Persiapkan dirimu

Anton menatap datar kearah cinta yang menurut Anton kenapa cinta jadi berubah melow seperti itu.Padahal selama ini ia sangat paham akan sifat Gadi cantik dihadapan nya itu yang saat ini sudah mengandung benihnya.

"Siapa yang menyuruhmu pergi begitu saja setelah kau berhasil mengandung anakku Dan kau malah berniat membawanya ikutan pergi".Tanya Anton menatap tajam kearah Cinta.

"Kau pikir bisa semudah itu membawanya pergi???.Kau lupa disini aku yang kehabisan tenaga bahkan aku tidak bisa makan apapun karena aku yang mengalami ngidam.Tapi dengan seeanknya kau malah ingin membawanya kabur dariku".Anton sangat geram akan pemikiran konyol cinta.

Sejak tadi Anton mendengar semua keluh kesah cinta yang berpikiran negatif tentangnya.Anton memang tidak tahu apa saat ini ia sudah jatuh cinta atau sekedar menjaga perasaan saja.Tapi Anton merasa ia harus bertanggung jawab atas semua perbuatannya dan ia juga tidak mau kehilangan darah dagingnya sendiri.

Cinta menatap Anton dengan sedikit menarik sudut bibirnya.Saat ini cinta berpikir kalau Anton bukanlah pria yang lari dari tanggung jawab.Walaupun cinta yakin jika Anton saat ini belum memiliki perasaan apapun padanya.Cinta juga bingung kenapa tadi ia sampai berpikiran sempit dengan mengambil kesimpulan sendiri.

"Kita akan menikah Minggu depan.Jadi persiapkan dirimu!!!".Ucap Anton tegas.

Cinta melongo tak percaya,ia sampai shock akan ucapan Anton."Menikah???.Minggu depan???".Ulang Cinta masih tak percaya.Bahkan cinta sampai menepuk pipinya sendiri.

"Ini bukan mimpi kan???".Seru Cinta sambil terus memegangi pipinya.

Anton sampai menggelengkan kepalanya melihat aksi cinta tapi Anton tanpa sadar ikut menarik sudut bibirnya."Ternyata Viola benar jika mood ibu hamil bisa berubah ubah".Batin Anton yang sudah diberitahu oleh dokter Viola.

"Kau tidak sedang tidur bukan???".Ledek Anton.Cinta menggelengkan kepalanya."Itu berarti kau tidak bermimpi bodoh".Cibir Anton.Membuat Cinta memanyunkan bibirnya

"Kedua orang tua mu akan kembali ke Jakarta besok pagi.Dan semuanya sudah di urus oleh orang orangku.Kau hanya butuh mempersiapkan diri mu saja!!!".Ucap Anton lagi.

"What???.Jadi Daddy dan Mommy sudah tahu apa yang terjadi pada putri kesayangannya???".Seru Cinta mulai dengan gaya bar bar nya kembali.

"CK...Kenapa kau takut jika Daddy mu mencincangmu habis habisan????".

"Ah,Tuan Anton Erlangga yang terhormat kau itu tidak tahu bagaimana sifat Daddyku".Lirih Cinta mulai cemas.

Anton hanya terlihat acuh saja.Karena ia sangat paham bagaimana dingin dan kejamnya Tuan Hendrawan ayah gadis yang sudah ia buahi itu.Bahkan Anton sudah menggali informasi tentang keluarga besar Hendrawan sejak cinta mulai mengusik hidupnya.

"Lusa kita akan sidang pra nikah ke polres.Aku harap kau jangan buat ulah selama proses sidang berlangsung!!!."Ucap Anton mengingatkan.Walaupun cinta tidak tahu tentang proses pernikahan seorang anggota kepolisian tapi cinta hanya bisa mengangguk kan kepalanya saja.

"Jika kau membuat ulah maka aku yang akan kena imbasnya.Apa kau mau aku dihukum oleh komandan ku???".

Cinta dengan cepat menggelengkan kepalanya.Membuat Anton mengulum senyumnya akan sikap Cinta saat ini.Yang tadinya seperti benar benar ingin kabur untuk meninggalkan nya tapi begitu mendengar kata pernikahan sifat aslinya muncul kembali.

"Kemarilah!!!".Seru Anton sambil menepuk samping ranjangnya.Dan anehnya cinta hanya menurut begitu saja dan langsung mendekati Anton.

Saat cinta mendekat Anton langsung menduselkan kepalanya kedada cinta.Membuat Cinta terperanjat kaget tapi setelah itu cinta nampak tersenyum geli.

"Kenapa hanya bau badanmu yang bisa membuatku nyaman???".Guman Anton sambil terus menghirup aroma parfum yang melekat ditubuh cinta.

Dan siang itu Cinta hanya menemani Anton dirumah sakit Bahkan Cinta tidak beranjak sedikitpun dari samping Anton.Karena Anton tidak ingin berjauhan dari cinta.Sampai dengan makan pun Anton hanya ingin makan makanan langsung dari tangan cinta.

Hal itu membuat asisten Lana dan dokter Viola senyum senyum sendiri.Sekaligus jengah melihat interkasi keduanya yang kadang membuat mata mereka ternodai.Terutama mata asisten Lana yang masih belum terkontaminasi akan hal yang berbau mesum.

🌿🌿🌿🌿🌿

Keesokan harinya cinta yang sejak semalam menginap dirumah sakit karena keadaan Anton yang masih perlu dirawat karena kondisinya yang masih lemah dan dehidrasi.Akibat terlalu sering muntah muntah dan kekurasangan asupan makanan.

Cinta nampak sudah rapi dan lebih segar karena ia baru saja selesai mandi.Cinta nampak tersenyum melihat Anton masih saja terlelap di ranjang rumah sakit.

Tok...tok...

"Masuk!!!".Seru Cinta saat pintu ruangan terbuka menampakkan wajah asisten Lana.

"Nona ini sarapan untuk anda dan pak Anton".Ucap Lana sambil meletakkan kantong kresek di atas meja.Lana pun sempat melirik kearah bosnya yang masih terlelap dengan damainya di atas ranjang itu.

"Ada apa Lani???".Tanya Cinta sambil menatap wajah Lana.

"Ah,tidak papa nona.Kalau begitu saya pamit dulu karena masih banyak pekerjaan yang harus saya urus nona".Izin Lana karena tidak mau berlama lamaan berada diruangan rawat bosnya.Sebab Lana tidak mau apes lagi melihat keintiman pasangan mesum ini.

Lana juga tidak mau mempermasalahkan lagi atas panggilan cinta kepadanya.Karena Lana sudah kehabisan kata kata jika berdebat dengan seorang cinta.

Saat Lana sudah keluar ruangan rawat Anton.Dan cinta mendekati brankar tempat Anton berbaring dan masih terlelap dengan damainya.Tiba tiba ponsel cinta yang ada di nakas berdering.

Membuat Cinta langsung meraih ponselnya terlebih dahulu dan mengurungkan niatnya untuk membangunkan Anton.

"Daddy...".Lirih Cinta ketika melihat nama penelpon di layar ponselnya.

"Angkat saja!!!".Suara khas bangun tidur Anton dari arah belakang cinta.Membuat gadis itu menoleh dan mengangguk kan kepalanya.

"Iya,halo Dad".

"Sudah berapa lama kamu tidak pulang kerumah???". Bariton suara tegas yang selalu cinta hindari menggema ditelinga cinta saat ini.

"Em...Ayolah Dad,cinta kan lebih sering tinggal di apartemen".Jawab Cinta mulai gugup.

"Pulang kerumah utama sekarang juga!!!.Atau Daddy akan membakar apartemen mu saat ini juga".

Cinta mencebikkan bibirnya saat ia belum sempat menjawab tapi telponnya sudah dimatikan begitu saja oleh Daddy nya.

"Dasar Tuan Hendrawan Arogant".Gerutu Cinta kesal.

Anton mengerutkan keningnya saat Cinta mengupat tentang Daddy sendiri."Kau berani mengatai Daddy mu sendiri???".

Pertanyaan Anton membuat cinta langsung nyengir kuda."Calon mertuamu itu sangat menyebalkan sama seperti dirimu".Sahut Cinta asal.

"What???".

**TBC

Nah Lo Bambang Anton ada saingan nih sama sama Arogant nya dengan Daddy mertua.Tapi Menurut Readers apa bener tuan Hendrawan sedingin dan sekejam rumor yang beredar diluaran sana???🤭**

Terpopuler

Comments

Nunik Wahyuni

Nunik Wahyuni

😂😂😂😂Anton dpt istri sepadan kita tunggu bucin nya Anton ke Cinta 😍😍😍

2024-01-21

0

Suci Narala Lendra

Suci Narala Lendra

Maulana Wijaya😂, y nyanyi Gagal merangkai Hati

2022-08-09

0

Arin

Arin

critanya menarik bngt....😍

2022-07-03

0

lihat semua
Episodes
1 Kegagalan
2 Restoran
3 Bertemu kembali
4 Tragedi
5 Akal licik Cinta
6 Kekepoan Tia
7 Razia Club
8 Kau sangat Liar
9 Jangan salahkan Aku
10 Ratu Drama
11 Ratu Drama kembali beraksi
12 Kau harus membayar semuanya
13 Kantin Perusahaan
14 Kebingungan Lana
15 2 Minggu Kemudian
16 Kenyataan
17 Mulai Melow
18 Persiapkan dirimu
19 Tuan Hendrawan dan Nyonya Ayuna
20 Kecurigaan Cinta
21 Pernikahan
22 Hentikan Cinta
23 Perihal telur
24 Sayang
25 Hal sepele
26 I Love you
27 Kedatangan Oma
28 Disini
29 Sinis Cinta
30 Perusahaan Erlangga
31 Aku Akan Membayarnya
32 Pertemuan Anton dan Reva
33 Pertarungan sengit
34 Hubby
35 Penuh Ketegasan
36 Rayuan Anton
37 Kepekaan Cinta
38 Ditinggal Dinas
39 Kesepian
40 Bertemu masa Lalu
41 Lana
42 Rindu Menggebu
43 Siap
44 Let's go
45 Konyol Bersama
46 Perihal Diet Rani yang gagal
47 Ulah Anton
48 Wisuda
49 Persalinan
50 Niko Hendra Erlangga
51 Niat Grandpa dan Grandma
52 Baby Niko
53 Ibu Muda yang Mandiri
54 Senyum Maut Cinta
55 Keharmonisan keluarga
56 Perihal balon elastis
57 Jangan salahkan Aku
58 Sepasang Kekasih
59 Sarapan Awal
60 Ke gugupan Lana
61 Bertemu Oma Mona
62 Obrolan tak berfaedah Mona dan Cinta
63 Kebahagiaan Anton
64 Visual
65 Satu Tahun Kemudian
66 Perihal Adik untuk Niko
67 Antusias Anton
68 Kedatangan Daddy dan Mommy
69 Keraguan Cinta
70 Hanya ingin liburan
71 Tak akan cukup satu kali
72 Kayak Lampu Taman Dong
73 Ngemil melulu
74 Surat Mutasi
75 Berangkat
76 Ulah Cinta
77 Sambutan Di Asrama
78 Ngidam Bapaknya
79 Cari Keringat Dulu
80 Kedatangan Raka
81 Emosi Bumil
82 Hilang sudah marahnya
83 Menghibah
84 Art Baru
85 Kebaikan Istri Anton
86 Cerita Tia
87 Cerita Anton
88 Rencana Anton dan Cinta
89 Belanja Bulanan
90 Bertamu ke rumah Art
91 Berandai Andai
92 Meragukan Aku
93 Cowok Cewek
94 Flashback
95 Satu Minggu Kemudian
96 Penyesalan Tia
97 Kepanikan Lana
98 Perdebatan
99 Perihal Terong Panjang
100 Panas Dingin
101 Dugaan Cinta
102 Kebingungan Cinta
103 Lana Lagi
104 Satu Bulan Kemudian
105 Meminta Bantuan Cinta
106 Dukungan Anton
107 Bidadari kecil Lana
108 Restoran Seafood
109 Acara di Aspol
110 Kedua Kalinya
111 Mau Nambah Lagi
112 15 Tahun Kemudian
113 Rahasia Luna Dan Nikki
114 Karakter Luna
115 Ancaman Shasa
116 Brakkk
117 Obrolan si kembar L2
118 Si Kembar
119 Kepulangan Niko
120 Tepat Waktu
121 Sahabat kecil
122 Ulah Si Kembar N2
123 Datang Dadakan
124 Jadi
125 Abang aja kali
126 Pembelaan Luna
127 Maaf
128 Niko Mulai Mesum
129 Pengakuan Niko
130 Kesepakatan Keluarga
131 Rencana
132 Kata Bijak Icha
133 Malang
134 Bisikan Si Kembar 2N
135 Ulah si Kembar 2L
136 Permintaan Mommy Daren
137 Ledekan Shasa
138 Godaan Anton
139 Pulang Ke Jakarta
140 Keterkejutan Icha
141 Penutup Dandanan
142 Rengekan Shasa
143 Ulah Luna Dan Lulu
144 Keganasan
145 Sebenarnya
146 Kegelisahan Icha
147 Kabar
148 Kerapuhan Icha
149 Ikut Rapuh
150 Bahagia bercampur Duka
151 Pemakaman
152 Aksi Bu Nila
153 Terungkap
154 Mengenang Masa Lalu
155 Pertemuan
156 Kasih Sayang Niko
157 Tia Dan Daren
158 Bertemu teman Lama
159 Wajah Datar dan Dingin nya Niko
160 Kedatangan Ceo Bgs group
161 Niko Mulai berulah
162 Jalan jalan
163 Jawaban Tegas Niko
164 Si Bungsu Mulai Berulah
165 Buah kesabaran
166 Akhirnya
167 Aku Ingin
168 Sarapan yang Terlambat
169 Terkontaminasi Virus Daddy nya
170 Asisten Pribadi pilihan Daddy
171 Kiriman Bekal Makan Siang
172 Tanggung Jawab
173 Pinangan Yang Belum Resmi
174 Bayang Bayang Masa Lalu
175 Dilema oleh Perasaan Sendiri
176 Tukang Bully
177 Janji kan Langsung Istirahat?
178 Kesal Sendiri
179 Honeymoon yang Tertunda
180 Ampun Bang Jago!
181 Mirip Mbak Kunti
182 Nona Muda
183 Khawatir Dan Cemas
184 Apes
185 Siap Siap Saja!
186 Kekesalan Shasa
187 Wangi Parfum
188 Ternyata Hanya Mimpi
189 Mulut Kaleng rombeng
190 Jangan Kepo!
191 Tidak Penting
192 Gagal Fokus
193 Pikiran Shasa
194 Sebuah Bentuk Balas Budi
195 Perihal kacang kurang Air
196 Belum Saatnya
197 Hal Tak Terduga
198 Hanya Karena Amanah
199 Sedikit Mengingat
200 Rasanya Gimana?
201 Lain Kegiatan
202 Kejadian nya
203 Candra Brama Wijaya
204 Perbincangan Dua Perusahaan
205 Saling Berguman
206 Meleburkan Rasa
207 Kenekatan Shasa
208 Mulai Mendramatisir
209 Cibiran Shasa
210 Rencana Licik
211 Cibiran Putri bungsu keluarga Erlangga
212 Telur Ceplok
213 Kode Dari Shasa
214 Sama Sama Gila
215 Rasa Bahagia
216 Calon Pasangan Fenomenal
217 Mimpi Buruk Apalagi Ini?
218 Tukang Pancing
219 Nyonya Niko
220 Ada Yang Tegak Tapi Bukan Keadilan
221 Meeting Dengan Sabun Mandi
222 Bang.... Abang...
223 Tempat Eksekusi
224 Ceroboh
225 Kelakuan Putri Bungsu Cinta
226 Akting Candra
227 Rasa Syukur
228 Kehampaan Shasa
229 Demi Melancarkan Perjodohan
230 Pembelaan Shasa
231 Pikirnya Halu
232 Berulah Kembali
233 Memanfaatkan Keadaan
234 Kekesalan Shasa
235 Kejahilan Calon Istri Candra
236 Gara Gara Dangdutan
237 Accident Membawa Berkah
238 Papi Mami
239 Berperang Pikiran
240 Abaaanggg...
241 Obrolan Dua Pria Dingin
242 Akhirnya Sah
243 Aksi Yang Gagal
244 Ledekan Shasa
245 Tunggu!!!
246 King Sean Erlangga
247 Kedatangan Mertua
248 Macan Tutul
249 Kekonyolan Papa Niko
250 Datang Keperusahaan
251 Mewujudkan Keinginan
252 Sisi Lain istri Candra
253 Suami Siaga
254 Merasa Iba
255 Tangis Haru
256 Pasangan Absur
257 Ledekan Shasa
258 Liburan
259 Berpacu Dalam Melodi
260 Berlayar
261 Perihal Panjat Memanjat
262 Kunjungan Niko dan Icha
263 Mulai Berulah Kembali
264 Sama Sama Maniak Gila
265 Papa Niko
266 Perihal Es Cream
267 Kabar Bahagia
268 Kepulangan Candra
269 Nutrisi Sebelum Sarapan
270 Tiba Tiba Mual
271 Shasa Di Lawan
272 Bersama Suami
273 Pelengkap Hidupnya
274 Sarapan Seblak
275 Berniat jadi Mak comblang
276 Jadi Rebutan
277 Jatuh Pingsan
278 Salah Paham
279 Gangguan
280 Calon Daddy yang Baik
281 Mulai Nakal
282 Gak Anak, Gak Mantu, Gak Mertua Sama Saja
283 Ngambek
284 Akuisisi Perusahaan
285 Si Janda Bolong
286 Tiara Vs Tomy
287 Tanpa Mengenal Takut
288 Moment Langkah Bagi Tomy
289 Ketiduran
290 Keterkejutan
291 Bisikan Alam Gaib
292 Kejahilan Bumil
293 Ngambekan
294 Calon Pasangan Tak Kalah Fenomenal nya
295 Di Kejutkan
296 Tanpa Di Duga
297 Entahlah
298 Mual Kembali
299 Lebih Galak
300 Istri Durjanah
301 Makan malam pertama Di rumah suami
302 Minta Yang Aneh Aneh
303 Kabur Dari Istrinya
304 Obrolan kedua Wanita Bar Bar
305 Perihal Nominal
306 Wanita Paruh Baya
307 Kedatangan Para Suami
308 Sore Bersejarah
309 Bersiap Siap
310 Terkejut
311 Pasangan Gila
312 Dinas Malam
313 Dinas Malam
314 Dasar Istri Bar Bar
315 Motif tersembunyi
316 Berbeda
317 Kedatangan Putra Kedua
318 Sang Kekasih
319 Jadi Pusat Perhatian
320 Kejahilan Nikki di ambang Batas
321 Kabar
322 Jahil Sendiri, Sedih Sendiri
323 Menantu Gak Ada Akhlak
324 Satu Bulan Kemudian
325 Kebahagiaan yang Tak Ternilai
326 Terkabulkan
327 Berbeda
328 Sensitif
329 Tidak Benar Benar Tulus
330 Sindiran Tomy
331 Nasib Ibu Durjana
332 Berita Menghebohkan
333 Kekacauan
334 Hanya Hitungan Menit
335 Kejengahan Shasa
336 Menantu Prontal
337 Lega Tanpa Rasa Was Was
338 Rumah Baru
339 Dalang Sesungguhnya
340 Bukan Yang Dulu
341 Pemahaman Seorang Istri
342 Main Kucing Kucingan
343 Sebenarnya
344 Tak Ada Malu Malunya
345 Minta Sendiri
346 Lebay
347 Merasa Bahagia
348 Obrolan Absurd
349 Senyum Licik
350 Bayaran yang Beda
351 Suami Idaman
352 Tak Mengenal Lelah
353 Turunan Mommy Cinta
354 Gagal
355 Kumpul Teman Lama
356 Ngedumel Again
357 Kebaikan Tiara
358 Wejangan Candra
359 Aksi Sean
360 Twins Bidadari
361 Rencana
362 Beda Kerjaan
363 Kecelakaan
364 Bumil Bar Bar
365 Rumah Sakit
366 Servis terbaru
367 Aku Bisa Gila
368 Cara Menghindari Amukan Mommy Mertua
369 Rahasia Masih Aman
370 Ketulusan Tomy
371 Kompensasi Biaya Pembatalan
372 Enak di Abang Gak Enak di Aku
373 Ulah Sean
374 Kelakuan Momny Mertua
375 Istri Durjana
376 Hang Out
377 Tak Terduga
378 Masa Lalu
379 Hubungan Tanpa Status
380 Selamat
381 Baby Boy
382 TORA ADITAMA
383 Sampai Lupa Dengan Twins
384 Saran Mommy Shasa
385 Interaksi Papa Dan Anak
386 Di Tinggal Lagi
387 Teledor
388 Tamu
389 Sahabat Lama
390 Mommy Jorok
391 Mulai Heboh
392 Salah Paham
393 Rencana Liburan
394 Kepanikan Shasa
395 Kedatangan Tamu
396 Sangat Dewasa Dalam Bersikap
397 Senasib
398 Mulai Berani
399 Bawaan Baby
400 Bikin Darah Tinggi
401 Pacaran Setelah Menikah
402 Pasrah saja
403 Beda Celupan
404 Rasa Bangga
405 Belanja Bersama
406 Kebahagiaan Yang Nyata
407 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 407 Episodes

1
Kegagalan
2
Restoran
3
Bertemu kembali
4
Tragedi
5
Akal licik Cinta
6
Kekepoan Tia
7
Razia Club
8
Kau sangat Liar
9
Jangan salahkan Aku
10
Ratu Drama
11
Ratu Drama kembali beraksi
12
Kau harus membayar semuanya
13
Kantin Perusahaan
14
Kebingungan Lana
15
2 Minggu Kemudian
16
Kenyataan
17
Mulai Melow
18
Persiapkan dirimu
19
Tuan Hendrawan dan Nyonya Ayuna
20
Kecurigaan Cinta
21
Pernikahan
22
Hentikan Cinta
23
Perihal telur
24
Sayang
25
Hal sepele
26
I Love you
27
Kedatangan Oma
28
Disini
29
Sinis Cinta
30
Perusahaan Erlangga
31
Aku Akan Membayarnya
32
Pertemuan Anton dan Reva
33
Pertarungan sengit
34
Hubby
35
Penuh Ketegasan
36
Rayuan Anton
37
Kepekaan Cinta
38
Ditinggal Dinas
39
Kesepian
40
Bertemu masa Lalu
41
Lana
42
Rindu Menggebu
43
Siap
44
Let's go
45
Konyol Bersama
46
Perihal Diet Rani yang gagal
47
Ulah Anton
48
Wisuda
49
Persalinan
50
Niko Hendra Erlangga
51
Niat Grandpa dan Grandma
52
Baby Niko
53
Ibu Muda yang Mandiri
54
Senyum Maut Cinta
55
Keharmonisan keluarga
56
Perihal balon elastis
57
Jangan salahkan Aku
58
Sepasang Kekasih
59
Sarapan Awal
60
Ke gugupan Lana
61
Bertemu Oma Mona
62
Obrolan tak berfaedah Mona dan Cinta
63
Kebahagiaan Anton
64
Visual
65
Satu Tahun Kemudian
66
Perihal Adik untuk Niko
67
Antusias Anton
68
Kedatangan Daddy dan Mommy
69
Keraguan Cinta
70
Hanya ingin liburan
71
Tak akan cukup satu kali
72
Kayak Lampu Taman Dong
73
Ngemil melulu
74
Surat Mutasi
75
Berangkat
76
Ulah Cinta
77
Sambutan Di Asrama
78
Ngidam Bapaknya
79
Cari Keringat Dulu
80
Kedatangan Raka
81
Emosi Bumil
82
Hilang sudah marahnya
83
Menghibah
84
Art Baru
85
Kebaikan Istri Anton
86
Cerita Tia
87
Cerita Anton
88
Rencana Anton dan Cinta
89
Belanja Bulanan
90
Bertamu ke rumah Art
91
Berandai Andai
92
Meragukan Aku
93
Cowok Cewek
94
Flashback
95
Satu Minggu Kemudian
96
Penyesalan Tia
97
Kepanikan Lana
98
Perdebatan
99
Perihal Terong Panjang
100
Panas Dingin
101
Dugaan Cinta
102
Kebingungan Cinta
103
Lana Lagi
104
Satu Bulan Kemudian
105
Meminta Bantuan Cinta
106
Dukungan Anton
107
Bidadari kecil Lana
108
Restoran Seafood
109
Acara di Aspol
110
Kedua Kalinya
111
Mau Nambah Lagi
112
15 Tahun Kemudian
113
Rahasia Luna Dan Nikki
114
Karakter Luna
115
Ancaman Shasa
116
Brakkk
117
Obrolan si kembar L2
118
Si Kembar
119
Kepulangan Niko
120
Tepat Waktu
121
Sahabat kecil
122
Ulah Si Kembar N2
123
Datang Dadakan
124
Jadi
125
Abang aja kali
126
Pembelaan Luna
127
Maaf
128
Niko Mulai Mesum
129
Pengakuan Niko
130
Kesepakatan Keluarga
131
Rencana
132
Kata Bijak Icha
133
Malang
134
Bisikan Si Kembar 2N
135
Ulah si Kembar 2L
136
Permintaan Mommy Daren
137
Ledekan Shasa
138
Godaan Anton
139
Pulang Ke Jakarta
140
Keterkejutan Icha
141
Penutup Dandanan
142
Rengekan Shasa
143
Ulah Luna Dan Lulu
144
Keganasan
145
Sebenarnya
146
Kegelisahan Icha
147
Kabar
148
Kerapuhan Icha
149
Ikut Rapuh
150
Bahagia bercampur Duka
151
Pemakaman
152
Aksi Bu Nila
153
Terungkap
154
Mengenang Masa Lalu
155
Pertemuan
156
Kasih Sayang Niko
157
Tia Dan Daren
158
Bertemu teman Lama
159
Wajah Datar dan Dingin nya Niko
160
Kedatangan Ceo Bgs group
161
Niko Mulai berulah
162
Jalan jalan
163
Jawaban Tegas Niko
164
Si Bungsu Mulai Berulah
165
Buah kesabaran
166
Akhirnya
167
Aku Ingin
168
Sarapan yang Terlambat
169
Terkontaminasi Virus Daddy nya
170
Asisten Pribadi pilihan Daddy
171
Kiriman Bekal Makan Siang
172
Tanggung Jawab
173
Pinangan Yang Belum Resmi
174
Bayang Bayang Masa Lalu
175
Dilema oleh Perasaan Sendiri
176
Tukang Bully
177
Janji kan Langsung Istirahat?
178
Kesal Sendiri
179
Honeymoon yang Tertunda
180
Ampun Bang Jago!
181
Mirip Mbak Kunti
182
Nona Muda
183
Khawatir Dan Cemas
184
Apes
185
Siap Siap Saja!
186
Kekesalan Shasa
187
Wangi Parfum
188
Ternyata Hanya Mimpi
189
Mulut Kaleng rombeng
190
Jangan Kepo!
191
Tidak Penting
192
Gagal Fokus
193
Pikiran Shasa
194
Sebuah Bentuk Balas Budi
195
Perihal kacang kurang Air
196
Belum Saatnya
197
Hal Tak Terduga
198
Hanya Karena Amanah
199
Sedikit Mengingat
200
Rasanya Gimana?
201
Lain Kegiatan
202
Kejadian nya
203
Candra Brama Wijaya
204
Perbincangan Dua Perusahaan
205
Saling Berguman
206
Meleburkan Rasa
207
Kenekatan Shasa
208
Mulai Mendramatisir
209
Cibiran Shasa
210
Rencana Licik
211
Cibiran Putri bungsu keluarga Erlangga
212
Telur Ceplok
213
Kode Dari Shasa
214
Sama Sama Gila
215
Rasa Bahagia
216
Calon Pasangan Fenomenal
217
Mimpi Buruk Apalagi Ini?
218
Tukang Pancing
219
Nyonya Niko
220
Ada Yang Tegak Tapi Bukan Keadilan
221
Meeting Dengan Sabun Mandi
222
Bang.... Abang...
223
Tempat Eksekusi
224
Ceroboh
225
Kelakuan Putri Bungsu Cinta
226
Akting Candra
227
Rasa Syukur
228
Kehampaan Shasa
229
Demi Melancarkan Perjodohan
230
Pembelaan Shasa
231
Pikirnya Halu
232
Berulah Kembali
233
Memanfaatkan Keadaan
234
Kekesalan Shasa
235
Kejahilan Calon Istri Candra
236
Gara Gara Dangdutan
237
Accident Membawa Berkah
238
Papi Mami
239
Berperang Pikiran
240
Abaaanggg...
241
Obrolan Dua Pria Dingin
242
Akhirnya Sah
243
Aksi Yang Gagal
244
Ledekan Shasa
245
Tunggu!!!
246
King Sean Erlangga
247
Kedatangan Mertua
248
Macan Tutul
249
Kekonyolan Papa Niko
250
Datang Keperusahaan
251
Mewujudkan Keinginan
252
Sisi Lain istri Candra
253
Suami Siaga
254
Merasa Iba
255
Tangis Haru
256
Pasangan Absur
257
Ledekan Shasa
258
Liburan
259
Berpacu Dalam Melodi
260
Berlayar
261
Perihal Panjat Memanjat
262
Kunjungan Niko dan Icha
263
Mulai Berulah Kembali
264
Sama Sama Maniak Gila
265
Papa Niko
266
Perihal Es Cream
267
Kabar Bahagia
268
Kepulangan Candra
269
Nutrisi Sebelum Sarapan
270
Tiba Tiba Mual
271
Shasa Di Lawan
272
Bersama Suami
273
Pelengkap Hidupnya
274
Sarapan Seblak
275
Berniat jadi Mak comblang
276
Jadi Rebutan
277
Jatuh Pingsan
278
Salah Paham
279
Gangguan
280
Calon Daddy yang Baik
281
Mulai Nakal
282
Gak Anak, Gak Mantu, Gak Mertua Sama Saja
283
Ngambek
284
Akuisisi Perusahaan
285
Si Janda Bolong
286
Tiara Vs Tomy
287
Tanpa Mengenal Takut
288
Moment Langkah Bagi Tomy
289
Ketiduran
290
Keterkejutan
291
Bisikan Alam Gaib
292
Kejahilan Bumil
293
Ngambekan
294
Calon Pasangan Tak Kalah Fenomenal nya
295
Di Kejutkan
296
Tanpa Di Duga
297
Entahlah
298
Mual Kembali
299
Lebih Galak
300
Istri Durjanah
301
Makan malam pertama Di rumah suami
302
Minta Yang Aneh Aneh
303
Kabur Dari Istrinya
304
Obrolan kedua Wanita Bar Bar
305
Perihal Nominal
306
Wanita Paruh Baya
307
Kedatangan Para Suami
308
Sore Bersejarah
309
Bersiap Siap
310
Terkejut
311
Pasangan Gila
312
Dinas Malam
313
Dinas Malam
314
Dasar Istri Bar Bar
315
Motif tersembunyi
316
Berbeda
317
Kedatangan Putra Kedua
318
Sang Kekasih
319
Jadi Pusat Perhatian
320
Kejahilan Nikki di ambang Batas
321
Kabar
322
Jahil Sendiri, Sedih Sendiri
323
Menantu Gak Ada Akhlak
324
Satu Bulan Kemudian
325
Kebahagiaan yang Tak Ternilai
326
Terkabulkan
327
Berbeda
328
Sensitif
329
Tidak Benar Benar Tulus
330
Sindiran Tomy
331
Nasib Ibu Durjana
332
Berita Menghebohkan
333
Kekacauan
334
Hanya Hitungan Menit
335
Kejengahan Shasa
336
Menantu Prontal
337
Lega Tanpa Rasa Was Was
338
Rumah Baru
339
Dalang Sesungguhnya
340
Bukan Yang Dulu
341
Pemahaman Seorang Istri
342
Main Kucing Kucingan
343
Sebenarnya
344
Tak Ada Malu Malunya
345
Minta Sendiri
346
Lebay
347
Merasa Bahagia
348
Obrolan Absurd
349
Senyum Licik
350
Bayaran yang Beda
351
Suami Idaman
352
Tak Mengenal Lelah
353
Turunan Mommy Cinta
354
Gagal
355
Kumpul Teman Lama
356
Ngedumel Again
357
Kebaikan Tiara
358
Wejangan Candra
359
Aksi Sean
360
Twins Bidadari
361
Rencana
362
Beda Kerjaan
363
Kecelakaan
364
Bumil Bar Bar
365
Rumah Sakit
366
Servis terbaru
367
Aku Bisa Gila
368
Cara Menghindari Amukan Mommy Mertua
369
Rahasia Masih Aman
370
Ketulusan Tomy
371
Kompensasi Biaya Pembatalan
372
Enak di Abang Gak Enak di Aku
373
Ulah Sean
374
Kelakuan Momny Mertua
375
Istri Durjana
376
Hang Out
377
Tak Terduga
378
Masa Lalu
379
Hubungan Tanpa Status
380
Selamat
381
Baby Boy
382
TORA ADITAMA
383
Sampai Lupa Dengan Twins
384
Saran Mommy Shasa
385
Interaksi Papa Dan Anak
386
Di Tinggal Lagi
387
Teledor
388
Tamu
389
Sahabat Lama
390
Mommy Jorok
391
Mulai Heboh
392
Salah Paham
393
Rencana Liburan
394
Kepanikan Shasa
395
Kedatangan Tamu
396
Sangat Dewasa Dalam Bersikap
397
Senasib
398
Mulai Berani
399
Bawaan Baby
400
Bikin Darah Tinggi
401
Pacaran Setelah Menikah
402
Pasrah saja
403
Beda Celupan
404
Rasa Bangga
405
Belanja Bersama
406
Kebahagiaan Yang Nyata
407
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!