"Tuan Muda Shen, apakah anda pecinta barang antik?" Tanya Lei Tong tanpa berpikir.
"Maksudnya?"
"Itu, hp anda terlihat sangat kuno?"
"Uh!" Shen Yao sedikit malu dan baru sadar bahwa dia tidak pernah mengganti hpnya dari 7 Tahun yang lalu. Hp ini adalah hadiah dari orang tuanya ketika dia lulus SMP.
Bahkan dia merawat hp ini dengan hati hati hingga tanpa sadar melupakan bahwa hp miliknya sudah sangatlah kuno.
"Tidak juga, ini adalah HP yang saya beli pertamakali merintis di dunia bisnis." Ucap Shen Yao sedikit tersenyum malu.
Dalam hatinya dia berkata, "Sial, kapan aku merintis bisnis? Omong kosong macam apa lagi yang ku buat hari ini."
"Tuan Muda Shen! Aku sangat kagum dengan Anda! Walaupun anda sudah menjadi seorang miliarder ratusan miliar kekayaan dalam waktu setidaknya 10 Tahun, anda masih mengingat dasarnya!" Ucap Lei Tong mengangkat kedua jempolnya.
"Haha, jangan terlalu memuji, walaupun kita kaya setidaknya kita harus mengingat bahwa dasar kita adalah orang biasa." Ucap Shen Yao tertawa.
"Walaupun aku kaya, tetapi kontak yang aku punya masih belum banyak, jadi mungkin aku masih butuh banyak bantuan anda!"
"Tenang saja Tuan Muda Shen! Saya pastikan bahwa anda pasti akan puas dengan pelayanan saya!" Lei Tong menepuk dadanya menyakinkan Shen Yao.
Shen Yao mengangguk kepalanya dengan tersenyum puas.
"Bagus! Ayo makan!"
"Pelayan! Pesan makanan yang sama seperti yang aku pesan tadi!" Ucap Shen Yao kepada pelayan pribadi ruang VIP.
"Baik Tuan Shen! Mohon tunggu sebentar." Ucap Pelayan sambil berlari dengan cepat.
Tidak seperti sebelumnya, kali ini hanya dalam waktu 5 Menit, pesanan sudah disajikan diatas meja dengan rapi.
"Bersulang!" 'Ting' kedua gelas di dentingan disaat bersamaan, setelah itu Shen Yao dan Lei Tong meneguk anggur merah dengan puas.
1 Jam kemudian, Shen Yao berjalan keluar dari restoran dengan mabuk. Teguh memapah Shen Yao dengan hati hati menuju mobilnya.
"Ding! Konsumsi 2.540.000 Yuan.
Rabat diaktifkan!
Selamat anda mendapat 5.080.000 Yuan!"
Keesokan harinya, Shen Yao bangun dari tidurnya dengan linglung.
Dia merenung sejenak dan menghela nafas berat. Sepertinya aku tidak bisa minum terlalu banyak. Akan susah bila perjamuan tidak pandai minum.
"Log In Sistem Kekayaan Tidak Terbatas.
Hadiah \= ???"
"Konfirmasi!"
"Ding! Selamat Anda mendapatkan 80% Saham Restoran Taman Bunga!"
"WTF! Bukankah restoran kemarin adalah salah satu cabang Restoran Taman Bunga?" Shen Yao berteriak terkejut dan beranjak dari kasurnya.
"Sialan! Benar benar sebuah kebetulan!"
"Ding! Pengingat Ramah Sistem Memberikan Surat!
[Terima] [Tidak]"
"Terima!"
"Pengingat Ramah Sistem
Kepada Tuan Rumah Yang Terhormat,
Event Toko telah diperbarui!
Even Sebelumnya adalah diskon 100% selama 3 hari, kini sudah berganti menjadi sistem lotere toko.
[Gunakan 10 juta untuk 1 kali roullete]
[Gunakan 49 juta untuk 5 kali roullete]
[Gunakan 98 juta untuk 10 kali roullete]
[Klik disini untuk ke toko]
Waktu Event \= 29'D 16'H 12'M 42'S "
"Uhuk... uhuk... uhuk...! Sial sistem, kenapa tidak mengatakan sebelumnya bahwa barang toko diskon 100% selama 3 hari? Sungguh keberuntungan yang buruk! Sial, mulai hari aku pastikan bahwa akan memantau toko kapanpun dan di manapun." Shen Yao tersedak oleh nafasnya sendiri ketika membaca Pengingat Ramah Sistem, dengan marah Shen Yao mengutuk sistem itu.
Begitu Shen Yao membuka toko, sebuah roda yang ditampilkan seperempat lingkaran muncul di depannya. Walaupun bentuknya terlihat seperti setengah lingkaran, Shen Yao tau betul bahwa itu adalah seperempat lingkaran.
"Gunakan 10 kali roullete!"
"Ding! Selamat Anda mendapatkan Bugatti La Voiture Noire."
"Ding! Selamat Anda mendapatkan 1 Set Villa Mewah Sungai Tahui."
"Ding! Selamat Anda mendapatkan Neiman Marcus Limited Edition Fighter."
"Ding! Selamat Kontruksi Tubuh +20"
"Ding! Selamat Anda mendapatkan Boeing 747-8 VIP!"
"Ding! Selamat anda mendapatkan Pengalian Rasa Sakit Acak!"
"Ding! Selamat anda mendapatkan Villa Mewah Montain Village No 1."
"Ding! Selamat anda mendapatkan 40% Saham Hong Elektronik."
"Ding! Selamat anda mendapatkan kemampuan hipnotis."
"Ding! Selamat Tempramen + 50."
Setelah serangkaian notifikasi, Shen Yao mulai merasakan bahwa tubuhnya mulai berubah menjadi lebih kuat. Dia juga merasakan bahwa sebuah energi tak kasat mata menyebabkan kepercayaan dirinya naik banyak.
"Sistem 10 kali roullete!"
"Ding! Batas harian telah tercapai! Silahkan kembali lagi besok!"
"Sialan! Sungguh menjengkelkan!" Teriak Shen Yao marah dan menutup panel layarnya.
Mengambil peralatan mandi, pakaian baru, dan menaruhkan alat elektroniknya ke meja, Shen Yao langsung pergi ke kamar mandi.
2 Jam kemudian, Shen Yao sudah bersiap siap di mobilnya.
"Ding! Misi Ditetapkan!"
"Pergi ke Supermarket Walmart!
Hadiah \= 60 % Saham kepemilikan Walmart!"
"Hmm, misi yang bagus!"
Saat hendak menginjak gasnya, tiba tiba telepon di saku Shen Yao bergetar.
"Halo?"
"Apakah ini dengan Tuan Shen Yao?"
"Ya, dengan saya sendiri, siapa ya?"
"Halo Tuan Shen, perkenalkan nama saya Li Hao, Presiden dari Restoran Taman Bunga."
"Oh, Tuan Li sopan."
"Tuan Shen, sebelumnya, saya ingin mengucapkan selamat kepada Tuan Shen karena telah menjadi pemegang saham terbesar di perusahaan kami.
Karena itu saya mau tanya, apakah Tuan Shen punya instruksi untuk pengembangan restoran atau mungkin anda ingin memimpin restoran ini?"
"Hmm, untuk pengembangan sudah bagus, sedangkan untuk memimpin saya sangat sibuk, jadi tidak mungkin untuk memimpin. Oh iya saya hampir lupa, tolong pecat direktur anda Tu Lang." Ucap Shen Yao sedikit berpikir.
"Begitu ya Tuan Shen. Tenang saja, dalam 1 Jam, Direktur kami Tu Lang pasti akan angkat kaki dari perusahaan dalam 1 Jam."
"Bagus lah! Oke, itu saja!"
"Baik Tuan Shen. Baiklah Tuan Shen, selamat siang!" Ucap Li Hao.
"Bagus!" Shen Yao menutup teleponnya dan memasukkan kedalam saku lagi.
Memegang Setir, Shen Yao menginjak pedal gasnya sedikit, tetapi tiba tiba teleponnya kembali bergetar.
Shen Yao tidak bisa tertawa atau menangis, dia menatap teleponnya dan melihat bahwa itu nomor yang tidak dikenalnya lagi.
Sedikit jengkel, Shen Yao menutup teleponnya. Tetapi Telepon kembali bergetar, Shen Yao masih menutup teleponnya.
Telepon kembali bergetar dan masih nomor yang sama? Sangat jengkel dia akhirnya mengangkat teleponnya lagi.
"Who?"
"Halo Tuan Shen! Akhirnya anda mengangkat telepon saya!" Ucap Suara pria dari arah telepon.
"Maaf, saya sedang berada di jalan, jadi tidak bisa mengangkat telepon."
"Ah... Maaf... Maaf... Maaf..! Saya tidak tahu bahwa Tuan Shen berada di jalan."
"Anda siapa?" Tanya Shen Yao walaupun sudah berspekulasi.
"Aduh! Maaf lupa memperkenalkan diri. Saya Hong Jun, Presiden Grub Hong Elektronik. Karena Tuan Shen adalah pemegang saham pertama, saya ingin bertanya, apakah Tuan Shen punya instruksi?" Tanya Hong Jun dengan semangat.
"Untuk saat ini tidak. Saya terlalu sibuk. Habis ini saya masih perlu ke Kanada, Jerman, Perancis, lalu ke Amerika, Rusia, Indonesia, Korea, Jepang, Hongkong, Singapura, Thailand, India dan sebagainya!" Ucap Shen Yao membual.
Hong Jun percaya kepada Shen Yao, dia tidak menyangka bahwa seseorang yang dia telepon ternyata adalah orang besar.
"Oh, Tuan Shen, saya tidak menyangka bahwa anda sangatlah sibuk. Kalau begitu saya tidak akan menggangu lagi kecuali ada yang dibutuhkan!" Ucap Hong Jun segera karena takut menunda nunda.
"Bagus!" Ucap Shen Yao mengangguk puas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
Elok Fauziah
Waduh pakk 🥴🥴
2025-03-13
0
Elok Fauziah
Haha... kasian/Smirk/
2025-03-13
0
Putra Pratama
bagus banget thor 🔥🔥👍
2024-06-10
0