Tidak lama kemudian sebuah mobil mewah berlambangkan Pagani muncul di restoran mawar.
"Sialan! Ini adalah Pagani Huayra Tricolore! Harganya saja sekitar 50 Juta Yuan! Siapa yang punya mobil ini?
"Berlutut pada kakak!"
"Siapa pemilik mobil itu? Apakah dia tampan?"
Pagani milik Shen Yao langsung menarik perhatian, mereka yang menghalangi jalan dengan cepat minggir karena takut menghalangi jalan.
Pagani Huayra Tricolore dengan cepat menuju ke arah Shen Yao. Ling Zong dengan cepat menyingkir karena takut menghalangi jalan, bahkan truk derek polisi ikut menyingkir.
Pagani Huayra Tricolore dibuka, seorang pria paruh baya dengan pakaian kerja sopir dengan cepat menunduk dan membukakan pintu untuk Shen Yao.
"Tuan muda! Silahkan masuk!" Ucap Sopir itu.
Ling Zong tercengang seketika ketika mendengar sopir itu menunduk dengan hormat kepada Shen Yao.
"Ya!" Ucap Shen Yao sambil masuk kedalam mobil.
Sebelum pergi, Shen Yao mengucapkan sebuah kata kepada sopirnya, "Tolong urus Wuling milikku, mungkin nanti aku membutuhkannya!" Setelah itu dia dengan cepat memacu pedal gas dengan cepat pergi menuju pusat perbelanjaan Mingzho.
"Baik Tuan Muda!" Ucap sopir itu lagi sambil menundukkan kepalanya.
"Sial! Generasi kedua keluarga mana itu? Sangat kaya!"
"Aku ingin berkenalan dengannya!"
"Sangat tampan!"
"Kakak tampan! Jangan tinggalkan aku!"
Sedangkan Ling Zong saat ini sudah gemetaran, keringat dinginnya menetes.
"Si... Siapa dia?" Ucapnya tergagap. Dia sudah ketakutan ketika melihat mobil Pagani Huayra itu. Bukan masalah harga mobilnya, ini adalah masalah status. Kalau tidak punya status, tidak mungkin untuk bisa membeli Pagani Huayra Tricolore.
Sopir yang menyopir mobil Shen Yao saat ini menoleh ke arah Ling Zong, lalu dia berkata, "Bisakah kita bernegosiasi?"
Ling Zong saat ini sudah ketakutan, dia dengan cepat menganggukkan kepalanya dan menyuruh para petugas untuk menurunkan mobil Wuling Formo Shen Yao.
Setelah Beberapa menit, telepon Shen Yao berbunyi, nomor telepon itu adalah milik sopirnya, namanya Teguh, dia berasal dari negara Indonesia.
Karena mendapatkan beasiswa ke China, dia tinggal di China untuk menjadi mahasiswa, setelah lulus dari universitas Tsinghua dia tidak kembali ke Indonesia, tetapi tetap di China.
Menurutnya di China jelas lebih nyaman dari Indonesia. Apalagi di China banyak wanita cantik cantik dan putih. Setelah itu akhirnya dia melamar menjadi kepala pelayan di villa mewah winter garden nomor 1.
Gaji 1 bulan kepala pelayan adalah 50.000 Yuan atau 112.000.000 Rupiah. Dengan uang yang banyak, dia tidak takut kekurangan uang. 20.000 Yuan untuk keluarga dan 30.000 Yuan sisanya dia pakai untuk hidup.
Walaupun dia kepala pelayan, dia juga lulusan universitas bagian hukum, jadi selain pelayan dia juga bisa disebut jaksa/ pengacara.
Setelah selesai berurusan dengan Tang Feng, Teguh menelepon Shen Yao,
"Halo?"
"Tuan Muda, semuanya sudah diurus, jadi apa yang bisa aku lakukan selanjutnya?" Tanya Teguh.
"Kalau begitu datang ke pusat perbelanjaan Mingzho, saya akan membawa banyak barang bawaan!" Ucap Shen Yao dengan nada acuh tak acuh.
"Baik Tuan Muda!" Ucapnya sebelum menutup telepon.
Saat ini Shen Yao berada di sebuah toko pakaian mewah, sebelum dia masuk, dia dihentikan oleh penjaga keamanan.
"Berhenti!" Penjaga keamanan itu melihat setelan pakaian Shen Yao yang digunakan laku dia mencibir dan berkata dengan jijik, "Seorang pria kelas rendah berani membeli pakaian di toko kualitas tinggi? Pergi sana!"
Shen Yao sudah siap secara mental dengan kritikan dari orang orang, dia menatap wajah penjaga keamanan itu dan berkata, "Apa yang kau tau? Aku punya uang, kenapa aku tidak bisa masuk?"
Penjaga keamanan itu jijik ketika melihat Shen Yao ngotot ingin masuk, "Uang yang kau kumpulkan mungkin tidak bisa membeli satu barang yang termurah sekalipun."
Tiba tiba seorang pria paruh baya mendatangi penjaga keamanan, "Apa yang terjadi?" Tanya pria itu.
"Manager!" Teriak penjaga keamanan serempak.
Lalu penjaga keamanan menjelaskan kepada manager apa yang terjadi dan menambahkan bahan bakar untuk menjadi alasan.
Manager itu melihat pakaian Shen Yao, lalu dia berkata, "Kucing dan Anjing pun juga ingin masuk ketempat ini? Pergi sana!" Usir Manager itu sambil memandang rendah Shen Yao.
Wajah Shen Yao menjadi gelap, "Kau! Jangan samakan aku dengan kau anjing!" Ucap Shen Yao marah sambil meninggalkan tempat itu menuju tempat lain.
Manager sangat marah ketika mendengar itu, tetapi Shen Yao sudah pergi menjauh, "Bubar bubar, anggap saja tidak terjadi apa apa!" Ucap manager sambil mengusir para pemakan melon.
Shen Yao berjalan lagi dan menemukan sebuah toko fashion mewah beberapa puluh meter dari toko pakaian mewah tadi.
Seorang wanita dengan wajah ramah mendatangi Shen Yao dan berkata, "Ayo kak, silahkan dipilih, setelah itu bisa langsung menuju kasir untuk pembayarannya!" Ucap wanita itu ramah walaupun dia merasa bahwa mungkin Shen Yao hanya berkeliling tanpa membeli.
Shen Yao mengangguk dan puas dengan pelayanannya. Shen Yao berjalan dan memilih beberapa pakaian secara acak yang menurutnya bagus serta menyesuaikan dengan tubuhnya, setelah itu dia mendatangi kasir dengan membawa setumpuk pakaian.
Kasir yang berjaga itu tercengang ketika melihat puluhan pakaian yang dibawa oleh Shen Yao.
"Apakah semua ini?" Tanya wanita itu hati hati.
"Tidak." Ucap Shen Yao santai.
"Maksudnya?" Tanya wanita itu sedikit tersinggung.
"Maksudnya masih banyak lagi, aku takut tidak cukup jadi bawa ini dulu!" Ucap Shen Yao sambil tersenyum ramah.
Wanita itu seketika jatuh cinta dengan penampilan Shen Yao, tetapi karena keprofesionalannya dia dengan cepat menyetabilkan perasaannya.
Setelah menghitung yang berada di atas meja, segera keluar harga dari puluhan pakaian yang dibawa oleh Shen Yao.
"Ini totalnya 3 Juta Yuan kak!" Ucap wanita itu sedikit linglung ketika melihat pakaian Shen Yao yang sederhana.
"Oh!" Jawab Shen Shen Yao acuh tak acuh sambil mengangguk. Shen Yao mengambil beberapa puluh setel pakaian yang dipilihnya sebelumnya dan menumpuk di kasir lagi, setelah 3 kali mengulangi akhirnya semua pakaian yang dipilih oleh Shen Yao selesai dihitung.
"Total belanja sebesar 10.128.970 ya kak! mau dibayar menggunakan kartu atau kode QR?" Tanya wanita itu.
Shen Yao mengeluarkan kartu banknya dan menyerahkan kepada wanita itu, "Kartu saja!"
"Ding! Transaksi berhasil!"
"Terima Kasih atas pembeliannya kak, apakah butuh bantuan untuk membawakan barangnya kak?" Tanya wanita itu setelah melihat banyaknya barang yang ada di depannya.
"Kalau begitu tolong!" Ucap Shen Yao sambil mengangguk.
Sekelompok wanita langsung bergegas menuju Shen Yao dan berteriak-teriak.
"Pilih aku!"
"Aku saja yang membawanya!"
"Hei gantian! Kemarin kau sudah membawakan barang orang!"
"Ehem! Nona nona, kalau saya butuh 10 orang, karena ada 11 orang jadi kalau begitu bawakan sekalian yang saya bawa yah!" Ucap Shen Yao sambil mengedipkan matanya tanpa malu malu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
rise_up
anjt kayak nama guruku
2023-10-06
2
Suhaetieteetie
coba ada didunia nyata ya g ada yg kekurangan mungkn🤭
2022-12-03
1
Trisand1998
Sopo
2022-09-13
2