang baru sadar jika selama hidupnya ia tidak pernah mau makan kacang tanah ataupun bumbu kacang baik untuk sate ataupun apa jenisnya.Tapi sesaat kemudian Anton malah berkata"Sepertinya mulai sekarang aku akan mulai menyukainya.Rasanya juga tidak buruk"Jawab Anton santai.
Sedangkan Cinta hanya tersenyum tapi tidak dengan Lana.Ia merasa ada yang aneh dengan sikap bosnya ini.Tadi es kelapa sekarang bumbu kacang.Besok apalagi yang bos nya makan.Sedangakan selama ini Anton adalah tipe pemilih makanan.Ia sangat tidak menyukai apa yang dimakannya hari ini dan selama ini juga Anton tidak pernah menyentuh makanan itu.Tapi hari ini Lana dibuat tercengang dan bercampur bingung.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 407 Episodes
Comments
Nunik Wahyuni
Cinta yg hamidun Anton yg ngidam saling kerja sama siksa daddy mu nak biar dia sadar klo.dia cinta ma mommy mu yg cantik dan smart putri kampus 😂😂😂🙈🙈
2024-01-21
0
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang kalo Anton lagi mengidam dan menghadapi hamil simpantik…🤫
2023-09-04
0
Naru Hisa
hahaha lani
2023-01-03
0